Share

Chapter 9 Larangan

Wanita yang memakai dress selutut warna biru laut itu berjalan-jalan santai. Menikmati udara pagi yang segar usai sarapan. Langit biru nan cerah menambah semangatnya pagi itu. Sebisa mungkin, ia akan menikmati waktu sementaranya di mansion klasik ini.

“Tamannya tampak ... dingin.”

Komentar dari Kate itu didengar oleh Mary yang berjalan di sampingnya.

“Saya tidak banyak tahu tentang taman, Nona.”

Kate menghentikan langkah. Menatap cukup lama taman di depannya. Tangannya bersedekap di depan dada sejenak.

“Coba lihat dan rasakan. Menurutmu apa ada yang kurang?”

Menuruti Kate, Mary melakukan hal yang sama. Mengamati taman itu cukup lama dan berpikir.

“Saya rasa ... sepi. Semacam itu.”

“Ya, itulah yang kumaksud. Mary, kau sangat peka.”

Wanita berambut cokelat madu itu tersenyum seolah bangga dengan tanggapan Mary. Ia melanjutkan langkah.

“Sepi dan dingin, kurang berwarna lebih tepatnya. Akan lebih bagus jika banyak bunga di sini. Berbagai macam bunga. Oh, ya, tapi, bukan ur
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status