Share

Debat

Author: CitraAurora
last update publish date: 2026-03-12 22:18:37

Rosella menatap sofa itu sebentar.

Lalu menatap Leon yang sudah duduk.

"Wanita di atas Tuan." Jawab Rosella dengan mata ke bawah, tak berani menatap Leon.

"Posisi duduk atau berbaring." Tanyanya lagi.

"Keduanya Tuan.” Suara Rosella nyaris tidak terdengar.

Leon tidak berkomentar, bibirnya terlihat melengkung di ujung nya.

Tangannya bergerak ke dasi di lehernya, melonggarkannya dengan gerakan yang sangat tenang, lalu menariknya lepas dan meletakkannya di sandaran sofa.

"Tunjukkan." Katanya.

R
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
CitraAurora
aku juga ketawa sendiri kak bayangin gitu
goodnovel comment avatar
Sari Aldia
waw tiga tuan mudah menurut banget ea semangat rosela kuliah nya waw di ban ni aqu senyum2 sendiri
goodnovel comment avatar
CitraAurora
wkwkwkwk mereka nurut kak
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Rencana Monica

    Dua hari setelah operasi, kondisi ibu Rosella mulai stabil.Warna kulitnya kembali, nafasnya lebih teratur, dan saat Rosella diizinkan masuk ICU untuk pertama kalinya, wanita itu membuka matanya meski hanya sebentar dan tangannya merespons genggaman Rosella dengan lemah.Itu sudah cukup untuk membuat Rosella menangis lagi di sudut koridor setelahnya, kali ini dengan tangis yang berbeda dari sebelumnya.Lucas menghampiri Rosella, membawa wanita itu ke dalam pelukannya. "Kenapa menangis, bukankah keadaan ibu baik-baik saja?" Tanyanya."Ibu membuka mata Tuan, dan menggenggam tangan saya, hal itu membuat saya sangat senang." Rosella menyeka pipinya. Lucas mengangguk, senyum tipis di bibirnya. "Baguslah."Tapi kabar baik itu datang bersamaan dengan kabar lain.Malam itu Lucas mengumpulkan Rosella, Leon, dan Adrian di ruangan keluarga Toretto, mereka duduk di hadapan Rosella dengan berkas di tangannya."Kondisi ibumu membaik." Lucas memulai."Tapi untuk pemulihan penuh, dia butuh penangan

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Semakin Heran

    Beberapa waktu kemudian, pintu ruang operasi terbuka.Lucas keluar dengan masker bedah yang sudah diturunkan ke dagu, jas operasinya masih terpasang, rambutnya sedikit basah karena keringat.Wajahnya lesu, berbeda dari lelah biasa.Rosella langsung berdiri dari kursinya begitu melihat Lucas, melangkah cepat ke arahnya dengan mata yang sudah kembali berkaca.Lucas mengangkat tangannya sebelum Rosella sempat bertanya."Operasinya berhasil." Katanya.Rosella menghela nafas lega, senyumnya tersungging hingga mendengar kalimat Lucas berikutnya. "Tapi." Lucas melanjutkan, suaranya pelan dan hati-hati. "Kondisi ibumu masih kritis, Rosella. Dia harus dipindah ke ICU untuk dipantau ketat." Jelasnya. Rosella menatap Lucas dengan air mata yang tumpah. "Kritis artinya?""Artinya kita belum bisa bilang semuanya aman." Lucas menjawab jujur. "Tapi operasinya sendiri berjalan baik. Sekarang tergantung respons tubuhnya dalam dua puluh empat jam ke depan."Rosella mengangguk pelan, mencoba memahami

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Rama Heran

    Adrian meninggalkan kampus meninggalkan kelasnya. Dia langsung ke alamat yang Ane berikan, rumah ibu Rosella. Kawasan perumahan ibu Rosella berbeda dengan distrik tempat mansion Toretto berdiri, jalan-jalannya lebih sempit, rumah-rumahnya lebih rapat dan usang. Adrian berhenti di depan rumah kecil dengan cat yang sudah memudar, pagar besi yang sedikit berkarat, dan pot bunga di depan pintu yang tanahnya kering.Dia mengetuk berkali-kali namun tidak ada jawaban. Di depan rumah ada seorang wanita lewat dan memberitahu Adrian kalau pemilik rumah dibawa ke rumah sakit. Mendengar itu Adrian sangat panik, dia bergegas masuk ke dalam mobil dan pergi ke rumah sakit yang dimaksud wanita tadi. Dalam perjalan Leon menelpon, Adrian memasang headset dan menerima panggilan kakaknya. "Bagaimana Adrian?" Tanyanya. "Ibunya masuk rumah sakit, aku kesana sekarang." Jawabnya. Hening sebentar di ujung telepon lalu Leon memutuskan sambungan teleponnya."Tunda rapatnya." Kata Leon setelah menutup s

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Tuan Selamatkan Ibu Saya

    "Kemarin sore dia dapat kabar ibunya sakit." Ane menjelaskan dengan suara sedih. “Dia langsung pergi terburu-buru, bahkan tasnya ketinggalan di petak, saya yang simpan." Jelasnya. Adrian mengerutkan dahinya, pantas panggilan tak dijawab sama sekali."Alamatnya di mana?" Tanya Adrian lagi. Ane memberitahu alamat rumah Rosella, kebetulan Ane sering datang kesana. Adrian mengucapkan alamat itu beberapa kali, lalu mengucapkan terima kasih, dan segera pergi. Ane dan kelompoknya saling pandang dengan ekspresi bertanya-tanya, melihat Adrian Toretto bertanya alamat Rosella."Pak Adrian Toretto sangat khawatir." Bisik Hardan. "Sampai minta alamat segala." Tom menyahut. "Ada apa sebenarnya?" Lizzy tak ketinggalan. Tidak ada yang menjawab karena tidak ada yang tahu, apa yang terjadi. Namun yang jelas Ane mencium sesuatu. Di rumah sakit, koridor lantai dua lebih sepi dari lantai bawah.Rosella berjalan dengan langkah yang tidak teratur, matanya merah dan sedikit bengkak, rambutnya beranta

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Rosella Dimana?

    Rosella sudah setengah membungkuk dengan pel di tangannya namun ketika mendengar suara Lucas dia menghentikan tangannya."Tapi Tuan tidak ada yang…""Monica." Lucas berbalik ke arah pelayan itu yang masih duduk di tepi tangga. "Kamu yang menumpahkan jadi kamu yang harus membersihkan."Monica yang tadi masih memegangi lututnya langsung tegak."Baik, Tuan Lucas." Suaranya keluar pelan.Lucas mengambil pel dari tangan Rosella, menyerahkannya ke Monica tanpa ekspresi, lalu tangannya berpindah ke bahu Rosella mengarahkannya menjauh dari genangan air.“Hati-hati nanti jatuh.” Katanya penuh perhatian. Monica meremas pel yang baru dia terima, dia sangat kesal karena Lucas tak memperhatikannya sedikit pun. "Kamu sudah makan malam?" Tanyanya. "Belum, Tuan."“Aku juga belum ayo makan bersama.” Rosella menurut, melangkah bersama Lucas meninggalkan koridor tangga.Sementara itu Monica berlutut membersihkan genangan air itu sendirian dengan umpatan-umpatan untuk Rosella. #######Tanaman kelom

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Gagal Total

    Monica terus mengamati gerakan tiga Tuan Muda, jam berapa Leon biasanya turun ke bawah, jam berapa Adrian pulang dari kampus dan kapan Lucas bersantai di taman samping rumah. Semua dicatat di kepalanya tak ada satupun yang terlewat.Hari ini dia mulai bergerak, pagi itu dia memastikan seragamnya terpasang dengan cara yang sedikit berbeda dari pelayan lain, kancing bajunya tak sepenuhnya dikancing, sehingga memperlihatkan belahan dadanya yang cukup montok.Rambutnya diikat rapi, parfumnya lebih banyak dari kemarin sehingga baunya cukup semerbak. Begitu Leon terlihat di tangga, Monica segera berdiri di dekat meja makan dengan teko kopi di tangan, senyumnya mengembang, dibuat semanis mungkin agar Leon terpikat. "Selamat pagi Tuan Leon." Suaranya keluar dengan nada yang manis dan jelas.Leon melewatinya tanpa menoleh. "Mana Rosella?” Monica menelan senyumnya. "Rosella belum turun Tuan, apa perlu saya…""Tidak perlu." Leon sudah duduk di kepalanya meja, membuka ponsel, lalu menghubung

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Malam Ini Rosella

    Rosella menggeleng pelan, tangannya mencengkeram bahu Lucas dengan erat. "Saya takut."Lucas tertawa lembut mendengar jawaban jujur itu. Tangannya berhenti bergerak, menatap wajah Rosella yang memerah dengan tatapan penuh kelembutan."Takut kenapa, sayang?" tanyanya sambil mengusap pipi Rosella den

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Beberapa Ronde

    Rosella mematung mendengar ucapan terima kasih dari Leon.Seorang Leon berterima kasih padanya?Pria yang selama ini hanya menatapnya dengan dingin, sekarang mengucapkan terima kasih dengan nada yang berbeda? Ditambah sebuah kecupan hangat? Rosella tidak tahu harus berkata apa. Tubuhnya masih lema

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Tidur Bersamaku

    Malam itu, ruang makan semua Tuan Muda sudah duduk di kursinya masing-masing. Leon duduk di ujung meja seperti biasa, meski wajahnya masih terlihat sedikit pucat dari demam yang belum sepenuhnya hilang. Tapi dia bersikeras untuk tidak melewatkan makan malam, meskipun Lucas menyarankan dia untuk is

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Sore Dengan Lucas

    Rosella kembali ke kamar Leon dengan langkah yang terasa berat. Tangannya memegang obat-obatan yang diberikan Lucas, pikirannya masih berkecamuk dengan apa yang baru saja terjadi. Lucas memeluknya, mengaku cemburu dan mengklaimnya untuk sore ini. Sementara pagi tadi, Leon juga melakukan hal yang

    last updateLast Updated : 2026-03-24
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status