Chapter: Bab 544 Muncrat Tak TerkendaliBimo menggesekkan ujung pusakanya ke pintu goa kenikmatan Bu Maya beberapa kali sebelum akhirnya mendorong pinggulnya dengan perlahan agar Bu Maya terbiasa dengan ukuran miliknya yang super besar.“OUCCHH!! G-GEDE BANGET!!” pekik Bu Maya dengan mata terbelalak dan mulut menganga lebar saat Bimo memasukkan setengah keperkasaannya di dalam sana.“Ssshhhh….sempit sekali Bu,” desis Bimo saat miliknya terjepit erat di dalam liang kenikmatan Bu Maya. Apa anu punya para tahanan disini kecil semua ya? “M-masukkan lebih dalam tahanan 001! Amblaskan semuanya!” perintah Bu Maya di sela erangan dan desahannya.Tanpa banyak bicara, Bimo langsung menghentakkan pinggulnya sedalam mungkin hingga membuat seluruh batangnya itu benar-benar amblas sempurna di dalam sana.“OUUCC!! RAHIMKU BISA HANCUR!!” pekik Bu Maya, matanya kian membelalak seolah ingin keluar dari tempatnya.Bimo mulai memacu pinggulnya dengan ritme sedang, menikmati setiap denyutan empot-empot dinding kewanitaan Bu Maya memijat dan me
Terakhir Diperbarui: 2026-09-04
Chapter: Bab 543 Minta DipuaskanBu Maya meraih serbet yang ada di atas meja lalu mengelap bibirnya sejenak.” Saya tidak tahu. Disini saya hanya menjalankan tugas pekerjaan. Saya tidak tahu siapa namamu, pekerjaanmu dan juga kenapa kamu bisa berada di tempat ini.” “Tidak mungkin…kamu adalah Kepala Penjara di tempat ini. Jadi mana mungkin kamu tidak tahu,” ucap Bimo tak percaya. Dia tahu kalau Bu Maya pasti mengetahui kenapa dia dan para tahanan lain bisa dikurung di penjara ini.Bu Maya meminum red wine nya seteguk lalu menaruhnya kembali ke atas meja.” Saya berkata jujur tahanan 001. Saya sama sekali tidak tahu latar belakang kalian semua. Saya hanya menjalankan pekerjaan dan digaji.” Bimo hanya bisa menghela nafas pelan. Bu Maya pasti memiliki atasan. Pasti atasannya itu tahu sesuatu. Satu-satunya cara untuk mencari tahu alasan kenapa dia bisa berakhir di tempat ini adalah dengan memuaskan hasrat Bu Maya.Bimo melihat saus steak yang menempel di bibirnya Bu Maya, dia sengaja menyodorkan tangannya lalu menghapus
Terakhir Diperbarui: 2026-09-04
Chapter: Bab 542 Goyang Ngebor Sebelum Di DORTerapis berambut pendek itu sontak kaget dan memecahkan gelas kecil aromaterapi di bawah lantai agar fokus kedua Sipir itu fokus kesana. “Aduh maaf tangan saya licin habis kena sabun tadi,” ucap si terapis rambut pendek itu seraya membungkuk untuk membersihkan pecahan kaca tersebut. Namun karena tak berhati-hati, pecahan kaca itu malah melukai jarinya hingga berdarah. “Ahkk sakit!!” ringis si terapis rambut pendek kesakitan hingga membuat fokus kedua Sipir itu kini hanya tertuju padanya. “Ada apa lagi sih?! Kamu dari tadi teledor banget ya! Juli cepat ambil obat merah di ruang perawatan!” perintah Sipir cantik itu kepada temannya si Juli. Juli memutar bola matanya malas.”Oke.” Setelah Juli pergi, Sipir cantik tadi kebelet mau pipis jadi ke kamar mandi dulu. Sementara itu si terapis rambut panjang terus menggoyangkan pantatnya naik turun dengan mata merem melek dan nafas terengah-engah. “OUHHH GEDE MAMPUS!! SESAK BANGET RASANYA MENTOK SAMPE KE RAHIMKU!! OUHHCC!!” teriak
Terakhir Diperbarui: 2026-09-04
Chapter: Bab 541 Goyangan TerapisSemua orang kaget saat melihat kedatangan Bu Maya termasuk Bimo. Bu Maya berjalan dengan wajah angkuh menuju ke arahnya , suara langkah sepatunya terdengar jelas dan begitu mengintimidasinya. Langkah wanita itu terhenti tepat di hadapan mereka, memperhatikan otot-otot kotak Bimo yang basah.Tatapan Bu Maya terkunci pada tangan salah satu terapis yang tengah menggenggam batangnya Bimo.“Apa yang kamu lakukan? Apa kamu sengaja ingin mencuri benihnya dari saya?” tanya Bu Maya marah seraya bersiap mengambil senjata api dari saku celananya.“T-tidak Bu Maya, s-saya hanya ingin membersihkan miliknya agar tidak dakian seperti yang sudah Bu Maya perintahkan kepada kami,” jawab terapis itu dengan suara terbata-bata dan ketakutan.Bu Maya urung mengambil senjatanya dan wajahnya kini mulai agak melunak tidak seram seperti sebelumnya.”Ingat kalian hanya membersihkan milik tahanan 001, jika kalian membuatnya muncrat makan peluru di senjataku akan bersarang di dalam otak kalian masing-masing. Paha
Terakhir Diperbarui: 2026-09-03
Chapter: Bab 540 Pijatan Dua Terapis Wanita Cantik dan Montok“Loh bukannya masih lama?” tanya Bimo bingung. Sipir cantik itu sedikit menunduk dan berbisik di telinga Bimo.” Ada banyak treatment yang harus kamu dapatkan nanti sebelum malam tiba Sayang. Bu Maya tidak suka kalau milikmu itu bau dan banyak rambutnya.” Helaan nafas panas wanita itu menerpa kulit lehernya hingga membuat sekujur tubuhnya meremang. “T-tapi aku belum makan apapun. Bisa tunggu aku sebentar?” Bimo merasa perutnya kosong dan melilit karena belum makan sedari pagi. Entah sejak kapan dia kehilangan kesadarannya.Sipir cantik itu perlahan menjauh darinya.”Baiklah kami beri kamu waktu selama 10 menit. Kami tunggu di ujung sana.” Setelah mengatakan itu, kedua Sipir cantik itu berbalik menjauh dari mereka lalu duduk di salah meja yang masih kosong sambil meminum minuman mereka.“Makanlah yang banyak Bimo. Semoga kamu beruntung seperti Big Dragon,” ucap si gondrong menyemangatinya.Tanpa banyak bicara Bimo langsung menyantap makanan yang ada di depannya. Selama makan, pikiran
Terakhir Diperbarui: 2026-09-02
Chapter: Bab 539 Alasan Kenapa Berada Disini“Aku harus mencari tahu lewat Bu Maya, kenapa aku bisa berakhir di tempat ini. Dan kenapa tiga kekuatanku menghilang,”batinnya. Si gondrong menyodorkan makanannya kepada Bimo. Disana masih ada setengah roti panggang dan setengah susu.” Makan dulu,nanti kamu kelaparan kalau tidak makan.” “Tidak usah, kamu sudah memberikan aku sepotong daging tadi,” tolak Bimo merasa sungkan menerima kebaikan dari si gondrong. Beberapa tahanan lain ikut menyodorkan makanan mereka dan menaruhnya di piring si gondrong. “Hidup disini sangat sulit. Kita semua jauh dari keluarga selama bertahun-tahun. Menanti kapan kita akan mati setiap harinya. Disini kita adalah keluarga jadi harus saling menguatkan,” ucap seorang kakek berkacamata yang duduk di samping si gondrong. “Bertahun-tahun?” gumam Bimo dengan tatapan tak percaya. “Kakek Sugi sudah 5 tahun di penjara ini. Dia adalah seorang IT yang berbakat pada saat masih muda lalu pensiun dan mengelola perkebunan sawit di Kalimantan. Katanya bisnis Sawit di
Terakhir Diperbarui: 2026-09-02