Terjebak dalam Pernikahan Dingin

Terjebak dalam Pernikahan Dingin

last update최신 업데이트 : 2026-05-21
에:  Veiksme방금 업데이트되었습니다.
언어: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
순위 평가에 충분하지 않습니다.
13챕터
11조회수
읽기
보관함에 추가

공유:  

보고서
개요
장르
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.

“Aku menikahimu… bukan untuk mencintaimu. Tapi untuk menghancurkanmu.” Aira membeku. Terlambat—karena ia sudah jatuh cinta. Saat kebenaran terungkap, ia pergi… membawa luka. Dan saat Arka menyesal, Aira sudah berubah— tidak lagi lemah… dan tidak lagi miliknya. Apalagi kini, ada Raka— pria yang mencintainya tanpa menyakitinya. Jika kamu jadi Aira… kamu akan kembali, atau memilih pergi selamanya?

더 보기

1화

BAB 1 — Pernikahan Tanpa Cinta

“Menikahlah denganku… dan semua hutang keluargamu akan lunas.”

Aira membeku di tempatnya.

Tangannya yang menggenggam map tagihan rumah sakit perlahan melemah. Kertas-kertas itu hampir jatuh, kalau saja ia tidak buru-buru meremasnya kembali. Angka yang tercetak di sana masih sama—puluhan juta rupiah yang mustahil ia kumpulkan dalam waktu singkat.

Ia menelan ludah, lalu menatap pria di depannya.

Arka Mahendra.

Nama yang selama ini hanya ia lihat di layar ponsel. CEO muda, sukses, dan terkenal dengan sikap dinginnya. Pria yang sekarang berdiri tepat di hadapannya, menawarkan sesuatu yang bahkan tidak pernah ia bayangkan.

“Maaf… maksud Anda apa?” suara Aira bergetar, nyaris tidak terdengar.

Arka tidak langsung menjawab. Ia hanya menatap Aira dengan ekspresi datar, seolah reaksi itu sudah ia prediksi sejak awal.

“Aku tidak mengulang dua kali,” ucapnya tenang. “Aku butuh seorang istri. Kamu butuh uang. Ini kesepakatan yang sederhana.”

Sederhana?

Bagi Aira, itu sama sekali tidak sederhana.

Dadanya terasa sesak. Kata-kata pria itu terdengar begitu dingin, tanpa emosi, tanpa rasa bersalah. Seolah yang sedang dibicarakan bukanlah pernikahan… melainkan transaksi bisnis biasa.

“Aku bukan orang seperti itu,” jawab Aira pelan, mencoba mempertahankan harga dirinya.

Untuk pertama kalinya, Arka sedikit mengubah posisinya. Tatapannya menjadi lebih tajam.

“Kalau begitu, cari cara lain untuk menyelamatkan ayahmu.”

Kalimat itu menghantam tepat di jantungnya.

Napas Aira tercekat. Jari-jarinya semakin kuat meremas map di tangannya.

Ayahnya.

Satu-satunya alasan ia masih berdiri sampai sekarang.

“Operasinya harus dilakukan secepat mungkin,” lanjut Arka, suaranya tetap tenang. “Tanpa itu, kamu juga tahu apa yang akan terjadi.”

Aira menunduk. Air matanya menggenang, tapi ia tahan sekuat mungkin. Ia tidak mau terlihat lemah di depan pria ini.

Ia sudah mencoba semuanya. Meminjam uang ke sana-sini—ditolak. Menghubungi keluarga—tidak ada yang mampu membantu.

Dan sekarang…

Satu-satunya jalan yang tersisa ada di depannya.

“Kenapa aku?” tanyanya lirih.

Arka terdiam sejenak, lalu menjawab singkat,

“Karena kamu cocok.”

Jawaban yang menggantung. Tidak jelas. Tapi cukup untuk membuat Aira sadar bahwa pria ini tidak akan menjelaskan lebih jauh.

Ia menarik napas panjang, mencoba menenangkan dirinya.

“Berapa lama?” tanyanya akhirnya.

“Setahun.”

“Setelah itu?”

“Kita bercerai.”

Begitu mudah diucapkan.

Seolah pernikahan bukan sesuatu yang sakral, melainkan kontrak yang bisa diakhiri kapan saja.

Aira menggigit bibirnya. Kepalanya dipenuhi berbagai pikiran. Ini gila. Menikah dengan orang asing demi uang.

Tapi jika ia menolak… ayahnya mungkin tidak akan bertahan.

“Apa yang harus aku lakukan?” suaranya hampir seperti bisikan.

Senyum tipis muncul di wajah Arka. Bukan senyum hangat, melainkan senyum yang terasa dingin dan penuh perhitungan.

“Hanya satu,” katanya.

Aira mengangkat wajahnya perlahan.

“Jangan pernah berharap lebih dariku.”

Kalimat itu seperti garis tegas yang membatasi segalanya.

Tidak ada cinta.

Tidak ada harapan.

Tidak ada perasaan.

Hanya kesepakatan.

Hati Aira terasa nyeri, tapi ia menahan semuanya. Ini bukan tentang dirinya. Ini tentang ayahnya.

Tentang hidup yang harus ia selamatkan.

“Baik,” ucapnya akhirnya, dengan suara yang lebih mantap dari yang ia rasakan. “Aku akan menikah denganmu.”

Arka berdiri, merapikan jasnya seolah semua sudah sesuai rencana.

“Bagus.”

Satu kata. Tanpa emosi.

“Pernikahan akan dilangsungkan secepatnya,” lanjutnya.

Aira mengangguk pelan. Ia bahkan tidak tahu harus mengatakan apa lagi.

Ia hanya menatap pria itu sekali lagi.

Berharap… mungkin ada sedikit keraguan di matanya. Sedikit tanda bahwa keputusan ini juga tidak mudah baginya.

Namun tidak ada.

Yang ia lihat hanyalah ketenangan dingin, seperti seseorang yang baru saja menyelesaikan sebuah kesepakatan bisnis.

Dan saat itu, Aira belum menyadari satu hal—

Bahwa keputusan yang ia ambil hari ini bukan hanya akan mengubah hidupnya…

Tapi juga menghancurkannya perlahan.

펼치기
다음 화 보기
다운로드

최신 챕터

더보기

독자들에게

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

댓글 없음
13 챕터
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status