แชร์

Bab 89: Memori Berdarah. 

ผู้เขียน: Ucing Ucay
last update วันที่เผยแพร่: 2026-07-24 23:03:29

​Di dalam keheningan kamar tidur yang gelap gulita tanpa ada satu pun lampu yang menyala, kilasan memori masa lalu dari kehidupan pertamanya mendadak berputar kembali dengan sangat cepat di dalam kepala Tiffany. Bayangan-bayangan mengerikan itu muncul seperti sebuah gulungan film tua yang rusak, menampilkan potongan-potongan adegan berdarah yang selama ini selalu coba dia kubur dalam-dalam di dasar ingatan paling bawah. Dia melihat dirinya sendiri yang dulu, seorang wanita lemah yang tidak memi
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 385: Status Baru dan Kemewahan yang Utuh

    ​Ketukan palu hakim bergema nyaring sebanyak tiga kali, memantul keras di antara dinding-dinding ruang sidang yang dingin.​Suara ketukan kayu tebal itu seolah menjadi garis pemisah yang meremukkan seluruh sisa hubungan pernikahan Chloe dan Christian Ashford. Suasana ruangan mendadak lengang, meninggalkan keheningan singkat sebelum suara berat hakim ketua kembali memenuhi setiap sudut ruangan persidangan.​"Memutuskan, mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya secara verstek," tegas hakim ketua sambil merapikan posisi kacamata di hidungnya.​"Menjatuhkan talak satu dengan tergugat, Christian Ashford, terhadap penggugat, Chloe," lanjut hakim tanpa ragu-ragu.​Kata-kata tegas itu mengalir begitu mulus, merobek lembaran ikatan suci yang selama ini mengikat hidup Chloe dalam lingkaran neraka kekerasan.​Ketidakhadiran Christian selama tiga kali panggilan resmi pengadilan mempermudah jalannya proses hukum tanpa hambatan berarti. Majelis hakim menganggap pria itu sengaja melepaskan hak pembe

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 384: Kehancuran di Meja Hijau

    ​Ruang sidang pengadilan agama terasa dingin dan lengang saat jarum jam dinding menunjukkan pukul sembilan pagi. Sinar matahari tipis menembus celah kaca jendela, menyinari jajaran kursi kayu berpelitur gelap yang sebagian besar kosong tanpa penghuni. Di barisan paling depan, Chloe duduk tegap didampingi Beatrice dan tim pengacara senior berjas hitam yang siap menuntaskan segalanya.​Chloe mengenakan gaun hitam elegan dengan kacamata hitam besar yang bertengger manis untuk menutupi sisa memar tipis di wajahnya.​Raut wajahnya tampak tenang, hampir dingin tanpa emosi, meski dadanya berdegup kencang menantikan kepastian hukum atas pernikahan mereka yang hancur. Beatrice di sampingnya terus menggenggam jemari sang putri, memberikan dukungan penuh sambil melemparkan tatapan puas ke arah bangku lawan yang kosong melompong.​"Bagaimana, Pak Pengacara? Apakah pihak tergugat ada memberikan kabar?" tanya Beatrice dengan suara berbisik yang amat tajam.​Pengacara berjas hitam itu menggelengkan

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 383: Kehancuran Tanpa Sisa

    ​Deru mesin tiga kendaraan besar yang mendadak berhenti di depan gerbang utama kediaman Ashford memecah keheningan pagi yang mencekam.​Christian masih berdiri di pelataran dengan kemeja kusut dan wajah kotor penuh luka cakaran, menatap kosong ke arah jalanan tempat mobil Chloe baru saja menghilang. Beberapa pria berjas gelap dengan raut wajah dingin melangkah turun dari mobil, membawa tumpukan dokumen resmi berstempel pengadilan serta papan pengumuman berukuran besar. Di belakang mereka, puluhan petugas berseragam sibuk menurunkan segel pita kuning dan perlengkapan untuk mengosongkan bangunan.​Seorang pria bertubuh tegap dengan kacamata hitam melangkah maju mendekati Christian, mengeluarkan surat pemberitahuan dari balik jasnya.​"Pak Christian Ashford?" tanya pria berjas itu dengan suara tegas tanpa nada empati sedikit pun.​Christian menoleh perlahan, menyipitkan matanya yang merah dan bengkak akibat pengaruh sisa alkohol serta gejolak amarah yang belum padam.​"Siapa kalian? Bera

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 382: Gugatan di Antara Puing Hancur

    ​Pintu mobil belum sempat tertutup rapat sewaktu Chloe mendadak menahan engsel pintu sedan hitam ibunya.​Pergerakan tiba-tiba itu membuat Beatrice tersentak kaget di dalam kabin, memandangi putrinya yang perlahan kembali memutar tubuh. Chloe memalingkan wajahnya yang memar ke arah pengacara senior yang berdiri siaga di samping bagasi mobil. Sepasang matanya yang bengkak memancarkan kilatan tekad dingin yang sangat mengerikan, melenyapkan sisa-sisa ragu yang sempat tersisa di dalam dadanya.​"Pak Pengacara, berikan map cokelat itu padaku sekarang juga," bisik Chloe dengan suara parau yang amat tajam.​Pengacara berjas hitam itu mengangguk cepat, merogoh tas kulit tebalnya lalu menyerahkan sebuah amplop cokelat berstempel resmi pengadilan.​Chloe meremas amplop tersebut hingga kertas tebalnya sedikit terlipat, merasakan bobot kehancuran yang sebentar lagi akan ia jatuhkan ke atas kepala Christian. Ia melangkah kembali menuju pelataran, mengabaikan rasa nyeri di lutut dan tumit kakinya

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 381: Pria yang Ditinggalkan

    ​Deru mesin mobil berderum kasar menghentikan langkah Beatrice dan Chloe yang baru saja menapakkan kaki di pelataran kediaman Ashford. Sebuah mobil hitam yang tampak berdebu dan penuh goresan menabrak perlahan tiang gerbang sebelum berhenti miring di samping kendaraan milik Beatrice. Pintu pengemudi terdorong terbuka lebar, menampilkan sosok Christian yang keluar dengan tubuh limbung serta pakaian kemeja semalam yang makin kusut berantakan.​Langkah kaki Christian terhuyung-huyung di atas aspal dingin, sementara sepasang matanya yang merah memandang benci ke arah dua koper besar yang dipegang oleh para pengawal Beatrice.​"Mau ke mana kalian bawa dia?" seru Christian dengan suara parau yang amat berat, berusaha membusungkan dada tegapnya untuk menutupi rasa pening yang masih menguasai kepalanya.​Beatrice menyentakkan tubuhnya ke depan, berdiri pasang badan tepat di hadapan Christian dengan sorot mata membakar penuh kemarahan mutlak seorang ibu.​"Jauhkan tangan kotormu dari anak saya

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 380: Langkah Evakuasi

    ​Suara raungan mesin mobil memecah kesunyian halaman depan kediaman Ashford yang masih diselimuti embun pagi. Dua mobil sedan hitam meluncur kencang, berhenti mendadak tepat di depan pintu gerbang utama yang tidak terkunci rapat. Pintu sedan depan terbuka kasar, memperlihatkan Beatrice yang melangkah keluar dengan raut wajah merah padam dipenuhi amarah yang membara.​Di belakang Beatrice, dua pria berjas hitam rapi dan seorang pengacara senior melangkah sigap menyusul langkah cepat wanita paruh baya tersebut.​Beatrice mendorong pintu utama kediaman Ashford tanpa mengetuk, menerobos masuk ke dalam lorong rumah dengan tumit sepatu hak tingginya yang memantul nyaring. Sorot matanya menyapu sekeliling ruangan, seketika membeku saat menyaksikan pemandangan mengerikan di ruang santai utama. Botol minuman yang pecah, pajangan kristal yang berhamburan, serta noda darah di atas karpet tebal memperjelas tingkat kekerasan yang terjadi semalam.​"Chloe! Sayang, kamu di mana?!" teriak Beatrice den

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 7. Strategi Di Balik Dinginnya Malam

    ​Tiffany berdiri di depan jendela besar kamarnya, menatap hamparan lampu kota yang berpijar layaknya ribuan mata yang mengawasi. Angin malam berhembus pelan, membawa hawa dingin yang menyentuh kulitnya, namun ia tak sedikit pun merasa kedinginan. Pikirannya jauh lebih hangat, dipenuhi oleh kalkulas

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 6. Langkah Sang Pemenang

    ​"Aku setuju menikah dengan Ethan Vance," ucap Tiffany dengan nada yang sangat tenang, seolah dia baru saja membicarakan menu sarapan pagi.​Kata-kata itu meluncur dengan presisi yang mengejutkan, memotong udara tegang dengan ketajaman pisau bedah. Chloe yang baru saja bersiap mengeluarkan rengekan

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 4. Permainan Di Ruang Keluarga

    ​Tiffany menarik napas panjang, menata detak jantungnya agar tetap stabil sebelum melangkah keluar dari kamar. Setiap langkahnya menuruni tangga pualam terasa begitu nyata, membawa ingatan menyakitkan sekaligus harapan baru yang menyala terang. Suara tawa samar dari ruang keluarga terdengar semakin

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 5. Sandiwara Di Atas Meja Makan

    ​Beatrice meletakkan cangkir tehnya dengan denting yang halus namun tajam, lalu meraih tangan Chloe yang masih terulur manja ke arah Arthur. Tatapannya tertuju lurus pada suami yang kini tampak bimbang di bawah pengaruh kata-katanya. Dia mengusap punggung tangan Chloe dengan penuh kasih sayang yang

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status