LOGIN(CERITA MENGANDUNG KEKERASAN DAN ADEGAN RANJANG 21+. HARAP BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN.) Demi bertahan hidup, aku terpaksa menghabisi Nikolai Petrov, bos mafia yang menculikku, hanya untuk melihatnya bangkit dari kematian sebagai kakak tiriku. Ia hadir menyusup ke dalam keluargaku dengan dendam membara, berjanji untuk menyiksaku perlahan sebagai balasan atas darah yang kutumpahkan. Namun di balik ancaman mautnya, batas antara keinginan untuk menghancurkanku dan hasrat untuk memilikiku mulai terkikis menjadi obsesi yang berbahaya. "Serahkanlah dirimu padaku, Elianore. Aku ingin kau menjadi milikku seutuhnya." "Tidak mungkin. Kau adalah Kakak tiriku. Orang tua kita tidak akan menyetujuinya." "Aku akan menyingkirkan siapapun yang menghalangi cinta kita. Kau hanya boleh menjadi milikku selamanya." Mampukah obsesi gelap Nikolai meruntuhkan norma dan meluluhkan hatiku, ataukah aku akan selamanya terpenjara dalam belenggu cinta sang mafia yang mematikan?
View MoreTiga tahun berlalu begitu saja, membawa pergi seluruh sisa badai kelam yang pernah memporak-porandakan hidup kami. Kebahagiaan baru yang hakiki akhirnya tumbuh di rumah ini. Aku berhasil melahirkan dua putra kembar yang menggemaskan, yang saat ini tumbuh sehat dan sudah berusia dua tahun lebih. Wajah mereka berdua merupakan perpaduan yang sempurna antara aku dan Nikolai; mewarisi garis wajah yang tampan, tegas, namun juga memiliki binar yang manis."Kau hari ini pulang malam?" tanyaku lembut sembari membantu Nikolai memasangkan dasi sutranya pagi ini.Sejak setahun yang lalu, Nikolai memutuskan untuk mengambil langkah besar dengan pensiun cepat dari kepolisian. Keputusan itu diambil tepatnya setelah eksekusi mati pada Gideon dilaksanakan secara resmi oleh hukum.Dendam masa lalunya telah usai seutuhnya. Kini, pria itu fokus memimpin geng Dragon dengan cara yang baru. Ia mengembangkan gurita perusahaan legal mereka melalui sistem bisnis yang bersih, transparan, dan tanpa merugikan sal
"Nikol... aku ingin pulang ke rumah Ayah," bisikku lirih, menyandarkan kepalaku yang terasa berat di bahu bidangnya.Nikolai perlahan melepas pelukannya, lalu menunduk untuk menatapku dalam dengan sepasang netranya yang kini sarat akan kelembutan. "Kau ingin tinggal bersama ibu?""Emh," anggukku bersama sisa air mata yang masih menggenang di pelupuk mata. "Aku ingin melupakan semuanya dan memulai hidup baru bersama Bibi Sofia... juga anak kita."Mendengar penuturanku, Nikolai tersenyum lebar. Terpancar kelegaan yang teramat besar di raut wajah tampannya yang semula tegang. Tanpa membuang waktu, ia kembali mendekapku erat, merengkuh tubuhku lebih dalam dan posesif dari sebelumnya seolah ingin menyatu dengan jiwaku."Baiklah, Sayang. Aku akan membawamu ke rumah lama setelah menyelesaikan administrasi rumah sakit."Dan setelah selesai mengurus seluruh administrasi kepulangan dari rumah sakit, kami langsung bertolak membelah kota menuju rumah peninggalan Ayah untuk menemui Bibi Sofia.Se
Melihat kedatangan dua tamu tak diundang itu, Nikolai spontan bangkit dari duduknya. Gerakannya yang sigap memperlihatkan naluri protektif yang tinggi. Ia meletakkan apel dan pisau di nakas dengan ketukan pelan, lalu duduk di tepi ranjang sambil merangkul bahuku, mencoba menyalurkan ketenangan ke dalam tubuhku yang sempat menegang. "Elianore... tenangkan dirimu, hm? Nadine... datang ke mari hanya untuk menyampaikan sesuatu." Aku tidak merespons ucapan Nikolai. Mataku masih membeku menatap Nadine yang berdiri kaku di dekat pintu sambil menatapku penuh dengan rasa bersalah yang amat dalam. Dan akhirnya, dalam keheningan yang canggung itu, aku tidak lagi melihat kenaifan atau kilat kelicikan di matanya yang sembap. Wanita itu... benar-benar terlihat rapuh, seperti bukan Nadine yang pernah aku kenal di masa lalu. Menyadari suamiku didera kekhawatiran besar, aku seketika menoleh pada Nikolai dengan senyum leb
Aku spontan tersenyum lebar, rasa tidak percaya dan haru seketika membuncah di dalam rongga dadaku. Aku lalu menoleh pada sang dokter dengan wajah tak percaya. "Aku hamil?""Benar. Sudah tiga bulan. Apa kau tidak menyadarinya?" Sahut sang dokter setelah mengecek selang infusku, memastikan cairan di dalamnya mengalir dengan konstan ke pembuluh darahku.Aku menunduk dalam-dalam, menyembunyikan gurat haru dengan senyum yang tertahan di balik helai rambutku yang terurai. Air mata kebahagiaan nyaris menetes.Aku benar-benar tidak tahu kalau selama ini ada kehidupan baru yang sedang tumbuh di dalam rahimku. Mungkin, ketidaksadaranku itu terjadi karena aku cukup tertekan dan larut dalam kedukaan yang mendalam setelah apa yang terjadi pada Ayah selama dua bulan terakhir.Melihatku yang emosional, jemari Nikolai bergerak lembut, menyusuri sela-sela jemariku. Ia menggenggamnya erat dengan tatapan hang
Nikolai memicingkan sepasang mata elangnya, menatapku lurus dengan pandangan yang diselubungi kecurigaan. Ia bahkan sengaja mengabaikan uluran tanganku dan sama sekali tidak berniat membalas ucapan selamat dari Moritz. Atmosfer di antara kami mendadak berubah menjadi sangat tegang dan memati
Ia tampaknya mendadak lupa pada fakta medis bahwa saat ini organ vitalnya bahkan tidak mampu merespons rangsangan apa pun.Aku kembali tertawa singkat, merasa terhibur dengan ego maskulinnya yang masih menjulang setinggi langit di balik kekurangannya. "Kalau begitu... kau harus bergegas
Aku bergerak cepat, meraih topi hitam yang tergeletak di atas meja kaca dan mengambil selembar masker medis baru dari dalam tas jinjingku. "Eli, apa kau benar-benar yakin akan pergi mendatangi sarang Mawar Hitam itu sendirian?" tanya Bella dengan nada suara yang dipenuhi kecemasan
Ia mengangkat anjingnya tinggi-tinggi di atas kepala sembari tersenyum lebar ke arahku. "Namaku Anggi." "Kau sedang dalam perjalanan liburan?" Anggi menggelengkan kepalanya kecil. "Tidak. Aku mau menyusul kekasihku yang bekerja di Kanada."






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore