Share

Bab 624

Author: Ayudia
Setelah mengatakan itu, Bravi mendorong Daniel ke samping.

Itu adalah gerakan satu ayunan tangan yang santai, tetapi dengan kekuatan yang cukup besar.

Daniel pun terlempar ke lantai seperti sampah.

Pecahan gelas anggur masih berserakan di lantai.

Saat tangan Daniel ingin menopang diri di lantai, tanpa sengaja mengenai pecahan gelas, dan seketika mengeluarkan darah segar dari telapak tangannya.

Daniel menatap tangannya yang berlumuran darah, wajahnya menunjukkan rasa sakit yang tidak ditutup-tutu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 869

    Kevin menjawab, "Langsung rebut saja, sesederhana itu. Nggak ada lika-liku yang rumit antara aku dan Bravi."Adit berkata, "Bravi itu sudah nggak peduli dengan harga dirinya. Dia memaksa mau membesarkan anak-anakmu, mana mungkin kau bisa merebutnya semudah itu?"Kevin menyadari bahwa dia tidak takut pada sikap dingin Bravi atau kesulitannya yang tak diketahui orang, tapi takut kalau Bravi tidak tahu malu. Sebab, begitu Bravi mulai tidak tahu malu, Kevin justru tak berdaya.Namun, jika dipikirkan sebaliknya, Kevin juga sama tidak tahu malunya. Seandainya anak-anak tidak menjadi alatnya, sebenarnya Bravi pun sudah tak berdaya terhadapnya.Itulah sebabnya, dia sendiri yang sudah memaksa Bravi sampai pada langkah mencuri anak-anak.Hubungan antara Kevin dan Bravi benar-benar tak masuk akal.Tapi sampai pada titik ini, Kevin tidak menyangka karena terlalu banyak berada dalam posisi pasif, hal itu membuatnya benar-benar sangat marah!Begitu Kevin menemukan bukti bahwa Bravi yang melakukannya

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 868

    Suara Rey terdengar, dan rasa gelisah aneh di hati Raisa pun mereda, membuatnya merasa jauh lebih tenang. Dengan suara yang dalam, dia berkata, "Aku juga sangat merindukanmu."Suara Rey bertanya dengan lembut, "Akhir-akhir ini kau lagi nggak senang ya?"Raisa tiba-tiba tertawa sinis, menatap layar komputer dengan tatapan dingin dan muram, lalu berkata, "Iya, aku lagi nggak senang.”Rey tersenyum lebih lembut lagi, suaranya pun semakin merdu dan menenangkan. "Tunggu aku. Aku segera datang menemanimu, dan pasti akan membuatmu bahagia lagi."Yang diinginkan Raisa memang sesederhana itu, seorang pria yang tidak memberinya tekanan apa pun. Tentu saja, dirinya dan Rey punya kecocokan yang entah dari mana asalnya. Dia menekankan, "Cepat, ya."Rey menyunggingkan sudut bibirnya dan berkata, "Tenang saja, demi membuatmu cepat bahagia, aku akan cari cara."Raisa berkata lagi, "Kalau kau butuh bantuan di sana, bilang saja padaku."Rey mengedipkan mata, lalu berkata, "Nggak masalah, kan aku sudah b

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 867

    Bukan lagi membiarkan Raisa menebak-nebak dan merasakannya sendiri.Ini semua adalah pelajaran yang dipetik Bravi setelah mereka putus, dia harus berubah.Setelah bermain-main sebentar, Bravi merekam video bayi-bayi itu dengan ponselnya.…Kota Suaga, hari keempat Raisa dalam perjalanan dinas.Malam harinya, Raisa menerima telepon dari Richard yang langsung menyapanya dengan aksen Jerona yang kental, "Raisa, kau membuatku sangat kaget. Kau ternyata bersama Rey? Sejak kapan? Kenapa seleramu jadi seburuk ini? Kau pernah pacaran sama Bravi yang tampan, gagah, dengan latar belakang kelas atas, bagaimana bisa kau tertarik pada Rey?"Suara Richard penuh dengan keterkejutan dan keinginan untuk menasihatinya agar segera sadar, "Rey itu kan kupu-kupu, di mana-mana suka menggoda wanita, punya banyak pacar di luar sana, dan banyak temannya yang gay. Aku bahkan merasa dia menyukai pria dan wanita. Tanteku selalu khawatir Rey punya delapan atau sepuluh anak haram di luar sana, kau kok bisa jatuh ci

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 866

    Perumahan Bukit Linvara terletak di kawasan wisata pinggiran barat kota. Karena area ini tidak tercantum di peta, maka tidak ada nama resmi, hanya menyebutnya secara sederhana sebagai Bukit Linvara.Luas seluruh bukit ini sangat besar, hampir seluruh tubuh bukit tersebut merupakan taman belakang kediaman megah ini. Taman ini dikelola oleh staf khusus, dan setiap sudutnya memiliki pemandangan indah yang mewah, jauh lebih indah dari taman umum. Belum lagi rumah kaca yang dibangun untuk mengembangkan ekosistem tropis, tempat ini bisa dianggap sebagai museum alam.Bangunan utama terdiri dari beberapa gedung, lengkap dengan fasilitas medis darurat, ruang steril yang memungkinkan dokter melakukan operasi pembedahan, serta berbagai obat-obatan. Selain itu, terdapat lapangan golf, lapangan tenis, kolam renang, dan berbagai fasilitas olahraga lainnya.Ada landasan helikopter dan landasan pacu pesawat khusus, serta lintasan balap melingkar di lereng bukit untuk balapan jika bosan. Di sini tidak

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 865

    Begitu Bravi mengucapkan kata terakhirnya, terdengar suara berantakan dari ujung telepon, sepertinya ada banyak barang yang dilempar.Kevin pasti sudah marah besar, karena selalu ingin seluruh dunia berjalan sesuai keinginannya, tapi itu hal yang mustahil. Oleh karena itu, dia bertekad untuk mengendalikan segalanya. Begitu kehilangan kendali, Kevin pasti akan meledak.Bravi tidak terkejut.Raisa adalah titik lemahnya.Kevin bisa saja menggunakan kedua anak itu untuk menekan Raisa.Tapi anak-anak itu sekarang sudah tumbuh menjadi manusia seutuhnya, dan hal itu pun menjadi titik lemah Kevin.Bravi pun memiliki senjata paling ampuh untuk menghukum Kevin.Semua ini adalah sebab-akibat, dan Kevin seharusnya sudah memikirkannya.Bravi menutup matanya, bulu matanya yang lentik menutupi aura dingin dan ketajaman di sorot matanya.Dulu, saat masih kecil, Bravi berharap bisa berteman dengan Kevin. Saat terluka, dia tidak berani menangis, karena tahu tidak ada orang dewasa yang akan merawatnya.S

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 864

    Tidak ada yang bisa lebih memahami satu sama lain selain Bravi dan Kevin, sehingga ketika mereka saling menyinggung luka lama, itu pasti sangat tepat sasaran.Ketika Kevin mendengar kata-kata seperti itu keluar dari mulut Bravi, suara-suara penghinaan yang dilontarkan ibunya, Monica, sejak kecil tiba-tiba memenuhi telinganya. Luka masa kecilnya langsung menyerang, dan Kevin kembali merasakan emosi terpendam dari masa kecilnya yang tidak bisa diluapkan. Pikirannya bahkan kosong beberapa detik sebelum akhirnya menyadari apa yang sebenarnya dikatakan Bravi."Bravi, kau benar-benar cari mati!"Setiap kata seolah meluncur dari sela-sela giginya, Bravi sudah merasakan amarah Kevin yang mendalam. Mengapa bisa seperti ini? Hanya karena dia mengekspresikan emosinya.Dulu dia jarang melakukan hal seperti ini, padahal sebenarnya sangat marah. Saat benar-benar murka, amarah itu sudah terpendam entah berapa lama.Bravi sekarang bersiap untuk berubah, tidak akan lagi menahan diri seperti dulu. Lagip

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 412

    Raisa tidak pernah menyangka akan mendengar gosip seperti itu.Namun, setelah tahu, dia tidak merasa heran. Bravi sangat berbakat, wajar saja banyak orang mengaguminya.Nada dingin Bravi saat membicarakan hal itu juga menunjukkan bahwa dia tidak memiliki perasaan apa pun terhadap Yumi.Kalau Bravi t

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 415

    Raisa menenangkan dia, "Jangan khawatir, Pak Bravi nggak akan tersinggung sama hal seperti itu."Bravi tertegun.Raisa mengabaikannya dan malah memperhatikan perasaan Derlin...Bravi dengan santai memegang tangannya.Dia menatap Derlin dengan dingin.Derlin tidak berani menatap mata Bravi, namun mer

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 381

    Saat dia bangun, rasa sakit menusuk bahunya dan pikirannya terasa kabur. Sambil mengusap lengannya, Raisa keluar dari ruang kerja dan menuju ruang tamu untuk menuangkan segelas air seperti biasa, namun menemukan televisi masih menyala.Setelah menuang air dan meminum setengahnya, dia berbaring seten

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 410

    Bravi berjalan dengan sedikit menunduk, tatapannya memancarkan aura dingin. Namun, saat melihat kemunculan Raisa yang tiba-tiba, dia bahkan bisa merasakan aura dingin itu menghilang begitu saja.Detak jantungnya yang cepat dan suasana hatinya yang baik, cukup menjelaskan banyak hal.Bravi tak ingin

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status