Share

Ingin menikahi

Kalandra melepas pagutan bibir mereka, kemudian memandang wajah Naraya yang basah karena air mata. Diusapnya wajah gadis itu dengan lembut, tatapannya terlihat kesal tapi juga menyesal karena sudah membuat Naraya menangis.

“Kamu tidak bohong?” tanya Kalandra memastikan.

Naraya menggelengkan kepala dengan tatapan sendu dan wajah yang masih dialiri buliran kristal bening.

“Kamu tahu jika aku sangat mencintaimu, Ra. Kamu tahu bagaimana perasaanku saat mengetahuimu bersama Kenan? Rasanya seperti kamu tidak benar-benar serius denganku,” ujar Kalandra lagi.

Naraya berpikir jika Kalandra melihat dirinya diantar Kenan, tidak terbesit dalam pikirannya jika ada yang memprovokasi pemuda itu.

“Maaf, Al. Sumpah demi apa pun, aku bertemu dengan Kenan karena tidak sengaja.” Naraya berusaha menjelaskan agar Kalandra tidak curiga lagi.

Kalandra menyadari jika cintanya ke Naraya membuatnya selalu berpikiran negatif karena takut kehilangan. Namun, semua itu semata-mata karena Kalandra tidak ingin Naraya
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (1)
goodnovel comment avatar
vieta_novie
sudah lah kenan...dgn melihat sikap naraya setelah mendengar ungkapan isi hati mu,mesti nya kamu bisa mengerti klo naraya ga punya rasa yg sama dgn mu ..naraya udh bersama al..mending kenan ma amanda aja...gimana??
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status