Chapter: Bab 432 Pengkhianat”Mampus kamu, Bimo! Matilah kamu malam ini!” seru pria berpakaian hitam itu dengan nada lantang di tengah kegelapan malam. “Suara ini…seperti suara… tidak mungkin… “gumamnya tak percaya. Tepat saat Kuncen itu hendak menancapkan kerisnya keatas foto Bimo, hembusan angin yang sangat kencang menghempaskan papan altar hingga hancur berkeping-keping. Api lilin pemujaan juga ikut padam dalam hitungan detik. “AHKKK!!” si Kuncen dan pria berpakaian hitam itu langsung terpental ke belakang. Tubuh mereka terjerembab tepat di atas tanah bebatuan. Bahkan keris yang dipegang si Kuncen ikut terjatuh dan menghilang entah kemana. ”APA-APAAN INI?!” teriak Kuncen itu seraya berusaha untuk bangkit dan menatap ke sekelilingnya dengan waspada. Pria berbaju hitam itu ikut terperanjat dan buru-buru menyalakan pemantik api di tangannya dengan tubuh gemetar.Klik! Saat api dari pemantik itu menyala, terlihat dua sosok harimau hitam dan putih mengaum keras tepat di hadapan si Kuncen dan pria berpakai
最終更新日: 2026-07-21
Chapter: Bab 431 Siapa Dia?Di bawah cahaya lilin, dia dapat melihat dengan jelas foto dirinya di balik dupa yang baru saja dibakar, mengepulkan asap tipis yang tertiup oleh semilir angin. Aromanya bercampur dengan aroma kemenyan dan bau amis yang sangat menusuk, membuat perutnya seketika bergejolak dan ingin muntah saat menciumnya. “Siapa pria itu? Dan kenapa fotoku ada disana? Apa dia berniat buruk padaku?” batinnya resah. Ada seorang Kuncen yang berdiri pria berbaju hitam itu. Si Kuncen memakai baju jarik dan blangko yang sering dipakai Datuk Maringgi. Beliau menggoyangkan sebuah lonceng kuningan di tangannya. Kuncen tua itu menghentakkan keris kecilnya ke bawah tanah, lalu kembali merapalkan mantra Jawa kuno. ”Anila banyu gondo mayit, ingsun celuk sakabehing khodam panyedot nyawa... Niat ingsun ngiket sukmane, ngrusak ragane... Bimo!” Bimo tersentak kaget saat mendengar namanya disebut dalam mantra itu. Apakah dia akan ditargetkan sebagai korban pesugihan?! ”Rontokna balung getihe, leme
最終更新日: 2026-07-20
Chapter: Bab 430 Foto Dibalik DupaKe-enam siluman ular itu secara bersamaan menjulurkan lidah panjang dan bercabang mereka lalu menjilati keperkasaan monster milik Bimo yang masih keras dan menegang sempurna. “Ouhh… . Eummm…” desah Bimo seraya merem melek menikmati jilatan mereka yang licin, basah, dan hangat. Lidah mereka yang sangat panjang sesekali membelit batang beruratnya dengan erat, menciptakan sensasi geli dan nikmat yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Hisapannya jauh lebih mantap dibandingkan saat dihisap oleh wanita biasa. “Ya, hisap seperti itu ular-ular jalang…siapa yang duluan membuatku keluar akan mendapatkan giliran selanjutnya,” geram Bimo yang kini sepenuhnya dirasuki monster racun Gaharu Hitam. Datuk dan kedua khodam harimaunya hanya bisa menelan ludah saat melihatnya. “Apes-apes, menang banyak cucuku itu. Kasihan milikku ini belum sempat muntah tapi dicampakkan begitu saja,” ucap Datuk seraya tertunduk lemas menatap ke arah batangnya yang sudah layu dan keriput. “AUMMMM!!” lolong kedu
最終更新日: 2026-07-20
Chapter: Bab 429 Empot-empot Wanita Ular Emang BedaTanpa memberi kesempatan untuk siluman itu menjawab, Bimo langsung membalikkan posisi lalu menekan tubuh molek wanita ular pertama itu ke atas batu pertapaan dan mulai menghujamkan pusaka monsternya dengan kecepatan penuh. ”AAAHHHH! SSSHHHH! T-Tuan muda... rahimku... rahimku penuh dan sesak! Uhhh... dalam sekali!” pekik wanita ular pertama itu pasrah seraya meliuk-liukkan ekornya. Plok! Plok! Plok!Suara benturan kelamin mereka berdua terdengar menggema di dalam goa. Bimo menghujamnya sangat dalam hingga membuat siluman ular pertama itu mendelik sempurna dengan lidah menjulur ke bawah. Tiga wanita ular lainnya yang tadi memegangi Bimo malah meneteskan air liur. Bukannya takut, lubang mereka mendadak ikut becek dan berdenyut-denyut. ”Kakak! Gantian, Kak! Aku juga mau merasakan batang besar Tuan muda!" seru wanita ular kedua, menatap Bimo dengan mata hijau bergairah. Datuk Maringgi di pojokan goa tersenyum bangga melihat kehebatan cucunya. “Anjay! Itu baru cucu Datuk Maringgi!
最終更新日: 2026-07-19
Chapter: Bab 428 Terbelit Di Antara 4 Ular MenggodaBimo seketika membuka kedua matanya dan melihat wanita cantik berbadan ular sedang menjilati batang beruratnya. Slllrrppp!! Slllrrppp!! Slllrrppp!! “Ouhh!!” desisnya saat merasakan lidah panjang dan bercabang wanita siluman ular itu melilit batangnya dan menusuk ujung saluran kencingnya beberapa kali, menciptakan rasa geli dan nikmat dalam waktu bersamaan. 3 wanita ular lainnya mulai mendekat dengan gerakan meliuk-liuk lalu mencumbunya dari berbagai sisi. Wanita ular kedua langsung merayap dari belakang, menempelkan dua bukit kembarnya yang besar dan empuk ke punggung Bimo, sambil membisikkan desahan menggoda di telinganya.” Cucunya Maringgi ternyata ganteng dan berotot ya.” Sementara wanita ular ketiga dan keempat mulai memegangi kedua paha Bimo dan menjilati perut sixpack-nya yang kini semakin memancarkan kilau kemerahan akibat hawa panas Tapa Bayu Sukma. “Ahhhh!!“desis Bimo saat mendapatkan jilatan dan hisapan keempat wanita ular itu secara bersamaan di bagian sensit
最終更新日: 2026-07-19
Chapter: Bab 427 Datuk Mendesah, Bimo Deg-degan“Tenang cucuku. Apapun yang terjadi, kamu harus bertahan dan berkonsentrasi dalam pertapaan ini. Jika kamu berhasil, maka kamu akan memiliki kulit yang kebal dan batangmu akan tetap keras meskipun sudah muntah-muntah sampai 12 jam non-stop!” ucap Datuk, disusul suara hantaman keras di luar goa. “Tapi getaran apa ini Datuk? Apa terjadi gempa bumi diluar?” tanya Bimo dalam kondisi kedua mata terpejam erat. “Siluman ular berkepala 7 itu datang kemari! Sial, mereka bisa merusak konsentrasimu, cucuku. Dulu gara-gara mereka, Kakek harus berulang kali mengulang pertapaan karena terus digagalkan oleh mereka,” jawab Datuk dengan tatapan waspada. Mendengar hal itu, bulu kuduk Bimo seketika berdiri.“Jadi, apa yang harus kita lakukan?” Dua berkas cahaya hitam dan putih tiba-tiba muncul di hadapan mereka lalu berubah wujud menjadi harimau putih dan hitam. “Kalian berdua halangi siluman ular berkepala 7 di luar sana!” perintah Datuk kepada mereka. “Aummmm!!” jawab mereka serentak sebelum akhi
最終更新日: 2026-07-18