Share

Bab 162

Author: Ayudia
"Kau yakin nggak tahu kenapa Rian nggak menyukaimu?"

Rey menggeleng dan berkata, "Kau harus tanya dia sendiri."

Rey adalah pria yang cerdas, dan sebagai sesama laki-laki, bagaimana mungkin dia tidak tahu?

Si kecil Rian itu sangat waspada terhadapnya seperti serigala, hanya karena dia tidak ingin Rey terus-menerus mengincar kakaknya.

Rey merasa sedikit menyesal, dia tidak menyangka kalau Rian menyadari perasaannya.

Tentu saja, dia tidak akan mengakuinya.

Lagipula, Raisa adalah istrinya Kevin, dan sebagai teman baik Kevin, tidak wajar baginya untuk jatuh cinta pada istri sahabatnya. Selama dia tidak mengakuinya, maka itu tidak akan jadi masalah.

Jadi, justru karena Rian tidak menyukainya, Rey siap berinvestasi untuk menyenangkan Rian. Dengan kata lain, dia ingin mengambil hati calon adik iparnya.

Yang mengejutkan Rey, kepribadian Rian bagaikan banteng.

Membuat segalanya jauh lebih sulit.

Raisa berkata, "Aku pasti akan tanya langsung ke dia nanti, tapi untuk urusan investasi, nggak perlu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 567

    Wajah Kevin tampak mendung karena sindiran tajam Raisa, dan bertanya dingin, "Kau peduli banget sama Siska?"Tatapan Raisa menjadi dingin. Mungkin karena kebiasaan, setiap Kevin menyebut tentang Siska, itu sedikit mengganggunya. Dia bukan benda mati, emosi bergejolak di dalam dirinya.Lagi pula, kata-katanya menunjukkan penghinaan terhadap Raisa. Kevin ingin memperbaiki keadaan tanpa pernah berusaha memahami dirinya, dengan percaya diri menilai karakternya berdasarkan pengalaman masa lalu.Raisa mendesis, "Nggak usah ikut campur urusanku."Kevin bahkan tidak bisa menghitung berapa kali tatapan dingin Raisa tertuju padanya hari ini. Meskipun dia benar-benar percaya Raisa sedang cemburu, mendesak lebih jauh hanya akan merugikan dirinya. Kevin pun menahan diri, lalu dengan dingin membalas, "Itu bukan maksudku. Aku nggak suka Siska."Suara Raisa semakin sinis, dia menimpali dingin, "Kalau begini saja disebut nggak suka, terus gimana kalau suka. Tapi terserah kau suka siapa, nggak perlu jel

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 566

    "Jangan gunakan kata-katamu untuk memancing emosiku," peringat Kevin sambil menarik napas dalam-dalam. Saat ini yang terpenting baginya adalah menenangkan Raisa, dia tidak keberatan memberi Raisa sedikit keuntungan."Kau kan sudah membuka perusahaan, aku bisa investasi modal buatmu, menyediakan sumber daya, dan tim biar perusahaamu jadi yang terbaik di industri ini. Apa pun yang kau mau, aku bisa menyediakannya."Kevin berkata, "Uang, mobil, rumah, apapun yang kau mau, aku akan memenuhinya. Aku juga bisa berinvestasi di perusahaan Rian. Raisa, aku akan memperlakukanmu dengan sangat baik, asalkan kau mau memberiku kesempatan."Raisa menatapnya dengan terkejut, berseru, "Kau mencoba menyuapku dengan uang?""Kau butuh uang, kan? Kenapa kau membuka perusahaan? Kau kira mengutak-atik usaha sampah itu bersama Suri bisa menghasilkan banyak uang? Raisa, kau butuh bantuanku."Wajah Raisa menjadi gelap, menolak tajam, "Aku nggak butuh!"Wajah Kevin kembali menegang. Dia menahan amarah dan berkat

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 565

    "Kalau kau nggak mau lepasin, aku tetap akan pergi," kata Raisa sambil menatapnya langsung.Kevin mengatupkan rahangnya, suaranya mengejek, "Kalau aku melepaskanmu, kau bakal patuh?"Raisa membalas, "Lepasin dulu."Kevin memandangnya, tampak sedang menimbang-nimbang.Tatapan Raisa tetap teguh. Tatapan jujur yang hampir tulus seperti ini adalah yang paling mematikan, karena tidak menunjukkan sedikit pun kelemahan.Kevin lebih suka Raisa meluapkan emosinya seperti sebelumnya, marah, membentak, atau tidak sabar. Karena itulah kelemahannya. Karena melalui emosinya, Kevin bisa melihat potongan-potongan pikiran Raisa. Keadaan tenang yang damai ini jauh lebih mengerikan, sementara dia malah makin hilang kendali.Jantungnya terasa seperti dihancurkan oleh tangan, rasa terbelenggu begitu nyata.Kevin tidak menyukai Raisa yang seperti ini. Dia lebih suka Raisa yang seluruh hidupnya berputar hanya di sekitarnya. Raisa tetap diam, menolak untuk terlibat dalam tarik-menarik dengannya. Dia hanya me

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 564

    Nada suaranya penuh penghinaan yang tidak bisa disembunyikan.Kevin mempererat genggamannya pada tangan Raisa, dengan dingin berkata, "Raisa, kata-katamu kasar banget.""Sama saja, jangan lupa dulu kau lebih kasar lagi," jawab Raisa dengan ekspresi dingin.Kevin bisa melakukan apa saja yang dia inginkan, tapi sekarang pria itu merasa benar-benar tidak berdaya.Dia mulai memahami kegilaan di Kota Monako, karena Raisa yang patuh benar-benar telah menghilang.Apa dia benar-benar telah kehilangan Raisa?Kevin menatap wanita di hadapannya dengan tajam. Dia tidak pernah merasa hati mereka sejauh ini.Sial, jelas-jelas Raisa ada di depan matanya, tangannya pun masih digenggam.Kenapa rasanya mereka tidak bisa dekat lagi? Rasa panik yang mendalam membuatnya ingin Raisa selalu di sisinya. Kevin belum pernah merasakan penderitaan seberat ini. Suaranya bergetar saat dia bertanya, "Raisa, apa kau beneran bisa rela? Apa kau bisa melihatku dengan wanita lain, menikahinya, dan punya anak?"Raisa me

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 563

    Raisa memperhatikan nada suaranya yang dingin dan tenang, menyadari keteguhannya yang tak tergoyahkan lalu bertanya, "Kevin, gimana kalau aku menolak? Kau mau apa?"Napas Kevin menjadi berat saat dia berusaha mencari sedikit kelembutan dalam tatapan wanita itu.Namun, sekeras apa pun dia perhatikan, tetap tidak menemukan apa pun.Raisa tetap dingin seperti besi.Sikapnya yang keras kepala itu benar-benar bisa membuat Kevin gila.Kevin menghembuskan napas berat beberapa kali, matanya tertuju pada Raisa dengan tajam lalu bertanya balik, "Raisa, bilang padaku, apa yang harus kulakukan supaya kau kembali?"Kevin menundukkan diri padanya.Kevin menyerahkan semua kendali pada Raisa. Asalkan Raisa bersedia menuruti kata-katanya, pria itu akan melakukan apa saja untuk Raisa.Kevin tidak pernah membayangkan bahwa setelah akhirnya dewasa dan lepas dari kendali siapa pun, dia akan dengan sukarela menyerahkan kekuasaannya pada seorang wanita yang dulu dia yakini tidak memerlukan usaha untuk ditang

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 562

    "Kenapa nggak datang menjengukku? Kau ingat secemas apa kau dulu kalau aku sakit? Kau ingin berada di sisiku sepanjang waktu. Kenapa sekarang kau mengabaikanku?"Wajah Raisa sangat suram, menatapnya dingin dan berkata, "Lututku sampai sekarang belum sembuh. Kenapa kau nggak datang untuk minta maaf?"Kevin awalnya ingin bicara baik-baik padanya, tetapi suaranya kembali menjadi berat, lalu berkata, "Bravi bikin banyak masalah buatku. Aku terlalu sibuk. Sejujurnya, sudah seminggu ini, aku selalu cari cara buat menemuimu. Akhirnya, bisa ketemu juga. Raisa, kenapa sekarang susah banget ketemu sama kau?"Raisa tidak tahan melihat Kevin berpura-pura menderita di depannya, benar-benar pandai memainkan trik. Apa dia belajar langsung dari Rey?"Sudah ketemu, terus apa? Kau mau apa?""Aku sudah bilang, aku mau kembali bersamamu." Kevin bersikeras, "Aku tahu kau bersama Bravi cuma buat memprovokasiku. Raisa, kalau kau mau kembali padaku, aku nggak akan mempermasalahkan apa-apa lagi.""Kevin, kau b

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status