Share

Bab 38

Author: Hibatillah S.
last update publish date: 2024-04-01 19:00:17

"Benar, Tuan Putri. Seperti tradisi kita selama ini dalam menerima anggota baru maka ia baru dikatakan layak bergabung saat berhasil bertahan dari serangan kami," sambung yang lainnya.

"Tidak perlu. Dia bukan anggota baru. Dia suamiku. Perkenalkan. Namanya adalah Sagara Rihanda."

Demi mendengar ucapan Bella seluruh anggota mafia Hell Devil langsung membungkuk hormat pada Gara.

Gara menjadi bingung karena mendadak begitu dihormati oleh orang-orang yang sebagian besar terlihat seram ini.

"Maafkan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 116

    Edo melepaskan pelukannya."Bi, aku tidak percaya ini."Sabia meraih wajah Edo."Aku tahu ini berat. Tapi kau tahu tindakanku telah menyebabkan sahabat paling berhargamu meninggal. Kau kehilangan dia bukan? Bahkan kau masih menangis saat mengenangnya.""Bi, jangan gegabah. Aku mencintaimu. Aku tidak ingin berpisah denganmu. Apa yang kamu pikirkan Bi? Kau ingin aku membesarkan anak kita sendirian. Sementara kamu? Apa yang ingin kamu lakukan?"Edo tak bisa menahan air matanya membayangkan apa yang akan terjadi."Aku mencintaimu Bi. Sungguh sangat mencintaimu jauh sebelum kamu berpacaran dengan Gara. Jauh sebelum Revan menyukaimu. Aku lah orang yang selama ini lebih dulu mencintaimu. Tapi aku selalu memendam perasaanku demi sahabat-sahabatku. Sekarang saat kamu sudah menjadi milikku kenapa kamu dengan teganya ingin meninggalkan aku? Padahal sedetikpun aku tidak ingin berpisah denganmu."Edo kembali merengkuh tubuh Sabia. Ia memeluk tubuh istrinya dengan sangat erat seakan tak mau berpisa

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 115

    Sabia duduk bersama Bella di ruang tengah rumah keluarga Hyuugo yang lain. Ya, orang yang datang menyelamatkan Sabia adalah Bella."Terimakasih sudah menyelamatkanku dari orang-orang seram tadi Bel," ucap Sabia tulus. Ia tak menyangka perempuan yang pernah dimusuhinya mati-matian kini datang sebagai penyelamatnya. Kalau dipikir-pikir kadang Sabia malu juga. Kejahatannya justru dibalas kebaikan oleh Bella.Bella tersenyum penuh arti. Umpan sudah mengenai target. Selanjutnya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menarik target itu."Jangan berterima kasih," kata Bella."Jika bukan berterima kasih apa yang harus aku lakukan untukmu? Kau benar-benar datang di waktu yang tepat. Jujur, saat aku mengandung, aku menjadi jauh lebih takut. Ada nyawa yang harus kulindungi selain nyawaku sendiri.""Aku mengerti perasaanmu," jawab Bella."Semua mama pasti ingin melindungi anaknya. Beruntung sekali mereka yang hidup bersama mamanya. Tidak seperti aku yang tidak pernah merasakan kasih sayang dari

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 114

    Bella dan Leo duduk di sebuah cafe. Keduanya saling berhadapan satu sama lain."Aku sudah menyelidiki kasus kematian mamanya Nona. Dan asal Nona tahu kasus ini benar-benar membingungkan. Tak heran kasusnya di tutup begitu saja," ucap Leo mengawali pembicaraan."Maksudnya membingungkan bagaimana Leo?" Tanya Bella."Yah, dalam kejadian itu hanya ada satu saksi saja. Tapi setelah aku telusuri ternyata saksi itu meninggal bunuh diri dengan meminum racun. Jadi kasus ini kemudian benar-benar buntu. Era itu belum ada rekaman CCTV jadi polisi juga tidak bisa menemukan bukti bahwa kejadian itu adalah pembunuhan. Mau tak mau kasus itu disimpulkan sebagai kecelakaan."Bella mengaduk-aduk minumannya dengan sedotan."Bukankah terlalu aneh ya Leo jika saksi itu tiba-tiba minum racun. Kau sudah menemui keluarganya? Menanyakan apa saksi itu sebelumnya mengalami depresiasi atau masalah serius yang menyebabkan dia bunuh diri?" Tanya Bella."Sudah. Memang orang itu ada konflik rumah tangga dengan istrin

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 113

    Bella dengan berat hari mengantarkan Gara ke bandara. Hari ini adalah hari dimana perpisahan itu akhirnya benar-benar terjadi. Dua hati yang terpaut oleh cinta itu akhirnya akan menemui ujian baru, yaitu jarak."Ra, jaga diri baik-baik ya. Kabari aku disela-sela kesibukanmu. Aku harap aku tetap menjadi prioritasmu meskipun aku tidak bisa berada di dekatmu setiap saat seperti biasanya."Gara mengerti akan kegundahan di hati Bella. Jadi ia menarik gadis itu. Memeluknya dengan erat agar Bella merasa tenang."Tidak akan ada yang berubah diantara kita sayang. Jangan khawatir. Karena kita selamanya akan menjadi suami istri yang saling mencintai.""Aku menyayangimu Ra." Bella membalas pelukan Gara."Aku lebih menyayangimu."Gara lebih mengeratkan pelukannya. Beberapa saat lamanya mereka saling berpelukan erat. Saat dua hati sedang cinta-cintanya memang terasa begitu berat saat akan berpisah seperti ini.Bella menguarai pelukannya."Berangkatlah Ra. Kejar cita-citamu. Aku menantikan kepulang

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 112

    Dua pekan setelah kejadian pertempuran dengan para mafia itupun hari kelulusan di SMA swasta diumumkan. Hari itu Gara, Edo, dan Sabia resmi lulus bersama-sama."Gila! Akhirnya kita lulus juga ya Ra. Padahal kayak baru kemarin aja daftar di sekolah ini," ucap Edo bahagia."Itu perasaanmu aja kali Do," jawab Gara.Meskipun begitu ia juga merasa senang karena berhasil lulus dengan nilai terbaik."Waahhh... Kak Gara, Kak Edo, Kak Sabia tiba-tiba udah lulus aja. Selamat ya Kak," ucap Vano."Iya Kak. Selamat ya. Selamat berpisah setelah ini," imbuh Vanilla."Iya, titip Bella ya kalau aku udah nggak di sekolah ini.""Beres," sabut Vano sambil mengacungkan jempolnya."Selamat lulus untuk semuanya." Bella jadi orang yang paling akhir tiba. Ia membawa tiga buket besar di pelukannya sampai tampak kesusahan sekali saat dibawa."Loh, loh, repot-repot aja sih Bel," kata Edo. Ia langsung mengambil alih dua buket itu sebelum Bella menyerahkan. Memang dimanapun tingkah Edo benar-benar tidak masuk akal

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 111

    "Tiidddakkkk!!! Kembalikan kakiku menjadi normal seperti sempurna. Aku nggak mau jadi cacat seumur hidup!!!"Grep!Sonya menarik kerah dokter yang menanganinya."Buat kakiku normal lagi. Berapapun biayanya aku pasti akan bayar!"Dokter itu terlihat ketakutan."Tapi... ""Tapi apa? Kau dibayar untuk menyembuhkanku kan? Apa lagi yang kau tunggu. Sembuhkan kakiku atau aku akan menghabisimu dan seluruh keluargamu!" Ancam Sonya berang."Tapi ini sudah tidak bisa dipulihkan Nona. Cedera akibat peluru itu begitu fatal. Tulang kering Nona telah hancur dan itu akan menyebabkan Nona cacat seumur hidup," terang dokter itu."Aaarrgggghhh!!! Bukan itu yang ingin aku dengar!!!"Sonya mendorong tubuh dokter itu.Bbrakakk!!!Prraannngggg!!!Dokter itu jatuh menimpa alat-alat medis."Dokter tidak berguna. Untuk apa kau menerima uang dari keluarga Rudolf jika kinerjamu buruk sekali!""Nona, ini sudah di luar kemampuan manusia untuk menyembuhkan Nona. Terlalu mustahil untuk membuat cedera Nona pulih sep

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 103

    "Udah?" Tanya Gara begitu Bella kembali ke ruang Kepsek."Udah," jawab Bella singkat."Terus, Bu Anjar mana?""Masih di belakang."Setelah percakapan itu suasana di dalam ruang Pak Kepsek menjadi hening. Mereka menunggu Bu Anjar membawa bukti yang mungkin bisa meringankan beban sanksi Bella dan Gara.Akh

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 102

    SMA swasta pagi ini benar-benar gempar dengan berita pengakuan Gara di acara dance kompetition bahwa laki-laki yang memiliki banyak penggemar itu telah menikah dengan Bella.Kini Gara dan Bella duduk ruang kepala sekolah berhadapan dengan kepala sekolah beserta empat wakilnya."Jadi, tolong jelaskan b

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 101

    "Kamu keren banget hari ini," puji Edo pada istrinya karena perempuan itu berani mengatakan hal sebenarnya di acara dance competition."Eh???" Sabia mendadak jadi blushing. Nggak biasa-biasanya Edo memuji dirinya."Beneran?" Tanya Sabia malu-malu."Bener." Edo berlutut di depan Sabia yang sedang duduk

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 100

    "CUKUP!!!" Teriakan keras itu membungkam mulut semua orang seketika."Gara?" Tanya Sabia yang sejak tadi diam saja di kursi penonton.Gara naik ke atas panggung. Ia berhenti di depan Bella."Ra..." Air mata Bella sudah tumpah. Trofi dan hadian di tangannya terlepas begitu saja. Saat ini hal yang ingin

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status