MasukIvanka Biandra Kaveri tidak pernah membayangkan hidupnya akan ditukar dengan sebuah kontrak. Dalam satu malam, ia dipindahkan ke penthouse tertinggi di Obsidian Central, sebuah benteng kaca antipeluru yang lebih menyerupai sangkar emas daripada tempat tinggal. Di sanalah ia harus hidup di bawah kendali Byakta Dinadiyaksa Bagaspati. Pengusaha muda paling berpengaruh di kota. Penguasa sistem yang tak pernah tersentuh hukum. Pria yang dunia gelapnya jauh lebih dalam dari yang terlihat. Tapi semakin Ivanka mencoba melawan, semakin ia menyadari satu hal mengerikan, bahwa Byakta tidak mengikatnya dengan ancaman. Ia mengikatnya dengan perlindungan. Ketika sindikat Arkanza mulai bergerak, ketika masa lalu eksperimen manusia mulai terungkap, ketika pengkhianatan muncul dari orang terdekat, dan ketika rahasia lama keluarga mereka terkuak, Ivanka menemukan kenyataan bahwa kontrak ini bukan sekadar kesepakatan bisnis. Ia adalah bagian dari hutang lama. Bagian dari perang yang sudah dimulai sebelum ia lahir. Disaat dia brusaha menjauh, dia justru kembali mendapat kenyataan kalau semua penderitaan Byakta berpusat dari keluarganya.
Lihat lebih banyakKaveri menatap Byakta beberapa detik. Tatapan itu bukan sekadar dokter pada pasien—melainkan seorang ayah yang sedang menimbang seberapa banyak kebenaran yang harus dia sampaikan.“Kita butuh ruang operasi utama. Sekarang,” ujarnya tegas. “Dan donor darah yang kompatibel. Kehilangan darahnya terlalu banyak.”Ivanka langsung menegang. Dia menatap sang ayah lebih dalam. “Golongan darahnya apa?”“O negatif,” jawab Kaveri cepat. “Dan stok kita menipis. Apa kita bawa dia ke rumah sakit—”“Tidak mungkin!” potong Byakta. “Ini terlalu beresiko. Lagi pula, peralatan di ruang operasi kita juga sudah lengkap.”Byakta langsung berdiri lebih tegak, meski tubuhnya masih belum sepenuhnya pulih. “Ambil punyaku. Darahku sama dengan Rival.”Kaveri langsung menggeleng tegas. “Tidak bisa. Kondisimu tidak stabil. Tekanan darahmu turun, dan—”“Aku bilang ambil,” potong Byakta dingin. “Jangan pernah membantah di situasi seperti ini.”Nada itu membuat beberapa orang di lorong langsung diam. Namun Kaveri tida
“Kamu ingat Rendra?” tanya Byakta. Ivanka tidak menjawab. Namun tatapannya sudah cukup menjadi sebuah jawaban. “Dia bahkan mencari jawaban itu. Dia terus mencari obat penawar dari mereka. Tapi apa yang dia dapatkan? Dia hanya diperbudak untuk bisa mendekatiku. Mengambil semua sistem yang ada di kepalaku. Dan mati sia-sia.” Byakta melangkah mendekat. Dia memiringkan wajahnya dengan mata yang masih tetap tajam. “Kalau kamu tidak percaya, kenapa kamu tidak tanyakan saja pada Kaveri,” ujar Byakta. “Kamu bahkan tidak mempercayai ayahmu sendiri. Dan lebih percaya pada orang baru?” “Dan kalau tidak dilepas?” tanya Ivanka. Byakta menghela napas panjang. Dia lupa kalau wanita di depannya memang selalu saja penasaran. “Aku mati,” tukasnya. “Aku akan mati, Ivanka. Itu lebih baik daripada hidup menjadi orang bodoh dan cacat mental.” Jawabannya sederhana. Terlalu sederhana untuk sesuatu yang seharusnya rumit. Ivanka menunduk. Tangannya mengepal tanpa sadar. “Jadi kamu memilih
“Sedang apa?” Ivanka tahu itu suara milik siapa. Namun dia enggan untuk menoleh. Byakta kini sudah berdiri di sampingnya. Menatap lurus ruang medis tempat Rival sedang ditangani. “Masih merasa bersalah?” tanya Byakta dingin. “Rasanya percuma kalau harus merasa bersalah sekarang.” “Aku sudah bilang, kamu tidak tahu medan apa yang kamu injak, dan siapa yang kamu hadapi,” lanjutnya. “Tapi lihat… kamu tetap egois dan merasa paling benar. Dengan alasan ingin menolongku?” Byakta terkekeh hambar. Dia menggelengkan kepala tak percaya. “Aku bingung, sampai kapan kamu akan terus egois seperti ini?” Ivanka menarik napas panjang. Dia tidak mau membantah. Karena semua yang dikatakan Byakta memang benar. Kalau saja dia Rival tidak datang dan mengorbankan dirinya, mungkin yang akan hancur adalah mereka berdua. Yang akan terparing atau bahkan mati, adalah mereka berdua. Dia memejamkan mata cukup lama. “Kalau memang aku egois, kamu apa?” tanya Ivanka membuat Byakta mengernyit samar.
“Jadi benar,” gumamnya pelan. Ivanka langsung menegang. “A-apa maksud—” “Kamu di sini karena anakku. Kamu di sini karena kamu mencintai Byakta? Kamu berbuat sejauh ini karena kamu mencintai Byakta?” Kalimat itu jatuh seperti vonis. Ivanka tidak bisa menyangkal. Tidak bisa juga mengiyakan. Karena bahkan dia sendiri belum sepenuhnya memahami perasaannya. Bagaspati menarik napas panjang. Lalu menghembuskannya pelan. “Masalahnya,” lanjutnya, “anakku bukan orang yang bisa kamu selamatkan. Dan anakku sulit untuk kamu gapai. Kamu tidak akan sanggup.” Ivanka menatapnya lebih lama. Dia tahu kalau kasta mereka mungkin berbeda. Dan mungkin itu maksud dari ucapan Bagaspati. Entah kenapa, dia tidak peduli. “Aku tidak mencoba menyelamatkan dia,” balasnya cepat. “Aku—” “Jangan boho
Sudah dipaksakan, tapi tetap rasa kantuk itu tidak datang. Ivanka tidak tidur lagi malam ini. Setiap kali ia mencoba menutup mata, ia merasa ada sesuatu yang memandanginya. Ivanka menatap lensa itu sinis. Dia mengacungkan jari tengahnya, lalu menutupi semua tubuhnya dengan selimut tebal. “Sialan.
Setelah melakukan bergabai macam penolakan, akhirnya Ivanka tetap luluh karena rasa takutnya. Kini dia sudah berada di dalam lift privat bersama dengan Byakta. Ivanka berdiri di sudut kabin dengan koper kecil di samping kakinya. Ia bahkan tidak sempat mengemas banyak barang. Semuanya terjadi terl
Beberapa jam kemudian, Ivanka pulang lebih awal. Dia tidak peduli dengan Byakta yang mungkin saja akan memarahinya. Dia hanya butuh waktu untuk berpikir dan berusaha keluar dari ketegangan sisa semalam. Rumah kecil itu, kini terasa lebih sunyi dari biasanya. Ia baru saja membuka pintu ketika me
Byakta melonggarkan dasinya, membuka jas hitamnya, dan menyisakan kemeja putih tipis yang mampu memperlihatkan roti sobek di dalamnya. Mustahil Ivanka tidak terpana melihat pemandangan itu. Dia bahkan suda mati-matian menelan ludahnya yang terus saja keluar. Ivanka sampai membuang muka. Dia tida






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan