Share

Andro Mengamuk

last update publish date: 2026-09-01 14:26:59

Alarm di ponsel Samudra berbunyi nyaring, memecah keheningan kamar hotel yang masih remang. Pria paruh baya itu terbangun dengan napas memburu, sisa-sisa pergumulan panas semalam hingga dini hari masih terasa di setiap inci kulitnya.

Di sampingnya, Nia terlelap pulas, wajahnya yang merona tampak damai di atas bantal empuk. Samudra bangun perlahan, bergegas melangkah ke kamar mandi dan berdiri di bawah guyuran air dingin yang menyegarkan. Ada pertemuan penting pukul sembilan pagi di kantor Smit
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
isaac_wls2011
thor ayo update!!!!
goodnovel comment avatar
WillyGos33
ya gitu laki laki dewasa pasti lebih menarik di mata wanita dibanding bocah
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin   Pertempuran Halus Di Bawah Meja Sushi

    Mereka memilih duduk di salah satu meja sofa di Sushi Station, tempat piring-piring berisi sushi segar berputar perlahan di atas sabuk konveyor yang melingkari area tempat duduk mereka. Cahaya lampu yang hangat dan lembut membuat suasana terasa nyaman. Namun, ketegangan halus masih terasa di udara. Samudra duduk di salah satu sisi panjang, sementara Nia duduk di sebelahnya, dan Andro menempati sisi berhadapan langsung dengan Nia.Piring-piring berwarna-warni bergerak pelan di samping mereka. Ada nigiri salmon, tuna sashimi, gurame teriyaki, kepiting tempura, dan gulungan spesial dengan saus mayones pedas. Samudra mengambil sepotong sushi salmon untuk Nia, lalu mengambil satu untuk dirinya sendiri. Andro juga ikut mengambil beberapa piring. Namun, tangannya bergerak lambat, seolah setiap gerak-gerik Nia adalah hal yang jauh lebih menarik untuk diperhatikan daripada makanan apa pun yang lewat di depannya."Ndro, Papa mengajak makan malam ini bukan sekadar untuk makan," buka Samudra de

  • Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin   Bertemu Andro Di Supermarket

    Sore itu, udara di dalam pusat perbelanjaan yang besar terasa sejuk dan nyaman. Nia dan Samudra berjalan beriringan menuju salah satu gerai frozen yogurt yang sedang ramai dikunjungi pengunjung. Mereka memilih rasa kesukaan masing-masing. Nia memesan frozen yogurt mixberies dengan campuran buah beri segar dan saus stroberi, sementara Samudra memilih rasa yogurt asli dengan potongan buah persik di atasnya.Samudra dan Nia duduk berdampingan di meja tinggi yang menghadap ke selasar utama mall. Dari sana, mereka bisa melihat orang-orang berlalu-lalang santai. Ada keluarga yang berjalan tertawa bersama, pasangan muda yang berpegangan tangan, dan anak-anak yang berlari riang di antara kerumunan. Nia menyendok sedikit yogurt dingin itu meskipun rasanya tak bisa semanis biasanya. Dia tahu pembicaraan serius akan segera dimulai.Samudra menatap wajah istrinya dengan lembut serta penuh perhatian. "Apa tadi kamu pergi bersama Andro berkunjung ke Tanjung Priok, Nia? Dia sopan dan baik nggak ke

  • Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin   Jatuh Cinta Terlalu Dalam

    Ciuman di pipi dan punggung tangannya terasa begitu singkat, tapi membekas lama di kulit Nia. Dia segera menarik tangannya kembali, melipat kedua tangannya di pangkuan sambil menatap lurus ke jendela kaca yang memantulkan bayangan wajahnya yang tampak gelisah. Andro tidak memaksanya, dia hanya tersenyum tipis lalu bersandar ke kursi, menatap ke depan seolah tidak ada yang baru saja terjadi di antara mereka. Rasa hangat karena kedekatan posisi duduk mereka sudah cukup membuat Andro senang.Perjalanan memakan waktu hampir satu jam kemudian. Saat mobil akhirnya memasuki kawasan pelabuhan Tanjung Priok, pemandangan di luar berubah menjadi deretan kontainer berwarna-warni yang menumpuk rapi, kapal-kapal besar yang berlabuh di perairan yang agak keruh, dan deru mesin truk kontainer yang lalu lalang. Udara di luar terasa lebih panas dan berbau asap. Namun, Nia justru merasa lega setidaknya di sini ada orang lain, ada aktivitas, dan Andro tidak akan berani berbuat terlalu banyak yang melang

  • Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin   Perjalanan Berdua Ke Tanjung Priok

    Pagi itu, Samudra sengaja meluangkan waktu sejenak sebelum mulai kesibukannya. Dia berjalan menuju ruangan CEO yang kini ditempati oleh putranya sendirian. Tanpa mengetuk, Samudra membuka pintu perlahan dan melangkah masuk. Andro sedang sibuk menatap layar komputernya, tapi ia segera menoleh saat mendengar langkah kaki yang dikenalnya itu."Ndro, Papa mau bicara serius sama kamu soal Nia," ungkap Samudra setelah duduk di sofa tamu di sudut ruangan, menatap putranya dengan tatapan yang tegas namun tetap tenang.Andro menyandarkan punggungnya ke kursi besar, berusaha terlihat santai. "Kenapa memangnya, Pa?" tanyanya pura-pura bodoh, meski di dalam hatinya dia tahu persis alasan kunjungan itu. Kejadian kemarin di restoran gubuk terapung pasti sampai ke telinga papanya. Nia pasti mengadu.Samudra menghela napas pelan, memilih kata-katanya dengan bijak. "Tolong ya, kamu jaga batasan dengan Nia. Sekarang dia itu istri Papamu, sekaligus ibu tirimu. Hubungan kalian harus profesional dan terho

  • Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin   Kelelahan yang Manis

    Sesampainya kembali di kantor, Nia langsung menyusuri lorong menuju ruang kerja Samudra. Pintu terbuka, dan pria yang menjadi suaminya itu sedang duduk di meja kerjanya sambil memeriksa beberapa berkas. Begitu melihat wajah Nia yang pucat dan matanya yang berkaca-kaca, Samudra segera meletakkan pulpennya dan melambai memintanya mendekat."Ada apa, Sayang? Kau terlihat terganggu," tanyanya lembut saat Nia masuk ke dalam pelukannya.Nia menceritakan semuanya dari ciuman paksa di gubuk terapung hingga ancaman obsesif Andro yang memintanya meninggalkan Samudra. Dia berharap suaminya marah, menegur putranya, melakukan sesuatu. Namun, reaksi Samudra di luar dugaan. Dia tidak mengernyitkan dahi, tidak meninggikan suara. Hanya mengusap punggung Nia dengan lembut dan menghela napas pelan."Aku tahu ini berat untukmu, Nia. Tapi tolong bersabarlah dengan Andro," ucapnya tenang. "Dia memang sangat mencintaimu sejak awal, jauh sebelum kita menikah. Cintanya begitu besar sampai dia tidak tahu cara

  • Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin   Kutunggu Jandamu!

    Di bawah tatapan penasaran rekan-rekan kerjanya, Nia berusaha sekuat tenaga untuk tetap terlihat tenang dan profesional. Dia menarik tangannya perlahan, menatap Andro dengan tegas."Pak Andro bisa makan sendiri. Saya mau telepon suami sebentar!" tolaknya, berusaha mencari alasan yang masuk akal.Namun, Andro tidak menyerah begitu saja. Dia menatap Nia dengan wajah yang dibuat-buat terlihat sedih dan memelas, suaranya terdengar sengaja terdengar lemah di hadapan semua orang."Tapi, yang belum makan siang dengan benar tinggal saya, Bu Nia. Apa nggak kasihan kalau saya sampai kena sakit maag? Perut saya sudah terasa perih sejak tadi belum ada yang masuk," desaknya dengan tatapan yang seolah memohon belas kasihan.Sherly, tangan kanan Nia yang duduk di seberang, memberi isyarat mata halus, mengedipkan mata ke arah Nia seakan berkata, 'Lakukan saja sebentar, biar cepat selesai dan kita semua bisa pergi.'Nia menghela napas panjang, hatinya gelisah. Dia tahu betul apa yang akan dilakukan An

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status