Compartir

Bab 163 Rasa Sakit

last update Fecha de publicación: 2025-08-31 08:31:33
Bramasta tidak berpindah dari depan ruangan operasi. Pria itu bahkan tidak bisa hanya dengan duduk diam saja. Dia benar-benar gelisah dan khawatir serta takut.

“Aqeela, kamu harus selamat. Jika, tidak. Aku akan membakar rumah sakit ini dan membunuh wanita itu.” Bramasta melihat jarinya yang berwarna merah. Darah Aqeela yang telah mengering di tubuhnya.

“Aku tidak peduli dia ibu kandung kamu, Aqeela. Orang yang melukai kamu harus terluka,” tegas Bramasta.

“Apalagi sampai menghilangkan nyawamu. Ti
Fit Tree Fitri

Terima kasih. Semoga suka. Happy Weekend.

| 41
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado
Comentarios (14)
goodnovel comment avatar
Fit Tree Fitri
Sedang menulis
goodnovel comment avatar
Inge Yuliana
kok ga ada update lagi
goodnovel comment avatar
Fit Tree Fitri
Alhamdulillah, sehat. Belum sempat nulisnya. maaf ye. Terima kasih
VER TODOS LOS COMENTARIOS

Último capítulo

  • Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir   Bab 210 TAMAT

    Empat orang yang tenggelam dalam cinta melakukan aktivitas laut bersama. Mereka berenang, diving, snorkling dan menyelam. Berkeliling pulang dengan kapal pribadi milik Calizta. Liburan yang benar-benar menyenangkan. Doble date yang menjadi hadiah pertemuan tiga orang ayah, ibu dan anak.“Ayo pulang ke rumah kita,” ucap Anggara.“Apa kita punya rumah?” tanya Calizta.“Tentu saja, Sayang. Aku sudah membeli rumah baru dengan aset milik pribadiku.” Anggara tersenyum.“Ini surat ceraiku.” Anggara mengambil ponsel dan memperlihatkan file akta cerainya dengan Marlina. “Walaupun kalian sudah bercerai. Marlina akan dengan senang hati menggangguku,” tegas Calizta.“Anda tidak perlu khawatir. Marlina tidak akan berani. Aku yang akan melindungi Anda dan Aqeela,” ucap Bramasta meyakinkan Calizta.“Kamu harus tahu, Sayang. Bramasta bukan orang sembarangan.” Anggara menyentuh pipi Calizta. “Ah! Sial. Untungnya aku juga punya pasangan.” Bramasta merakul Aqeela.“Benar, Ma. Aku dan suamiku akan mel

  • Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir   Bab 209 Kebahagian Sempurna

    Aqeela yang mengetahui Anggara pergi ke kamar Coriana pun mengintip dari ruangannya. Gadis itu terlihat sangat penasaran.“Apa yang kamu lakukan, Sayang? Bagaimana kelanjutan ini?” tanya Bramasta. “Aku melihat papa masuk ke kamar mama,” jawab Aqeela dengan polos. “Kira-kira mereka bicara apa ya? Apa sama denganku?” Aqeela menoleh pada Bramasta dan pria itu sudah berada di belakangnya. “Bagaimana jika kita lihat lebih dekat?” tanya Bramasta yang yakin bahwa Anggara akan menyerang Coriana dengan ganas karena dia juga seorang pria yang akan kelaparan ketika bertemu dengan mangsa berharga. Apalagi wanita itu adalah orang yang sangat dicintai dan dirindukan.“Ayo,” ajak Aqeela. “Sayang, tidak boleh berisik supaya tidak menganggu mereka. Kita harus diam-diam,” bisik Bramasta.“Mmm.” Aqeela mengangguk.“Bagus. Setelah melihat mereka bermesraan. Kamu juga pasti menginginkannya,” gumam Bramasta.“Shhh!” Aqeela membuka pintu utama dengan hati-hati.“Tidak dikunci,” ucap Aqeela. “Tentu saja,

  • Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir   Bab 208 Rindu yang Membara

    Ketika Anggara dan Coriana masih berpelukan. Aqeela dan Bramasta meminta para koki segera menyajikan makan serta minuman untuk mereka berempat.“Papa pasti sangat lapar setelah perjalanan panjang,” ucap Aqeela.“Aku rasa papa kamu juga tidak makan apa pun karena terus memikirkan mama kamu.” Bramasta tersenyum.“Sampai kapan Papa dan Mama akan berpelukan? Aku sudah lapar.” Aqeela mendekat dengan tangan tetap berpegangan dengan Bramasta.“Aqeela,” ucap Anggara dan Coriana bersama. Pria itu segera melepas pelukannya.“Kemari Aqeela.” Anggara menarik tangan Aqeela dan Bramasta segera melepaskan tangannya.“Kita berkumpul bertiga.” Anggara memeluk Coriana bersama dengan Aqeela. “Anak dan istriku. Dua orang yang sangat aku rindukan dan cintai,” ucap Anggara.Pria itu sudah mempersiapkan diri selama perjalanan ketika bertemu dengan Coriana. Walaupun dia masih terkejut dan tidak percaya. Seseorang yang berarti dan hilang entah kemana. Kini kembali padanya dengan wajah yang sama. Wanita itu te

  • Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir   Bab 207 Pertemuan

    Bramasta mengalah dengan tidak mengganggu kebersamaan Aqeela dan Coriana. Pria itu hanya memperhatikan dari jauh. Sesekali dia melihat jam berharap Anggara segera datang menjemput istrinya yang tidak lain ibu mertua.Aqeela dan Coriana menghabiskan waktu dengan berceria masa-masa mereka ketika berpisah. Tangis haru, sedih dan bahagia menjadi satu. Tidak terasa waktu berlalu hingga tiba waktu makan siang.“Sayang, matahari sudah tinggi,” ucap Bramasta mendekati Aqeela dan Coriana. Dia tidak ingin sang istri terlambat makan siang.“Ma, ayo kita makan siang,” ajak Aqeela tersenyum.“Iya, Sayang. Bramasta sangat perhatian,” ucap Coriana mengikuti Aqeela dengan bergandengan mendekati Bramasta.“Dia bukan hanya perhatian, Ma. Suamiku sangat melindungi dan menjagaku.” Aqeela berpindah menggandeng Bramasta. Wanita muda itu seakan sadar diri bahwa sang suami sendirian sepanjang hari karena dirinya bersama mamanya.“Tentu saja, Sayang. Aku hanya mencintai dan menyayangi kamu.” Bramasta sangat ba

  • Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir   Bab 206 Ibu dan Anak

    Tiga orang selesai sarapan. Bramasta hanya dalam hituang jumlah saja. Pria itu seakan sendirian diantara dua wanita yang baru saja bertemu setelah belasan tahun berpisah.“Ma, apa rencana Mama hari ini?” tanya Aqeela memeluk lengan Coriana.“Mama tidak tahu, Sayang. Setelah bertemu dengan kamu. Pikiran Mama menjadi kosong. Rasanya masih tidak percaya bahwa di depan mata ini ada seorang gadis cantik jelita yang tidak lain. Putriku sendiri.” Coriana mengusap pipi Aqeela.“Aku juga Ma. Aku benar-benar bahagia karena dipertemukan dengan Mama. Di saat yang luar biasa.” Aqeela seakan tidak ingin melepaskan pelukannya begitu juga dengan Coriana.“Sayang, kamu belum memperkenalkan suami kamu,” ucap Coriana melihat Bramasta yang memperhatikan mereka.“Ohya, Ma. Perkenalkan suami aku tercinta. Namanya Bramasta. Dia lebih tua dua puluh tahun dari ku. Hahaha, tetapi aku suka.” Aqeela melihat pada Bramasta yang cemberut.“Apa kamu harus menyebutkan perbedaan usia kita?” tanya Bramasta.“Tidak masal

  • Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir   Bab 205 Calizta atau Coriana

    Pemilik Resort bernama Coriana sesuai dengan nama Resort. Dia menikmati matahari terbit seorang diri. “Hangatnya.” Coriana memejamkan mata merasakan sinar dari matahari pagi. “Sayang, jangan lari-lari!” Teriakan Bramasta membuat Coriana membuka mata dan dia melihat Calizta berlari tepat di sampingnya karena jembatan villa mereka memang berdekatan.“Aqeela. Hati-hati jatuh. Aku akan menghukum kamu,” teriak Bramasta.“Apa? Aqeela.” Coriana segera berdiri dan memutar tubuh melihat kea rah Aqeela yang berlari semakin dekat padanya.“Aqeela.” Air mata Coriana tiba-tiba menetes. Senyuman dan tawa Aqeela yang ceria benar-benar mirip dengan dirinya ketika masih remaja. Begitu bersemangat dan selalu bahagia. Dia menjadi pendiam sejak menyendiri.“Aqeela. Apa dia putriku.” Kaki Coriana melangkah tanpa sadar. Dia ingin mengejar Aqeela. “Byurr!” Tubuh Coriana jatuh ke dalam air laut. “Hah!” Aqeela Coriana kesulitan berenang. Wanita itu benar-benar tidak siap. “Aqeela. Tidak!” Bramasta tahu ap

  • Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir   Bab 194 Jajan Berdua

    Aqeela terlihat diam. Gadis itu benar-benar menjadi bingung karena kehilangan beberapa ingatan penting dalam hidupnya. Dia merasa menjadi orang lain yang terlahir kembali dalam situasi yang tidak dimengerti. “Sayang, tidak usah pikirkan ingatan yang hilang. Kita bisa menciptakan kenangan baru yang

  • Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir   Bab 187 Siuman

    Aqeela terdiam beberapa saat. Gadis itu benar-benar bingung karena semuanya menjadi asing dan aneh. Dia merasa ada yang hilang dan kosong sehingga harus berusaha menyatukan serpihan yang hilang.“Aku mimpi aneh,” ucap Aqeela.“Apa yang terjadi padaku?” tanya Aqeela menatap pada Arion yang masih teru

  • Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir   Bab 182 Ingatan yang Menyiksa

    Aqeela membantu Calizta minum obat. Mereka duduk bersama di sofa dan saling berdampingan. “Sayang, Mama benar-benar bahagia.” Calizta memegang tangan Aqeela dan menepuknya dengan lembut. “Aku juga, Ma.” Aqeela tersenyum. Dia sangat ingin melihat Bramasta, tetapi tidak bisa karena pria itu di atas

  • Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir   Bab 181 Pilihan yang Sulit

    Bramasta melangkahkan kaki ingin mendekati Aqeela. Calizta melihat pria itu dengan tatapan tajam.“Tidak!” Calizta berteriak dan meringkuk di lantai. Dia memeluk kaki Aqeela.“Ma, ada apa?” tanya Aqeela ikut berjongkok dan berusaha menenangkan Calizta yang terlihat syok.“Dia. Pria itu mendekat. Mam

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status