首頁 / Mafia / The Billionaire's Little Victim / bab 109 Labirin Digital Arthur

分享

bab 109 Labirin Digital Arthur

作者: Piwie
last update publish date: 2026-06-07 19:35:10

Melihat kedua orang tuanya tertekan di bawah bayang-bayang ancaman Nemesis yang makin agresif, Arthur Junior tidak bisa lagi tinggal diam.

Di usianya yang masih sangat muda, bocah itu memiliki ketajaman berpikir dan keahlian digital yang jauh melampaui anak-anak sebayanya. Selama ini, ia selalu berhasil menyembunyikan kecerdasan luar biasanya di balik sikap polos khas anak kecil demi menjaga kedamaian keluarga mereka.

Namun, ketika melihat ibunya kehilangan reputasi akibat
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • The Billionaire's Little Victim   bab 172 Legasi Yang Sesungguhnya (End)

    Sepuluh tahun telah berlalu sejak malam konfrontasi besar di Jenewa dan kepulangan keluarga Sebastian ke tepi pantai berpasir putih Indonesia. Waktu berjalan dengan sangat damai, membawa banyak perubahan pada setiap sudut kehidupan mereka, namun esensi kehangatan dan cinta di dalam rumah sederhana itu tetap bertahan dengan sangat kokoh, tak tergoyahkan oleh zaman yang terus bergerak maju.Arthur Junior kini telah tumbuh menjadi seorang pemuda berusia delapan belas tahun dengan tubuh yang tegap dan tinggi, mewarisi struktur rahang yang tegas dari ayahnya, Edward, namun memiliki binar mata bulat yang penuh dengan kearifan dan kelembutan yang mengalir murni dari ibunya, Estela.Arthur tidak menjadi seorang peretas gelap yang bersembunyi di balik layar komputer untuk mengacaukan sistem dunia. Sebaliknya, melalui fondasi didikan yang penuh kasih sayang dari kedua orang tuanya, ia kini dikenal secara global sebagai pemimpin peradaban digital baru, seorang arsitek sistem terdesentralisasi u

  • The Billionaire's Little Victim   bab 171 Kepulangan Kembali

    Setelah seluruh proses birokrasi pembubaran korporasi dan peluncuran yayasan Sebastian Global Open Source selesai dilakukan di Jakarta, keluarga besar Sebastian akhirnya mengambil sebuah keputusan yang telah lama mereka impikan. Mereka memilih untuk meninggalkan seluruh hiruk-pikuk kehidupan kota metropolitan dan kemewahan kastil-kastil tua di Eropa untuk pulang kembali ke akar kehidupan yang sesungguhnya di bumi Indonesia.Tempat tinggal baru mereka bukanlah sebuah mansion megah dengan pengamanan berlapis besi dan sensor komputer otomatis seperti yang dulu ada di Jakarta Pusat. Estela telah merancang sendiri sebuah rumah keluarga yang sangat sederhana namun dipenuhi oleh keindahan arsitektur alami, terletak tepat di tepi sebuah pantai berpasir putih yang asri di daerah pinggiran pulau Bali.Rumah itu sebagian besar terbuat dari material kayu lokal yang hangat dan struktur bambu yang dikombinasikan dengan kaca-kaca besar yang bisa digeser sepenuhnya, memungkinkan embusan angin laut

  • The Billionaire's Little Victim   bab 170 Penebusan Nama Sebastian

    Satu bulan setelah konfrontasi besar di Jenewa, dunia mengalami fase perubahan yang sangat masif. Dewan The Origin telah sepenuhnya dibubarkan, para anggotanya kini menghadapi proses hukum internasional yang sangat ketat atas kejahatan kemanusiaan dan manipulasi finansial yang mereka lakukan selama puluhan tahun. Namun bagi Edward Sebastian, tantangan terbesar berikutnya bukanlah tentang bagaimana cara menghukum para musuh masa lalunya, melainkan tentang bagaimana cara membersihkan nama besar keluarga Sebastian yang selama tiga generasi ini selalu diidentikkan dengan kekejaman, intrik gelap, dan keserakahan kekuasaan.Sore itu, di dalam aula utama gedung pusat Sebastian Group di Jakarta, yang kini telah kembali beroperasi normal setelah seluruh pemblokiran rekening dicabut oleh otoritas dunia, Edward berdiri di depan ratusan jurnalis dari berbagai belahan bumi yang menghadiri konferensi pers resmi.Di sampingnya, Estela duduk dengan senyuman hangatnya yang khas, sementara Kakek Herma

  • The Billionaire's Little Victim   bab 169 Runtuhnya Takhta Kaca

    Siaran langsung berskala global yang dipicu oleh Arthur Junior dari dalam ruang sidang dewan di Jenewa seketika menciptakan gelombang kejutan terbesar dalam sejarah modern manusia. Di luar gedung pencakar langit kaca tempat mereka berada, suara klakson kendaraan di jalanan kota Jenewa mulai terdengar bersahut-sahutan. Jutaan orang di seluruh penjuru dunia duduk terpaku di depan layar gawai dan televisi mereka, menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana rahasia paling gelap yang mengatur jalannya sejarah dunia selama seratus tahun terakhir terbongkar tanpa ada satu pun yang bisa ditutup-tutupi lagi.Di dalam ruangan sidang marmer, kepanikan yang luar biasa melanda dua belas pria tua anggota dewan The Origin. Wajah-wajah mereka yang tadinya tampak begitu berkuasa dan penuh keangkuhan kini berubah menjadi pucat pasi, dipenuhi oleh ketakutan yang teramat sangat."Ini tidak mungkin... putuskan aliran listrik gedung ini! Panggil pasukan keamanan sekarang juga!" teriak ketua dewan de

  • The Billionaire's Little Victim   bab 168 Konfrontasi Terakhir Di Jenewa

    Kota Jenewa, Swiss, malam itu diselimuti oleh kabut tebal dan rintik hujan yang sangat dingin. Di sebuah gedung pencakar langit berstruktur kaca tebal yang berdiri megah di tepi danau, dua belas pria tua yang mengenakan setelan jas formal hitam duduk melingkar di sebuah meja marmer raksasa. Mereka adalah para tetua dewan The Origin, penguasa tirai gelap dunia yang selama satu abad terakhir merasa diri mereka sebagai tuhan yang mengatur nasib umat manusia.Di layar monitor besar di tengah ruangan mereka, grafik pergerakan ekonomi keluarga Sebastian masih menampilkan warna abu-abu, tanda bahwa sistem mereka tidak mampu lagi membaca atau mengunci aliran aset milik Edward."Bagaimana bisa seorang anak muda dari Jakarta dan seorang wanita arsitek merusak sistem yang telah kita bangun selama seratus tahun?" ucap salah satu tetua dengan suara serak yang dipenuhi kemarahan yang tertahan. "Kita sudah mencabut lisensinya, kita sudah membekukan seluruh uangnya, tapi mereka justru membangun sis

  • The Billionaire's Little Victim   bab 167 Strategi Sang Kaisar dan Sang Arsitek

    Di tengah blokade ekonomi total yang diterapkan oleh dewan The Origin, kastil tua di Swiss itu berubah menjadi sebuah markas operasi raksasa yang sangat sibuk namun teratur. Tidak ada lagi ratapan atas hilangnya kontrak bisnis bernilai miliaran dolar atau pembekuan rekening bank. Keluarga Sebastian kini bergerak dalam satu garis komando yang sangat solid, menggabungkan strategi kepemimpinan Edward dan kecerdasan arsitektur struktural milik Estela.Melalui jalur komunikasi radio gelombang pendek yang berhasil dibuka oleh Arthur Junior, satu per satu sekutu lama mereka dari seluruh belahan dunia mulai terhubung. Silas dari Jakarta adalah orang pertama yang memberikan laporan dengan suara yang mantap dari balik pengeras suara komputer."Tuan Edward, seluruh jaringan pelabuhan mandiri dan pergudangan logistik kita di Asia Tenggara tetap beroperasi penuh secara internal," lapor Silas. "Kami telah memindahkan seluruh cadangan komoditas fisik kita, mulai dari emas batangan, bahan pangan,

  • The Billionaire's Little Victim   bab 11 Pencarian Bukti 2

    "Victoria sudah mulai bergerak. Orang-orangnya pasti sedang mencari celah dari apa yang kukatakan di pesta tadi. Jika dia menemukan dokumen itu lebih dulu, dia akan membakarnya, dan ayahmu akan membusuk di penjara selamanya."ucap Edward tegas ​Mendengar itu, jantung Estela berdegup semakin kencang

  • The Billionaire's Little Victim   bab 10 Pencarian Bukti

    Estela merasakan tangannya dingin membeku. Ia melirik Edward. Pria itu masih berdiri mematung di sampingnya. Rahangnya mengeras, namun ia tidak mengucapkan sepatah kata pun. Apakah Edward merasa tertipu? Apakah dia malu memiliki tunangan yang ayahnya adalah seorang narapidana?​"Edward," bisik Este

  • The Billionaire's Little Victim   bab 5 Kembalinya Sang Ratu yang Terbuang

    Malam itu, setelah pesta berakhir dan keheningan kembali menguasai mansion, Estela langsung mengurung diri di kamar. Ia berdiri di balkon, membiarkan angin malam menerpa wajahnya sementara pikirannya masih berkutat pada percakapan yang tak sengaja ia dengar tadi.​"Kau seharusnya sudah tidur, Estel

  • The Billionaire's Little Victim   bab 4 Perjamuan di Atas Bara

    Matahari telah tenggelam sepenuhnya, menyisakan kegelapan yang pekat di luar jendela besar kamar Estela. Namun, di dalam mansion Sebastian, cahaya lampu gantung kristal justru berpendar semakin terang, menciptakan bayangan-bayangan panjang yang tampak seperti monster yang mengintai di setiap sudut.

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status