เข้าสู่ระบบBab 293. SentilDalam waktu empat batang dupa. Ketujuh orang yang tadinya tergeletak tak berdaya diatas tempat tidur kini bisa bangkit setelah Shizi mengangkat sang kutukan dengan teknik miliknya.Shizi sendiri kini duduk di atas lantai dengan keringat yang membasahi tubuhnya. "Huft, Ternyata batasku dalam menggunakan teknik bola penyembuh ini hanya mampu sejauh ini."“Tampaknya energi qi kegelapan dan energi qi putih di tubuhku ini belum bisa tersinkronisasi dengan sempurna sehingga ada batasan seperti ini,” batinnya." Saudara Shizi, apa kau baik baik saja? " Tanya Ceng Hei pada Shizi yang masih duduk di atas lantai ruangan dimana tubuhnya berkeringat cukup deras."Pertanyaan bodoh macam apa itu? Jelas pasti Master tidak baik baik saja sampai bisanya ia kelelahan dan duduk di lantai seperti itu! " Ujar Hao Tenghai kesal pada sahabatnya itu."Bantu aku mengangkat Master Shizi, agar ia bisa beristirahat dengan nyaman! " Seru Hao Tenghai kembali.Segera keduanya membopong Shizi dan
Bab 292. TurunanShizi beserta Hao Tenghai dan Ceng Hei kini berada di depan satu gerbang klan, tampak para penjaga yang berada di gerbang menggunakan kain putih untuk menutupi area mulut dan hidungnya dan terlihat waspada dengan pergerakan setiap orang yang melintas di depan klan mereka."Tuan muda," seru empat penjaga serentak dengan hormat saat melihat Hao Tenghai datang.Satu anggukan kepala dan satu tanda dari gerakan satu tangannya langsung ditanggapi oleh empat penjaga gerbang tersebut. Gegas mereka membuka gerbang masuk clan. " Mari saudara Shizi, " ujar Hao Tenghai mempersilakan sambil menunjukan jalan.Sang tuan muda klan Hao itu segera membawa Shizi menuju salah satu aula yang ada di paviliun utama klan Hao. Tampak di depan ruangan tersebut terdapat banyak orang yang sedang berdiri sambil berbincang serius.Kedatangan Hao Tenghai dan Ceng Hei langsung menarik pandangan dari semua orang ke arah sang tuan muda. Tentu saja yang menjadi pusat perhatian semua orang adalah Shizi
Bab 291. Mengetahui Dengan perlindungan Shizi mereka berhasil sampai dengan selamat ke Kota Xian. Beast yang mengamuk dan menyerang siapapun dengan brutal di dalam hutan pun semua dikalahkan oleh Shizi.Di depan gerbang Kota Xian."Ini, ambillah," ujar Shizi sambil menyerahkan tiga buah slip jade khusus pada Yu Yan, Ninghuan dan Yinxuan." Dengan slip jade ini, nanti ketiga nona bisa mengabariku jika semuanya sudah siap, aku akan menuju ke tempat kalian nantinya. Aku sendiri juga tak akan diam, waktu yang ada akan kugunakan untuk mencari bahan bahan lainnya di kota Xian ini sembari mengurus urusanku sendiri," jelas Shizi.“Kenapa tidak menunggu di sekte kami saja? Biar kami yang mencari bahan-bahan pil yang saudara butuhkan?” tawar Yu Yan.“Kukira membutuhkan waktu untuk mencari bahan-bahan itu terutama untuk bahan yang memiliki esensi kegelapan seperti rumput Lingzhi hitam, ganoderma darah dan juga bunga biru langit.” “Itu pastinya tidak akan kalian miliki dan cukup membutuhkan
Satu hari penuh Shizi habiskan di dalam ruangan lain yang ada di dalam gua.Bunyi ledakan dan kepulan asap membuat keramaian tersendiri di dalam gua tersebut. Yaa, ia fokus meneliti darah Yu Yan yang sebelumnya ia ambil, dari sana ia menemukan jika di dalam darah gadis itu terdapat hal yang ganjil. Shizi kini tampak fokus sambil melihat ke atas cawan dimana potongan makhluk hitam yang dihidupkan kembali dari tetes darah Yu Yan yang ia ambil. “Ada hal seperti ini…kurasa benda ini tidak berasal dari dunia ini,” ujarnya sambil menatap setitik gumpalan hitam yang bergerak dengan lambat di dalam cawan. "Aku akan mencari cara agar makhluk ini benar benar hilang dari muka dunia ini!" ujar Shizi sambil menyeringai pada makhluk hitam berlendir pekat yang merayap di atas cawan. Shizi segera meneteskan beberapa ramuan yang sebelumnya ia buat keatas tubuh sang mahluk hitam tersebut. Jatuhnya cairan keatas tubuh makhluk hitam tersebut langsung membuat tubuh makhluk tersebut bergelung me
Bab 289. Murid Sekte Raja Obat."Darimana teman dao mengetahui jika…" Shizi lalu memotong perkataan wanita."Sebagai tamu yang baik, bukankah memperkenalkan diri adalah salah satu tata krama yang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum bertanya dan mengajak berbincang panjang lebar pada seseorang yang belum dikenal?" ujarShizi sambil tersenyum kecil ke arah ketiganya." Maafkan kami, teman dao. Apa yang teman dao katakan benar seluruhnya. Perkenalkan namaku Yu Yan," Ujar sang wanita muda."Aku Yinxuan," Ujar wanita muda bercadar putih singkat." Aku Ninghuan, " ujar gadis berbaju putih dengan corak biru."Aku Shizi, salam kenal teman dao semua," Jawab Shizi ramah. Lanjutnya, "Jadi apa yang bisa kubantu selain permintaan untuk pergi dari tempat ini, karena belum saatnya teman dao untuk keluar seperti yang kusampaikan sebelumnya," Ujar Shizi penuh arti.“Memangnya kenapa kita tidak bisa pergi sekarang?” tanya Yu Yan.Ninghuan yang sebelumnya menatap ke sekeliling gua mendapati satu jub
Bab 288. Tiga wanita. Dari atas puncak bukit di luar kota Yaopin Shizi menatap kota dengan intens. "Maaf, aku harus pergi tanpa pamit, dengan begini mereka akan mengejarku dan tidak berurusan dengan kalian.”“Semoga nanti disaat kita bertemu lagi dalam waktu dekat," ujar Shizi bermonolog.Dalam gelap malam, Shizi pun segera melangkahkan kakinya menjauh dari kota Yaopin menuju tujuannya.Esok harinya, makam kuno yang seharusnya berlangsung selama satu purnama tiba tiba rusak mekanismenya, hal itu membuat semua orang yang ada di dalam makam kuno dikeluarkan dengan paksa.Tentunya hal itu membuat geram seluruh peserta tak terkecuali para Fa Gui yang menjadi panitia acara tersebut.“Bagaimana bisa jadi seperti ini? Kenapa mekanisme array dan formasi yang dibuat para pemimpin bisa hilang begini?” ujar seorang pria berjubah emas dengan penuh kegeraman.Pria berjubah emas lainnya yang berada di sebelah sosok tersebut kemudian angkat bicara.“Tampaknya seseorang yang memasuki makam kuno i






