共有

Bab 252

作者: Citra Sari
Mendengar itu, Arga tampak bingung. "Anda curiga ada yang janggal dengan kematian orang tua Nyonya?"

"Mm."

Mata Adrian tampak gelap. "Sepertinya ini sulit ditelusuri. Fokus utama kamu belakangan ini pada hal ini saja."

Ya.

Dia kembali menipu Shanaya.

Sebelumnya, Arga hanya fokus mencari orang, sama sekali tidak pernah menelusuri sebab kematian orang tua Shanaya.

Dia hanya perlu menemukan cara untuk membuat Shanaya tetap tinggal di sisinya.

Namun, dia memang yakin, apa yang terjadi waktu itu buka
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (1)
goodnovel comment avatar
Nonoh Khussana Jalaksana
shanaya bodoh mau tinggal bersama Adrian lagi ,coba kalau yang TLP bilang bahwa nana itu wanita lain pasti Adrian langsung meninggalkan shanaya dan gak peduli shanaya matipun
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 715

    Setelah memberi isyarat pada pihak penyelenggara, Aurelia berjalan keluar untuk menerima telepon. Suaranya dingin dan jernih.“Bukankah tujuanmu sudah tercapai?”Datang berlutut di depan rumah Keluarga Wirantara tidak lebih dari sandiwara menyedihkan yang sengaja dipertontonkan untuk Reynald.Dan Reynald pun memercayainya seperti yang Helena harapkan.“Kak.”Helena membuka mulut dengan hati-hati. “Aku tidak punya tujuan apa-apa. Aku cuma tidak bisa meninggalkan Grup Anandita, tidak bisa kehilangan pekerjaan ini. Aku tahu kamu bukan orang yang suka mempermasalahkan hal kecil. Asal kamu bicara pada Tuan Abimana, aku pasti bisa tetap bekerja .…”Nada suaranya terdengar begitu penuh kepasrahan dan seolah memohon, sampai-sampai hampir membuat orang mengabaikan betapa tidak masuk akalnya permintaan yang dia ajukan.Namun, selama ini memang seperti itulah caranya, dan Reynald kebetulan sangat termakan oleh sikap seperti itu.Namun, Aurelia bukan Reynald. Dengan tajam dia langsung bertanya, “Y

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 714

    Reynald merasa dirinya tidak bersalah.Entah kenapa, bahkan sebelum kata-kata itu selesai diucapkan, dia sudah mulai menyesal.Namun dia juga tahu, Aurelia tidak akan benar-benar menceraikannya.Selain dirinya, Aurelia tidak akan menemukan pasangan yang lebih cocok untuk pernikahan politik.Di seluruh Kota Selatanaya, hanya Keluarga Anandita yang bisa dianggap sepadan dengan Keluarga Wirantara. Tidak mungkin Aurelia menurunkan standarnya lagi.Siapa sangka, setelah mendengar ucapannya, Aurelia malah merasa lega lalu berkata, “Bagus kalau kamu bisa setuju sekarang. Beberapa hari ini aku akan meluangkan waktu untuk pulang ke Kota Selatanaya.”Sikapnya sangat tegas dan lugas.Seolah takut kalau terlambat sedetik saja, Reynaldn akan berubah pikiran.Reynald mengernyit, baru saja hendak bicara, asistennya berjalan mendekat lalu berkata dengan hormat, “Pak Reynald, telepon dari Kak Helena.”Helena sedang berada di rumah sakit. Reynald khawatir terjadi sesuatu padanya, jadi tanpa berpikir pan

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 713

    Aurelia sempat melamun sejenak.Selama bertahun-tahun ini, dia tahu diam-diam banyak orang mengatakan dirinya dingin dan sulit didekati.Di posisinya sekarang, begitu dia terlalu mengedepankan perasaan pribadi, itu justru akan mengkhianati kekuasaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.Karena itu hati nuraninya tetap tenang. Saat kata-kata itu sampai ke telinganya, dia juga hanya menanggapinya dengan senyum tipis.Namun, saat kata-kata itu keluar dari mulut Reynald, dia tetap mengernyitkan kening.Sebenarnya, dulu dia dan Reynald pernah melewati masa-masa yang cukup baik bersama.Di awal pernikahan mereka, bahkan pernah ada saat-saat hangat penuh kasih.Waktu itu setiap ada tamu yang ditolaknya di depan pintu, Reynald selalu tersenyum dan berkata, "Aurelia adalah orang yang paling punya prinsip dan batasan di seluruh dunia."Kini, orang yang dulu ditolaknya di depan pintu justru berubah menjadi orang paling berharga di hatinya.Entah sejak kapan cara bicaranya jadi berbeda.Aur

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 712

    Helena pergi ke rumah sakit, Aurelia jadi tidak punya kekhawatiran lagi dan akhirnya bisa tidur nyenyak untuk pertama kalinya setelah sekian lama.Tidak disangka, entah pelayan mana yang keceplosan, kabar tentang Helena yang berlutut sampai pingsan di depan rumah tetap sampai ke telinga Tuan Haryo.Begitu Aurelia turun ke bawah, dia langsung merasa suasananya agak aneh.Tuan Haryo duduk di meja makan. Saat melihat Aurelia turun, dia meletakkan sendok buburnya. "Aku dengar sekretaris perempuan itu datang tadi malam? Sampai dibawa ke rumah sakit juga?"Aurelia duduk di kursi kosong. "Mm, dia pingsan karena berlutut.""Konyol!!"Tuan Haryo menepuk meja dengan keras, lalu membentak penuh wibawa, "Dia itu seharusnya berlutut di depan rumah Keluarga Anandita! Kenapa berlutut di depan rumah kita? Memangnya Keluarga Anandita sehebat itu sampai kamu takut setengah mati pada mereka??"Kakek mengira Aurelia sungkan dan masih mempertimbangkan hubungan dengan Keluarga Anandita, jadi tadi tidak lang

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 711

    Baru saat itu Aurelia tiba-tiba teringat.Benar juga.Waktu itu Caleb bahkan sudah menghubunginya beberapa hari lebih awal, berkali-kali memastikan jadwalnya.Tidak ada alasan lain, semua anggota Keluarga Anandita sedang tidak punya waktu, bahkan Reynald pun mendadak ada urusan dan pergi dinas ke Kota Nortadika.Kabarnya, dia pergi untuk membahas proyek penting dengan pihak Keluarga Maheswari.Suara laki-laki itu di telepon waktu itu terdengar agak kecewa. Jadi sesibuk apa pun Aurelia, dia tetap berusaha meluangkan waktu.Karena itulah foto ini ada.Hanya saja, dua tahun terakhir ini adalah masa puncak kariernya. Di tengah kariernya yang melesat, urusan yang harus ditangani juga makin banyak dan rumit. Ditambah lagi masalah keluarga yang datang silih berganti, membuatnya tidak punya sisa tenaga untuk memikirkan hal lain.Bahkan soal Caleb yang sudah mendapatkan gelar masternya sejak dua tahun lalu pun, terlupakan begitu saja olehnya.Aurelia yang biasanya selalu tenang dan pandai mengh

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 710

    Rivaldi menarik sudut bibirnya dan tertawa kecil. "Lagi tidak ada kerjaan, jadi sempat lihat CCTV."Kalau dipikir-pikir juga lucu, di Keluarga Wirantara cuma dia yang bersikeras menghubungkan sistem CCTV rumah ke ponselnya.Alasannya juga sangat masuk akal, takut kalau suatu saat Winona pulang, mereka tidak segera memberi tahu dia.Namun, hari itu, Aurelia tidak ada di rumah, jadi dia tidak tahu soal itu.Mendengar penjelasannya, raut wajah Aurelia baru sedikit melunak. "Aku saja tidak cocok ikut campur langsung, apalagi kamu. Nanti orang-orang malah menjadikannya bahan omongan kalau kita menindas yang lemah dengan kekuasaan."Dengan reputasi Rivaldi selama ini, di mata orang lain memang lebih mudah dijadikan bahan gosip.Rivaldi tidak menganggapnya serius. "Memang aku dari awal ....""Kamu dari awal apa?"Aurelia memotong ucapannya, lalu mengingatkan dengan nada tenang, "Rivaldi, sekarang setiap ucapan dan tindakanmu mewakili Grup Wirantara, tidak bisa lagi bertindak seperti gayamu ya

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 635

    Suaranya lembut dan pelan, jelas merupakan nada halus yang biasa dia gunakan, tetapi setiap kata dengan mudah berakar dan tumbuh di dalam diri Lucien.Lucien menunduk menatap mata Shanaya yang bening dan berkilau. Dia merasa dadanya begitu panas tak tertahankan.Bagaimana bisa Shanaya begitu memikat

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 626

    Lucien menoleh ke arah Shanaya dan melihat ekspresinya tetap alami, tanpa sedikit pun rasa bersalah.Dia pun mendengus sambil tersenyum kecil. "Nenek saja tahu, masa aku tidak?"Shanaya mengambil pangsit, mencelupkannya ke cuka, lalu menimpali dengan wajah tenang tanpa berubah sedikit pun, "Sudah pe

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 632

    Keluarga Wirantara memang sejak awal mengutamakan kondisi tubuh Shanaya, jadi saat ini, mana mungkin mereka masih bersikeras.Lagipula, sikap Lucien juga sama sekali tak bisa dicari-cari kesalahannya.Melihat betapa perhatiannya dia pada Shanaya, Nadira pun makin merasa tenang. "Kamu memang memperti

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 634

    Lucien tak berdaya. "Dalam hal tata krama, kapan Anda pernah berbuat salah?""Bukannya tadi tidak tahu itu keluarga pihak ibu Shanaya?" kata Karlina.Memperlakukan besan tentu berbeda dengan memperlakukan tamu biasa.Lucien berkata, "Ketidaktahuan tak bisa disalahkan. Keluarga Wirantara bukan orang-

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status