The Pure-Hearted Princess and the Kiss of Darkness

The Pure-Hearted Princess and the Kiss of Darkness

last updateLast Updated : 2026-07-04
By:  UItwaaienOngoing
Language: English
goodnovel16goodnovel
Not enough ratings
16Chapters
496views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Three years ago, Vincent's world fell apart when his soulmate, Majori, cruelly rejected him in front of everyone, choosing another man—his best friend, Brian. Heartbroken and confused, Vincent watched as the love of his life walked away, seemingly severing every bond between them. Now, Vincent has risen to power as the formidable Lycan King of the Blue Moon Pack, leaving his tragic past behind—or so he thought. Fate intervenes when he finds Majori once again, this time bloodied and broken, being hunted by a rogue pack. Torn between vengeance and the flicker of hope he dares not acknowledge, Vincent rescues her, only to imprison her in his own kingdom. But Majori is not the same carefree, mischievous girl he once knew. Hiding a dark secret that kept her away, she has suffered in silence, bearing the scars of a brutal past. As the tension between them rekindles the embers of their shattered bond, a web of lies, betrayal, and dangerous power struggles threatens to destroy them both. With old enemies closing in and Brian emerging as a formidable threat, Vincent must confront not only the truth about his mate but also his own tortured heart. As Majori’s health deteriorates and the stakes escalate, Vincent faces an impossible choice: let go of the past and fight for their future, or lose Majori forever. Yet, the biggest secret of all—the one Majori has been hiding for years—could turn Vincent’s entire world upside down and change the fate of the packs forever. In a battle for love, power, and survival, can Vincent and Majori overcome their painful past, or will the flames of betrayal consume them both?

View More

Chapter 1

Chapter 1:

Namaku Abigail Montlace. Semua orang memanggilku Abigail atau si bungsu dari keluarga Montlace.

Tapi nenekku memanggilku Abby. Aku sangat menyukai nama itu. Sebenarnya aku menyukai apa saja yang dikatakan nenek.

Beliau adalah pendongeng yang hebat. Cara penyampaiannya benar-benar bagus seolah semua dongeng yang diceritakan adalah kisah nyata. 

Tapi ada sebuah cerita yang paling kusukai yaitu mengenai Pangeran Maxwell. 

Pangeran malang itu dibuang oleh keluarganya karena sebuah kutukan yang menjadikannya seekor kucing saat matahari tenggelam. Ia akan kembali menjadi manusia saat lewat tengah malam.

Dan hanya cerita itu saja yang tidak kuketahui akhirnya.

Pernah suatu ketika aku menanyakan hal itu. Kalau tidak salah, saat usiaku masih tujuh tahun.

Nenek dengan senyum hangatnya, menjawab bahwa ia masih belum menemukan akhir cerita yang pantas untuk pangeran Maxwell.

"Jadi, Nenek membuatnya sendiri?"

"Tentu saja tidak, Abby. Angin yang memberitahukan padaku."

"Angin? Bagaimana caranya?"

"Saat angin berhembus, pejamkan matamu dan dengarkan apa yang ia katakan. Angin merupakan perantara dan pencerita yang jujur. Aku yakin kau akan menyukainya."

Saat itu aku hanya mengangguk tanpa tahu maksudnya. Setelah itu aku selalu mencobanya. 

Tapi tak membuahkan hasil.

Aku bahkan memejamkan mata sambil menangkupkan tangan ke belakang telinga. Hanya terdengar suara tak berkata.

Aku mengadukan hal ini pada Nenek. 

"Mungkin ia masih malu untuk menyampaikan sesuatu padamu."

"Bagaimana cara Nenek akrab dengan angin? Aku ingin tahu cerita selanjutnya, Nek."

"Abby, kadangkala bukan hanya angin. Tapi seluruh alam ini mencoba untuk berkomunikasi dengan para manusia. Mereka menggunakan bahasa dan cara pendekatan yang berbeda-beda. Para manusia hanya perlu mendengar lebih dalam."

"Mendengar lebih dalam? Apa maksudnya?"

Senyum Nenek nampak misterius saat itu, "Nanti kau akan mengetahuinya."

Tapi tidak.

Bahkan sampai saat umurku hampir menginjak tujuh belas. Aku sama sekali tak mengerti.

Saat aku berumur delapan tahun, Ayah mendapat pekerjaan di kota yang sekarang kami tinggali.

Pekerjaan Ayah sebagai pedagang berkembang dengan baik. Sehingga kami bisa hidup berkecukupan. 

Tidak perlu mencari kayu bakar di hutan lagi. 

Tidak perlu berbagi selimut lagi saat musim dingin tiba.

Tapi Nenek tidak mau ikut pindah bersama kami. Ia tak ingin meninggalkan gubuk tuanya. Bahkan saat aku menangis dan merengek kepadanya, ia sama sekali tak berniat merubah pikirannya.

"Aku ingin selalu bersama, Nenek. Bagaimana bisa aku hidup tanpamu?"

"Saat di kota nanti, aku yakin banyak hal menyenangkan yang kau temui. Kau mungkin akan melupakan nenek tua ini."

"Tentu saja, tidak! Aku akan tinggal bersama Nenek!"

"Jangan begini, Abby. Nanti orang tuamu sedih. Kau tidak suka membuat mereka sedih, bukan?"

Dengan lembut, Nenek menyeka air mata dan ingus dari wajahku. "Begini saja. Aku akan memberikanmu sebuah hadiah. Sebagai tanda, bahwa aku akan selalu bersamamu, dimanapun kau berada."

Sebuah amulet dari batu hijau dengan kalung berupa rantai kecil perak. 

Nenek mengalungkannya di leherku dan menutupinya dengan syal milikku.

"Pastikan kau selalu menjaganya dan jangan sampai ada orang lain yang mengetahui keberadaan amulet ini."

"Bahkan pada Ayah atau Ibu?"

"Amulet ini terbuat dari batu emerald. Beberapa orang menyebutnya batu zamrud. Melambangkan perlindungan dan kebijaksanaan. Harganya sangat mahal dan aku takut, mungkin orang tuamu akan menjualnya." Wajah Nenek tampak sedih. Kerutan di dahinya semakin dalam. Mendadak ia terlihat sepuluh tahun lebih tua. "Kalau itu terjadi, satu-satunya penghubung di antara kita akan hilang. Mungkin saja, aku tak bisa bertemu lagi denganmu."

Tangisku pecah dan aku segera memeluk Nenek. Aku berjanji akan menjaga amulet itu beserta dengan hubungan serta kenangan kami yang berharga.

Nenek balas memelukku dan mengatakan bahwa aku harus menjadi anak baik.

Aku menenggelamkan kepala dalam lengannya. Tercium aroma campuran kayu manis dan roti panggang yang baru keluar dari oven. 

Aku pasti akan merindukannya.

Itulah terakhir kalinya kami bertemu.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

No Comments
16 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status