Share

7. Hm, sakit

Author: rindiyoon
last update Huling Na-update: 2024-09-04 11:58:16

Seharusnya Alex tidak perlu bertanya seperti itu pada Cassandra. Jelas saja Cassandra marah, tapi Cassandra tidak ingin menunjukkannya.

"Marah? Untuk apa marah." Cassandra mengalihkan pandangannya. "Sebaiknya Om segera pulang dan temui istri Om," sambungnya.

"Kamu tau kalau tadi yang telepon adalah istriku?"

"Ya iya, tadi Om panggil istri, pastinya itu Nyonya Haniya."

"Kenapa harus panggil Nyonya?" Alex sedikit bingung dengan panggilan itu.

"Udah deh, jangan bahas sesuatu yang enggak penting, sebaiknya Om pergi temui istri Om, sepertinya dia sangat membutuhkanmu, Om." Cassandra mendorong tubuh suaminya keluar dari kamar.

Cassandra bukannya mengusir Alex, tapi Cassandra tidak ingin mendapatkan masalah karena Alex datang terlambat menemui Haniya.

"Maafkan aku." Alex meminta maaf.

"Berhenti minta maaf, udah wajar bagi suami yang punya dua istri." Cassandra terdengar menyindir suaminya.

"Hm, oke." Alex mengangguk dan tidak ingin memperpanjang semuanya.

Alex pergi dari Apartemen, tapi sebelum pergi, Alex mengecup kening Cassandra dengan penuh kasih sayang, dan Cassandra hanya bisa terdiam dengan perlakuan Alex yang seperti itu.

"Apakah dia pria romantis?" Cassandra sepertinya mulai terhipnotis dengan kecupan itu, dan suaminya benar-benar pergi dari Apartemen.

Cassandra tidak tahu kenapa Haniya menelepon Alex, padahal Haniya tahu jika Cassandra harus segera melakukan hubungan suami istri supaya segera mengandung anak Alex. Namun, lihatlah Haniya selalu mengganggu, tapi Cassandra tidak ingin mempermasalahkan itu, Cassandra juga masih belum siap jika harus kehilangan keperawanannya. Akan tetapi, lambat-laun Cassandra akan kehilangan itu.

"Malam pertama sakit enggak, sih?" Cassandra bermonolog sendiri.

Cassandra kembali masuk ke kamar dan membaringkan tubuhnya sambil mengotak-atik ponsel. Cassandra ingin sekali menghubungi sahabatnya yang bernama Elina. Namun, Cassandra menahan diri untuk tidak menghubungi sahabatnya, Cassandra tidak ingin menambah beban sahabatnya jika saat ini Cassandra sudah menjadi istri kedua.

**

Pukul 12 malam. Alex datang ke Apartemen dengan keadaan setengah sadar dan mulutnya bau alkohol, Alex juga langsung masuk ke kamar dan menindih tubuh Cassandra yang sedang tidur. Cassandra langsung bangun saat tubuhnya terasa berat, dan Cassandra terkejut saat melihat Alex sudah ada diatas tubuhnya.

"O ... Om." Cassandra membulatkan matanya.

Alex tertawa. "Om? Aku bukan Om, aku suamimu!" Suara Alex benar-benar suara khas orang mabuk, dan mulutnya sangat bau alkohol.

"Iya kamu suamiku, kenapa mulutmu bau alkohol, apa kamu mabuk? Kenapa kamu mabuk?" Cassandra terus saja memberikan banyak pertanyaan pada suaminya yang sudah mabuk.

Alex tidak menjawab pertanyaan Cassandra. Alex segera melepas seluruh pakaiannya membuat Cassandra menutup mata.

"O ... Om, apa yang kamu lakukan." Cassandra masih menutup matanya.

"Kita akan bercinta, Sayang," bisik Alex ditelinga istrinya dengan nada yang sangat sensual.

"Ta ... Tapi, aku enggak mau bercinta saat kamu mabuk." Cassandra menolak ajakan suaminya.

Alex tidak menghiraukan, Alex sudah melepaskan pakaiannya dan kini Alex melepaskan pakaian Cassandra, walaupun Cassandra menolak, tapi tenaga Alex lebih besar dari Cassandra.

"Sa ... Sakit." Cassandra merintih kesakitan saat sesuatu masuk kedalam inti tubuhnya.

Alex tidak mendengarkan rintihan itu, karena Alex setengah sadar akibat alkohol.

"Hm, sakit." Cassandra terus merintih.

Karena Alex masih dibawah pengaruh alkohol, Alex terus memasukkan miliknya pada milik Cassandra dengan sangat kasar dan tidak memperdulikan Cassandra yang terus merintih kesakitan.

Cassandra terus menangis. "Sa ... Sakit." Entah sudah berapa kali Cassandra mengatakan itu, tapi diabaikan oleh suaminya.

Hampir satu jam, akhirnya Alex berhenti setelah cairan itu keluar dan masuk kedalam milik Cassandra. Alex langsung membaringkan tubuhnya disamping Cassandra, Alex memejamkan matanya tanpa mengatakan apapun pada Cassandra.

"Ternyata dia bukan pria romantis, dia pria jahat seperti iblis," ucap Cassandra dengan wajah yang sudah basah akibat menangis.

Cassandra merasa jika miliknya sangat terluka, karena dibawah sana Cassandra merasa perih dan sakit.

Cassandra menatap kesal kearah suaminya yang saat ini tertidur pulas. "Bisa-bisanya langsung tidur," ucapnya dengan menggerutu.

Setelah tiga puluh menit, Cassandra ingin pergi ke kamar mandi karena ingin buang air kecil. Namun, tidak jadi saat miliknya terasa sakit jika melangkah.

"Ternyata malam pertama itu menyakitkan." Walaupun sakit, Cassandra terus bangkit dari baringnya menuju kamar mandi.

Sampai di kamar mandi dan membersihkan inti tubuhnya. "Oh, sakit sekali." Cassandra menyudahinya.

Cassandra keluar dari kamar mandi menuju ruang tengah, Cassandra berniat tidur di sofa karena tidak ingin tidur dengan Alex yang menyebalkan.

"Kirana!" panggil Alex dari kamar.

Baru saja Cassandra ingin memejamkan matanya, tiba-tiba saja mendengar namanya dipanggil oleh Alex.

"KIRANA!" Alex berteriak.

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App

Pinakabagong kabanata

  • Terpaksa Bertahan jadi Istri Kedua   60. Pertemuan Tak Terduga

    Pukul 5 sore, di sebuah kamar VIP yang berada di rumah sakit. Seorang wanita mulai membuka matanya, dan perlahan-lahan ia melirik ke arah sekitar. "Sayang, kamu sudah sadar." Suara Damar sangat khawatir, ia langsung menghampiri ranjang rumah sakit. "Sa ... Sayang." Cassandra ingin bangun, tapi sang suami menahannya. "Jangan bangun." Damar membenarkan posisi istrinya. "Kalau masih pusing kembali istirahat saja." Cassandra terdiam, ia baru menyadari jika dirinya berada di rumah sakit. Entah sejak kapan ia berada di sana, dan ia mulai menatap suaminya. Damar paham dengan tatapan itu, ia mulai menceritakan kenapa sang istri berada di rumah sakit. "Kalau masih sakit kamu harus di rawat di sini," ucapnya. "Aku enggak mau di sini, aku mau pulang." Cassandra memang tidak pernah suka jika dirinya di rawat di rumah sakit. Entah kenapa, ia benar-benar tidak betah. "Sayang, jangan gitu, biarkan cairan itu masuk semuanya ke dalam tubuhmu." Sekilas Damar melirik pada infusan sang istri

  • Terpaksa Bertahan jadi Istri Kedua   59. Rumah Sakit

    Alex segera membawa Calvin ke rumah sakit saat melihat Calvin sudah pingsan dan mengeluarkan darah dari kepalanya, Calvin jatuh dari tangga dan menggelinding ke bawah membuat Alex histeris."Dok, tolong selamatkan anakku!" Wajah Alex sangat pucat, ia khawatir dengan anak semata wayangnya."Akan saya usahakan." Dokter segera masuk ke ruangan operasi.Saat ini Calvin harus segera di operasi setelah sang Dokter memeriksa keadaannya, dan Alex tidak bisa ikut masuk ke ruangan tersebut.'Tuhan, selamatkan anakku,' batin Alex yang benar-benar mengkhawatirkan sang anak. Bagaimana Alex tidak mengkhawatirkan sang anak, anaknya jatuh dari tangga dan mengeluarkam darah.Alex terus mondar-mandir didepan pintu ruang operasi, dan tidak lama kemudian ada seorang wanita yang menghampirinya. Sejenak, Alex melihat wanita itu dan kembali menatap kaca ruang operasi lagi."Sa ... Sayang, maafkan aku." Haniya mencoba mendekati suaminya dan ingin menyentuh sang suami. Namun, suaminya menepis tangan tersebut.

  • Terpaksa Bertahan jadi Istri Kedua   58. Enam Tahun Kemudian

    Enam tahun kemudian...Tidak terasa sudah enam tahun berlalu, dan Cassandra sudah tidak sendiri lagi, ia sudah menikah. Hah? Menikah? Cassandra menikah dengan siapa? Hayo, pasti penasaran ya..."Sayang," panggil Damar pada istrinya yang baru saja membuka matanya.Perlahan-lahan Cassandra membuka matanya. "Selamat pagi suamiku." Seperti biasa ia selalu mengucapkan itu pada suaminya.Jadi...Cassandra dan Damar menikah? Yes, mereka menikah sudah setahun lamanya. Namun, mereka belum juga memiliki anak, karena beberapa bulan lalu Cassandra mengalami keguguran membuatnya sedikit trauma, tapi Damar tidak pernah memaksa harus memiliki anak secepatnya, Damar selalu ingin menikmati momen romantis dengan Cassandra.Wah...Bagaimana ceritanya Cassandra bisa menikah dengan Damar? Hehe, ceritanya panjang, tapi intinya Damar menunjukkan keseriusannya pada Cassandra dan perjuangan Damar mendapatkan Cassandra tidak main-main, itulah mengapa Cassandra menerima ajakan Damar untuk menikahinya."Selamat

  • Terpaksa Bertahan jadi Istri Kedua   57. Menata Kehidupan Baru

    Akhirnya... Cassandra menata kehidupan baru, ia kembali bekerja di restoran milik mantan kekasihnya, Damar. Cassandra juga sudah bertemu dengan sahabatnya, Elina. Namun, Cassandra tidak menceritakan kejadiannya yang menjadi istri kedua dan memiliki seorang putra. Cassandra benar-benar menutup rapat-rapat tentang kejadian itu seolah-olah tidak pernah terjadi dalam hidupnya, ia juga ingin menata hidup barunya, ia masih memiliki masa depan, walaupun terkadang ia masih teringat tentang Alex dan Calvin. Namun, Cassandra memilih untuk menyimpan kenangan itu tersendiri didalam hatinya, ia juga tidak akan pernah melupakan anaknya, anak yang sudah dikandungnya, ia akan selalu mengingat masa kehamilan dan mengandung anaknya. Namun, Cassandra harus menyembunyikan semua itu supaya sang anak tetap aman."Istirahat dulu, jangan terlalu keras," bisik Elina ditelinga sahabatnya, sahabat yang sudah menghilang dan kembali lagi.Cassandra tersenyum. "Biar aku cepet kaya, biar aku punya masa depan yang i

  • Terpaksa Bertahan jadi Istri Kedua   56. Kesedihan Cassandra

    Alex benar-benar pergi membawa Calvin dan meninggalkan Cassandra sendirian di Apartment tersebut, Apartment yang sudah diberikan olehnya pada mantan istri keduanya."Calvin!" Cassandra kembali menangis, ia juga menyandarkan kepalanya pada pintu utama, ia ingin membuka pintu tersebut dan mengejar mantan suaminya. Namun, ia tidak bisa melakukan itu, karena ia akan hanya mengundang keramaian di gedung Apartment tersebut.Cassandra merebahkan tubuhnya dilantai, ia terus menangis tanpa memperdulikan wajahnya yang sudah dibanjiri oleh air matanya karena kepergian anaknya bersama sang mantan, mantan suami yang akan selalu dikenang olehnya sampai kapanpun. Cassandra tahu jika dirinya tidak boleh memikirkan Alex, tapi untuk saat ini ia hanya bisa memikirkan tanpa melihat, dan tanpa menyentuh. Cassandra juga tidak bisa menggendong Calvin, tidak bisa mencium, dan mencium aroma tubuhnya yang sangat wangi."Tuhan, tolong selalu jaga anakku dan..." Cassandra menjeda perkataannya yang sedang berdoa.

  • Terpaksa Bertahan jadi Istri Kedua   55. Perceraian Alex dan Cassandra

    Seminggu kemudian. Akhirnya, Alex dan Cassandra sudah bercerai, semua itu Haniya yang melakukan supaya Cassandra benar-benar pergi dari kehidupan Alex, Haniya tidak ingin Alex memikirkan Cassandra, karena tujuan pernikahan itu adalah untuk mendapatkan keturunan, bukan untuk menumbuhkan rasa cinta. Jadi, Haniya segera mempercepat perceraian itu, karena jika tidak, Alex selalu banyak alasan membuat Haniya semakin kesal."Seperti perjanjian, saya memberikan Apartment ini untukmu." Alex memberikan Apartment ini untuk istri keduanya, hm lebih tepatnya mantan istri kedua karena mereka sudah bercerai.Cassandra menahan air matanya yang hampir menetes, ia tidak ingin terlihat lemah didepan Haniya dan Alex."Te ... Terima kasih." Cassandra mencoba tersenyum.Perceraian Alex dan Cassandra akhirnya sudah terjadi, kini Haniya tidak perlu mengkhawatirkan Alex lagi.'Maafkan aku,' batin Alex yang terus menatap wanita didepannya, wanita yang sudah melahirkan keturunannya.Apartment yang selama ini d

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status