Beranda / Romansa / Terjerat Cinta Milyader / Tolong Ceraikan Dia

Share

Tolong Ceraikan Dia

Penulis: Suharni
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-03 17:27:33

Dua hari pasca perstiwa itu, aku kembali bekerja seperti biasa. Kali ini aku tidak memberitahu Uti. Menurutku tidak semua hal harus diluapkan. Terkadang lebih baik memendam dari pada harus berkoar sana-sini.

Andai cerita itu dapat memecah luka, tidak masalah. Bagaimana jika cerita itu justru membuat situasi semakin pelik.

"Kopi untukmu." Uti memberiku segelas latte.

"Terimakasih."

"Oh iya, tadi Adit datang lagi."

Jujur, semenjak hari pernikahan, pria itu selalu menyambangi tempatku bekerja. Entah apa tujuannya. Vina, yang konon katanya teman kencan Adit, telah pergi keluar negeri. Mungkin saja mereka sepakat mengakhiri hubungan.

Aku tidak ingin mencari tahu kehidupan orang lain. Kehidupan sendiri pun masih belum jelas. Entah mau dibawa kemana pernikahan ini.

"Apa kau tidak curiga?" tanya Uti kemudian.

"Soal?"

"Tentu saja soal Adit... Pria itu semakin gencar mengejarmu." Andai boleh jujur, aku berpikir sama dengan Uti. Merasa bahwa Adit sedang mengejarku kembali.

Satu yang membuatku be
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terjerat Cinta Milyader    Dekapan Hangat

    "Aku ingin menuntut balas Paman Hartanto." Ucapan itu ibarat jarum menusuk kalbu Yoga. Parasnya yang tampan mendadak suram."Apa maksudmu?" Kening pria itu mengernyit penasaran."Kau tidak akan mengerti." Aku tidak berani menatap mata suamiku. Nalusirku seolah menahan agar tidak memberitahunya."Kalau begitu beritahu aku agar aku mengerti. Jika ceritanya panjang, maka buat lebih singkat, padat, dan jelas. Kau bukan anak kecil yang tak pandai menyusun paragraf." Siapa sangka bila Yoga justru mengatakan banyak hal.Sontak aku berpaling, menatap dalam netra suamiku. Di sinilah aku bisa menangkap kesungguhannya. Yoga bisa dipercaya."Paman Hartanto adalah penyebab Ayah meninggal." Suaraku bergetar ketika memoriku tertuju kepada mendiang ayah.Semua peristiwa menyakitkan dulu, kembali menari-nari di pelupuk mata. Seolah tengah mengejek."Dia merebut semua yang kami miliki. Aset, rumah, mobil, perhiasan, hingga beberapa lahan hasil kerja keras ayah. Namun, yang tak kalah menyakitkan adalah.

  • Terjerat Cinta Milyader    Mintalah Bantuan Yoga

    "Apa?" Bahkan suaraku nyaris tercekat. Duaniaku seketika runtuh."Ibu dilecehkan?" Aku tak kuasa mendengar semua cerita Uti. Jika hanya berbicara soal harta, aku masih bisa merelakan. Namun, ini menyangkut ibu. Wanita yang telah melahirkanku. Bukankah aku tidak berguna sebagai anak?"Aku tahu kau pasti terkejut begitu mendengar ceritaku. Itulah sebabnya aku sempat mengurung niat untuk memberitahumu, tapi sepertinya kau berhak tahu. Walau bagaimanapun juga dia adalah ibumu.""Uti, apa kau yakin dengan apa yang ditemukan Papimu?" Aku berdiri, memegang kedua lengan Uti. Menatap wanita itu dengan derai air mata.Aku terkulai lemah ketika tahu kehormatan ibu dilecehkan. Apa yang harus aku katakan padanya nanti? Haruskan aku mempertanyakan kejadian memalukan itu?"Yumi, aku tahu kau terkejut mendengar ini. Bukan hanya kamu, aku dan papi juga masih belum percaya. Mengingat hubungan ayahmu dengannya. Pria itu menutup rapat cerita. Bahkan orang di sekitarnya pun tidak tahu apa-apa saja. Namun,

  • Terjerat Cinta Milyader    Fakta Baru

    Aku tidak ingat part mana melakukan kesalahan. Menurutku, mengunjungi ibu bukanlah sebuah dosa. Aku sungguh membutuhkan sandaran setelah melalui beberapa peristiwa menyesakkan dada."Apa maksudmu melanggar kontrak? Aku tidak mengerti.""Jelas saja kau tidak mengerti, karena kau tidak pernah memikirkan perjanjian kita. Kau hanya sibuk menyusun rencana balikan sama mantan!"Aku rasa kali ini Yoga sudah keterlaluan. Bagaimana bisa dia mengatakan hal buruk tentangku. Sedangkan semalam aku sudah mengatakan, bahwa tidak ada hubungan apapun antara aku dan Aditya. Apa bercinta membuatnya hilang ingatan?"Yoga, aku rasa kau sudah melewati batas," ujarku masih menguasai diri."Aku tidak melakukan kesalahan apapun.""Kau--""Jika kau masih menemui ibu di sana tanpa sepengetahuanku, maka aku tidak akan segan-segan membatalkan semua perjanjian kita. Dan orang-orang pasar itu--""Cukup!"Aku sudah tak tahan lagi mendengar semua ocehan Yoga. Dia sudah terlalu jauh melangkah."Yoga, apa aku pernah mel

  • Terjerat Cinta Milyader    Anggap Kesalahan

    Tujuan pernikahan adalah membangun sebuah keluarga sakinah, mawaddah, warohma. Setidaknya itulah salah satu ajaran agama yang kami anut.Tuhan sangat membenci perceraian. Pun mempermainkan pernikahan atas dasar kontrak. Manusia tidak boleh semena-mena memperlakukan sebuah hubungan sebagai simbol simbiosis mutualis.Selayaknya cerita drama korea ataupun china. Kisah kami hampir sama. Menikah secara kontrak, seolah mengenyampingkan perintah agama. Padahal sudah jelas tertera dalam kitab suci kami, bahwa tidak lengkap agama seseorang bila tidak menikah. Dalam hal ini yang berarti usia sudah mencapai baligh.Haruskah aku memperjelas urusan agama ini bersama Yoga? Bagaimana jika pria itu bertanya mengapa aku tidak mempersoalkan sedari awal?Mengapa setelah semua yang terjadi, aku justru berubah pikiran. Bagaimana jika Yoga mengira aku memanfaatkan dirinya. Atau hanya karena kami telah tidur bersama."Aakk--"Aku membekap mulutku setelah berteriak kencang. "Apa yang aku lakukan? Mengapa aku

  • Terjerat Cinta Milyader    Hasrat Otot Perut

    "Bukankah kau lebih suka dipaksa? Baiklah, aku akan memaksamu untuk bicara."Cup!Yoga membekap mulutku dengan kedua bibir tipisnya. Pria itu mencium, hingga membuatku terpaku."Aakk--"Harus ku akui, untuk sesaat aku terperangkap dalam dekapan Yoga. Ciuman itu serasa meniup ubun-ubun.Setelahnya kesadaranku kembali menyapa. Aku menggigit bibir pria itu hingga menyisakan luka.Yoga berdiri menarik diri. Akhirnya dadaku kembali lega. "Mengapa kau menggigitku?""Apa menurutmu aku harus diam saja ketika kau menindihku?" sarkasku tak terima."Kau--"Aku memalingkan wajah. Menggigit bibir bawah, tempat Yoga menciumnya. Sekali lagi deru jantungku kembali berdegup. Apakah aku telah jatuh cinta pada pria brengsek ini?Tidak! Aku tidak boleh jatuh cinta padanya. Aku tidak boleh jadi perebut cinta wanita lain. Masih ada Mawar diantara kami.Wanita itu telah kembali. Mungkin sebentar lagi hubungan mereka berkembang. Sedang aku harus melanjutkan hidup seperti biasa.Untuk sesaat keheningan menyap

  • Terjerat Cinta Milyader    Yoga di Ujung Jalan

    Pukul lima sore aku menyelesaikan semua desai pesanan orang. Meski diterpa masalah, aku tetap profesional memperhatikan pekerjaan.Hari ini aku memutuskan untuk mengunjungi ibu. Lama tak bersua dengannya, membuatku rindu. Di sisi lain, aku ingin merasakan nikmatnya sambal pete buatan wanita yang telah melahirkanku itu.Aku masih belum siap bertemu Yoga. Walau bagaimanapun juga pria itu telah membuatku terluka.Dalam perjalanan menuju rumah ibu, ponselku terus berdering. Aku menepi untuk memastikan siapa yang menghubungiku."Yoga." Adalah suamiku, orang yang membuat perjalananku terhambat.Aku menolak panggilan itu. Namun, ponselku kembali berdering. Lagi-lagi aku tidak bersedia bicara dengannya. Aku berencana ingin menenangkan diri di kediangan ibu."Assalamu'alaikum," ucapku begitu sampai rumah.Pukul setengah delapan malam, akhirnya aku menyambangi kediaman ibu. "Yumi? sedang apa kau kemari, Nak? Apa kau datang sendirian? Mana suamimu?"Bisa dipastikan ibu menanyakan Yoga. Mengingat

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status