แชร์

Bab 35 Terapi Pembangkit Naga

ผู้เขียน: Sora Archery
last update วันที่เผยแพร่: 2026-03-13 21:11:00
Tangan Bimo bergetar saat memegang karcis itu. Dia melihat tanggal dan jam yang tertera di disana.

14 Februari 2026 pukul 22.05

Bimo masih ingat pada hari itu Sella bilang ingin menghadiri ulang tahun temannya yang berada di Jogja. Bimo tidak dapat menemaninya karena beberapa hari dia diharuskan lembur karena ada salah satu rekan kerjanya yang sedang sakit. Sella juga mengatakan kalau dia menginap di rumah temannya itu. Lalu kenapa ada karcis parkiran hotel bintang 5 ini?

Di saat pikiran
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (10)
goodnovel comment avatar
Risky Maulana
pfdtdgjturewyjyu
goodnovel comment avatar
Shafeeya Humairoh
galak bgt anaknya, kenapa sella seperti ini sekarang
goodnovel comment avatar
Iin iin
pada nurut sama sella, kyk dia yg punya kekuasaan dirumah
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 629

    “Lihat saja Bimo, hari ini akan menjadi hari kematianmu!! Bersiaplah!!” teriak Nathan menggema hingga seluruh ruangan.“AHKKKK!!!” Nathan berteriak saat energi dari serum Vigor-X di dalam tubuhnya mulai bereaksi. Urat-urat kehitaman di leher dan lengannya pria itu menegang dan menonjol, menjalar cepat sampai memenuhi ke seluruh tubuhnya.Mayang dan Baskoro melangkah mundur ke belakang saat melihat perubahan Nathan menjadi monster.GRAHHHH!!Tanpa membuang waktu, Nathan melesat maju dan melompat, bersiap untuk menyerang dan mencabik-cabik Bimo dengan kuku hitamnya yang tajam.SET!! Namun, Bimo dengan cepat menghindar dan memberikan pukulan keras ke punggung pria itu hingga terjatuh menghantam tembok besi kapal.BUG!! “AHKKK!!” Nathan terbelalak menatap Bimo dengan tatapan tak percaya. "A-apa-apaan ini?! Bagaimana bisa kamu menghindar dan memukulku?!” Bimo terkekeh mengejek Nathan yang tampak bodoh. “Kamu pikir aku lemah? Kamu salah Nathan. Aku jauh lebih kuat sekarang walaupun rac

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 628

    Sekelebat cahaya berwarna putih tiba-tiba muncul di hadapan Bimo dan berubah wujud menjadi Datuk Maringgi, kakek leluhurnya Bimo. Dua cahaya lain menyusul dan berubah menjadi sepasang khodam harimau putih dan khodam hitamnya Bimo.“Cucuku…bertahanlah. Kakek akan membantumu untuk menghidupkan kembali cakra jantungmu!” Datuk Maringgi Datuk Maringgi melakukan gerakan menyilangkan kedua tangannya di atas dada, lalu mendorong telapak tangannya ke depan mengarah ke tubuh Bimo yang terbaring tidak sadarkan diri. Hawa dingin mengalir dari tangannya dan perlahan menjalar menembus dada Bimo.Di sisi lain, sepasang khodam harimau itu mengaum keras secara bersamaan. Mereka melompat mengelilingi tubuh Bimo, membentuk benteng pelindung gaib yang memancarkan cahaya putih menyilaukan hingga membuat semua orang yang ada disana reflek menutup mata mereka.“Apa-apaan ini?!” pekik Nathan sambil memalingkan wajahnya.Sementara Mayang dan Baskoro hanya terpaku dengan wajah terkejut saat melihatnya.”Pusatk

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 627

    Bimo dan Baskoro berjalan mengendap-endap saat menyusuri lorong sempit di bawah geladak kapal. Tercium bau minyak bahan bakar yang sangat menyengat disini dan terdengar suara deru mesin kapal yang bergetar.Baskoro memberi isyarat dengan menggunakan sebelah tangannya agar Bimo berhenti sejenak. Saat ini mereka berada tepat di depan sebuah pintu yang sedikit terbuka. Cahaya kuning menerobos dari balik celah pintu tersebut, disertai suara sayup-sayup percakapan dari dalam sana.Tangan Baskoro sigap memegang senjatanya dan mengamati sudut ruangan melalui celah pintu. “Di dalam ada tiga penjaga bersenjata. Kita harus bergerak cepat dan tenang sebelum mereka menyadari kehadiran kita.”Bimo mengangguk tanpa memberikan jawaban. Matanya berkilat amarah, tak sabar ingin menghabisi mereka satu per-satu.Tanpa membuang waktu, Baskoro mendobrak pintu tersebut dan masuk terlebih dahulu, disusul Bimo di belakangnya untuk melumpuhkan para penjaga dan mengamankan seluruh area bawah kapal.“SIAPA K

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 626

    Rahang Bimo mengeras dengan tangan mengepal erat saat mencengkram ponselnya. Dia melihat Mayang tengah terbaring pingsan di atas busa kapuk yang dekil. Tak lama kemudian kiriman video muncul. Amarahnya terbakar sampai ke ubun-ubun saat melihat video Nathan sedang mengusap-usap bibir kewanitaan Mayang.“Bimo, lihat ini lubang calon istrimu. Sudah berlendir dan siap untuk digenjot ahahahaha! Kalau kamu tidak mau terjadi sesuatu pada dia. Segera temukan kami kalau kamu bisa,” tawa Nathan terbahak-bahak.Nathan memasukkan dua jarinya disana hingga membuat Mayang merintih di dalam tidurnya. “Sial, tempiknya ketat sekali sampai ingin mematahkan jariku. Apa benar usianya sudah menginjak 40 tahun dan memiliki 4 anak? Jadi penasaran ingin kumasukkan batangku ini Ahahhahahaha!” BRAK!! Bimo kembali menggebrak kemudinya sangat keras. Matanya memerah dan gigi gemeretak saat saat melihat Nathan melecehkan Mayang. “BRENGSEK!! AKU AKAN MEMOTONG TANGANMU!! AKU AKAN MEMBUNUHMU!! NATHAN!!Suara desa

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 625

    Bimo dan yang lainnya masuk ke mobil karena misi pencarian mereka tidak membuahkan hasil apapun.Dia membanting pintu mobil dengan keras, meluapkan amarah dan kekecewaannya. “Bangsat!! Kita dipermainkan oleh para keparat itu!” seru Bimo seraya menggebrak kemudi berkali-kali. Baskoro menepuk pelan bahunya Bimo dengan tatapan prihatin. “Tenang, Bimo! Jangan biarkan emosimu menutup pikiran jernihmu! Prof. Malik itu sangat licik. Dia sengaja membuat kita berputar-putar di sini supaya kita terlambat menyadari jalur pelarian mereka yang sebenarnya!”Dari kursi belakang, Angel sedang mengetik dengan cepat seraya menatap layar laptopnya.“Aku sedang memintas database lalu lintas jalan dan pelabuhan kecil di sepanjang pesisir timur pantai Avanza hitam itu hanyalah umpan untuk membuang sinyal. Tapi kalau Mayang dibawa lewat jalur lain, mereka pasti butuh akses transportasi yang terlindung dari radar navigasi umum,” ujar Angel panjang lebar.Tanpa pikir panjang, Bimo langsung kembali melajuk

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 624

    “A-apa?! Mayang menghilang?!” Bimo terperanjat saat mendengarnya bak petir di siang bolong. Padahal dia sudah menyiapkan keamanan dengan menyewa beberapa bodyguard khusus untuk menjaga keluarganya. Namun, semua usahanya itu sia-sia belaka.Rosa menghampiri Tiara lalu mengguncang kedua bahu adiknya itu.“Tidak mungkin! Kenapa Mama bisa menghilang Tiara?! Bukankah dia bersamamu?!” Bimo segera berlari meninggalkan gereja disusul oleh Baskoro dan Angel di belakangnya. Mereka masuk ke dalam sebuah mobil sambil mendeteksi jaringan ponselnya Mayang.“Jejak Mayang berhenti tepat di dekat hutan dan tidak bergerak sama sekali. Sepertinya pelaku yang menculik Mayang sengaja membuang ponselnya disana agar kita tidak bisa melacak keberadaannya,”ujar Baskoro Bimo menggebrak setir dengan sangat keras hingga klakson mobil berbunyi nyaring. “Bangsat!! Ini pasti ulah Prof. Malik dan Nathan!”Dia langsung menginjak pedal gas dalam-dalam hingga mobilnya melaju kencang ke jalan raya.Dari kursi belakang

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status