Beranda / Urban / Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik / Bab 11: Permainan Nanggung yang Tak Terduga

Share

Bab 11: Permainan Nanggung yang Tak Terduga

Penulis: mrd_bb
last update Terakhir Diperbarui: 2025-12-20 10:34:56
Namun saat akan muncrat, Satria kaget kamarnya ada yang mengetuk, dia pun cepat-cepat hentikan ulahnya dan berpakaian, kaget tak kepalang pemuda ini, aktivitas asyiknya terganggu.

Dengan ogah-ogahan dia berpakaian, begitu di buka Ajeng sudah berdiri di depannya.

“Kok lama banget, kamu sedang apa sih?” sungut Ajeng, sambil menatap paha Satria, memandang curiga si kurus tampan ini.

“A-aku tadi lagi berpakaian, ada apa ka, kan tadi habis mandi?” sahut Satria.

Satria memandang wajah Ajeng yang terlihat kusut begitu, hatinya deg-degan membayangkan tubuh Ajeng yang polos saat mencangkul swah dengan Om-nya tadi dan menjadi fantasy liarnya barusan.

“Capek banget, tapi hasilnya mengecewakan,” sungut Ajeng, Satria…pura-pura tak paham saja.

“Hasil apa ka?” kata Satria lagi pura-pura o’on.

“Ahh…sudahlah,” dengu Ajeng kurang senang dengan pertanyaan polos Satria.

Ajenh malah rebahan di kasurnya, hingga Satria sampai menelan ludah, dengan baju dasternya yang tipis, daleman Ajeng pastinya membayang j
mrd_bb

Makin asyik..lanjut yaa!

| 15
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik   Bab 136: Dari Candaan, Jadi Desahan!

    Satria langsung rebahan di dekat bayi perempuan Soraya ini, dan dengan nakal mencium si baby tapi…malah kena buah melon Soraya.Bahkan Satria sengaja nakal, rebutin ujung pinknya dengan si baby, hingga si baby marah dan gigit wajah Satria, Soraya yang melihat ini kontan terkekeh, tapi membiarkan saja kelakuan nakal Satria.“Ihh ganjennya, nih yang satunya ajah, masa rebutan dengan baby Elina,” kata Soraya tertawa dan benaran saja, dia tak ragu buka melon gede satunya.Satria tertawa dan dengan wajah berbinar, ikut nete….akibatnya Soraya antara geli-geli nikmat gara-gara kelakuan Satria ini.“Aduuuuh Sat…aku jadi senat senut nihh..?” desah Soraya, yang otomatis terangsang dengan ulah nakal pria ini.Soraya lalu merubah posisi, baby Elina dia taruh di sisi kanan dan kini dia di tengah antara bayinya dan Satria.“ASI kamu kayaknya berlebihan, sayang di buang,” canda Satria lagi dan menyedotnya sampai berbunyi kericupan, tapi tangannya mulai gerayangan ke dalam gaun kurung Soraya."Udah

  • Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik   Bab 135: Ketemu Soraya Lagi

    Satria trenyuh melihat kondisi Paman Sujarwo yang terlihat hanya duduk di kursi roda, yang bikin Satria makin iba, rumah family-nya hanya bertipe 36 dan sangat sederhana. Begitu Satria dan bibi Dewi jemput dan akan bawa ke rumah sakit, si family ini lega bukan main dan dia bilang sudah tak sanggup mengobati Paman Jarwo ini, karena tak ada biaya.Sujarwo yang terlihat syok ini kontan kaget dan berkaca-kaca matanya saat bibi Dewi cerita kalau semua hutang mereka sudah lunas dan Satria lah yang membantu.“T-terima kasih Satria…” suara Sujarwo terbata – bata sambil memeluk tubuh anak muda ini dengan mata berkaca-kaca.Setelah Satria telpon ambulans, tak lama kemudian paman Jarwo di angkut ke Samarinda dan di tempatkan di sebuah ruangan VIP. Melihat bibi Dewi begitu telaten menjaga paman Sujarwo, Satria tak tega mengganggu si bibi denok ini, apalagi bibi Dewi juga bilang setelah keluar dari rumah sakit, mereka akan menikah lagi, alias rujuk."Aku ingin jadi istri yang baik Sat," bisik

  • Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik   Bab 134: Hampir Melanggar Pantangan

    “Kasih yang enak…makanan?” tanya Satria pura-pura o’on, hingga bibi Dewi yang lagi bahagia senyum lebar.“Hmm…coba tebak,” sahut bibi Dewi sambil lumat bibir Satria dan berbisik mesra.“Aihhh…kalau di kasih kue pakis lebat dan bisa nyedot, siapa yang nolak bi, eh tunggu dulu, di sini aman nggak?” bisik Satria, yang tak ingin bikin heboh di desa kecil ini, apalagi mobil mehongnya parkir di depan rumah bidakan ini.“Makanya jangan di sini, kita ke penginapan di Tenggarong ajah sekalian, di sana banyak tempat yang aman dan enak, sekaligus kamu bisa jenguk pamanmu juga kita jemput Soraya nantinya,” cetus bibi Dewi dan kini bangkit dari paha Satria.Lalu berganti pakaian dan kini keduanya sudah berada dalam mobil Satria lagi, untu cuss menuju ke Kota Tenggarong, Kalimantan Timur.Bibi Dewi juga telpon pelayannya di warung itu, untuk pulang saja dan berhenti jualan mulai besok, Satria senyum kecil sambil mengangguk, setuju dengan ucapan bibi Dewi, sebab banyak godaannya di warung tersebut,

  • Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik   Bab 133: Bantu Bibi Dewi

    Dengan mobilnya, Satria pagi jelang siang menuju ke kecamatan sebelah yang jaraknya lumayan jauh, hampir 15 kiloan, tujuannya ingin cari warung kopi Bibi Dewi.“Hmm…agaknya itu warungnya, masih sepi…?” batin Satria dan menuju ke sebuah warung sederhana yang ada di pinggir jalan.Satria pun parkir di seberang jalan, lalu nyeberang jalan kaki menuju ke warung yang terletak di pinggir Sungai Mahakam ini.Karena tertutup tenda, Bibi Dewi yang sedang menunggu pelanggannya di bantu salah satu pelayannya tak tahu, hari ini akan kedatangan tamu istimewa, mantan mantu sekaligus mantan ayank beb-nya.“Bikinkan kopi, tapi gulanya dikit saja, kalau ada gula aren saja!” kata Satria sambil menatap wanita yang masih terlihat manis ini.“Baik mas…ih k-kamu…Satria?” Bibi Dewi tentu saja kaget bukan main, tamunya adalah pemuda gagah ini.Dengan agak kikuk dia buatkan kopi buat Satria, tidak meminta pelayannya yang sedang masakin gorengan, dan Satria minta 5 gorengan panas dan di masukan ke piring dan da

  • Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik   Bab 132: Bercinta di Lihat Elsa

    Namun Satria dan Mery harus menahan hasratsnya sejenak, Elsa belum ngantuk dan dia juga lagi kesenangan banyak mainan saat ini.Setelah hamir jam setengah 10 malam, barulah si bocil ini mulai ngantuk dan Elsa bahkan minta kelonin ibunya saat mau bobo.Tak kekurangan akal, Satria yang sudah ngebet berat lalu ikut rebahan di sisi Mery dan untungnya Elsa tidak tidak protes.“Papa di sini yaa boboknya, boleh yaa sayang,” canda Satria, sambil mepetkan pahanya tepat di bokong bohay Mery.“Iya pah, Elsa mo bobo dulu yaa…ngantuk,” kata si bocil ini dan pipinya di cium Satria, tapi setelahnya malah bibir Mery di lumatnya."Nakal...udah nggak sabaran yaa," bisik Mery terkekeh.Mery tepuk-tepuk pantat Elsa sengaja tak pakai celdam, dia paham saat Satria sudah mulai gesek-gesek pelatuk gedenya dalam posisi miring dan sempat-sempatnya kembali saling kecup, karena Elsa yang berbalik ke kanan mulai pejamkan mata.Lampu sudah di ganti yang temaram, Mery makin mendesah, saat Satria pelan-pelan angkat p

  • Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik   Bab 131: Nggak Puas…Nginap Dahhh

    “Argghhh…sesaaaak shayyy?” ceracau Mery sambil turun naikan pantat aduhainya, awalnya pelan-pelan, tapi lama-lama mulai nge-gas.“Tapi enakkannn…?” cetus Satria sambil lumat buah pepaya gede Mery yang antuy-antuy seakan minta di sedot, tapi kali ini nggak ada ASI-nya kayak dulu lagi, tapi tetap asoii.“Bangkeee, ehh bangeeettt….!” Desah Mery sambil sodorkan si buah pepayanya, hingga sesaat Satri gelagapan juga."Aduuuh yanggg…keluarrr!” desah Mery dan lunglai di atas tubuh Satria, si bangor ini ikut merasakan milik Mery kedut-kedut, seolah meremas miliknya.“Gantian yaa,” bisik Satria yang kemudian bangkit dan dan mulai pompa tubuh Mery dalam gendongannya sambil berdiri.Bunyi suaranya sangat aduhaii...kruusaak...krusaaak..kayak orang lagi jalan di lumpur ajaaaah. AhaiiiSehingga Mery kembali terbangkit semanagatnya dan melumat bibir Satria, sementara torpedo Korea Utara dengan gagah perkasa keluar masuk lubang gelap penuh rerumputan miliknya ini.Lagi Mery menegang dan klimaks yang ke

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status