Share

Tidak merelakan

Penulis: Sayonk
last update Tanggal publikasi: 2026-07-06 21:11:30

"A-aku mohon le-lepaskan." Nafas Helena tersenggal-senggal.

Pangeran Luis melepaskan tangannya, seketik tubuh Helena jatuh ke lantai. Duduk dengan kasar. Ia terkejuy dengan sikap Pangeran Luis. Jika ia menawarkan kerjasama setidaknya Pangeran Luis akan memilihnya.

"Hanya saya yang dekat dengan Yang Mulia. Saya bisa memberikan informasi apa saja pada Pangeran." Helena kembali memberikan tawaran.

"Rupanya kau memiliki banyak nyawa," ucap Pangeran Luis. Menangis darah pun ia tidak akan mene
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Datang ke istana

    Ratu Estelle menggerttakkan giginya. Aura pembunuh menyebar dan mencekik para pelayan yang menunduk ketakutan. Melihat kemarahan putrinya, Duke Alerix tidak ingin Ratu Estelle bertemu dengan Kaisar Raymond. "Apa belum cukup mengganggu putri ku?" "Kita tidak usah meladeni undangan ini." Imbuh Duke Alerix. Ratu Estelle menatap dalam Alberto. "Kita akan datang. Kita akan membuat kehebohan di istana." 'Kaisar Raymond, jika kau mengusik Alberto aku tidak akan memaafkan mu' Alberto menggenggam tangan Ratu Estelle. Batin Ratu Estelle bagaikan desiran angin yang menebus sanubarinya. "Sayang aku setuju dengan ucapan mu." "Apa kau yakin Alberto?" tanya Duke Alerix. Mendengarkan batin Ratu Estelle, ia jadi menebak pasti ingin mengusik Alberto. Begitu Alberto di rendahkan dan Kaisar Raymond akan puas. "Dia sama sekali tidak berubah," ucap Duke Alerix. Padahal Ratu Estelle tidak mengusiknya. Putrinya telah mencari kebahagiaan orang lain. "Dia pasti menyesalinya."Alberto tersenyum miring

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Membersihkan pelayan

    Ratu Estelle dan Alberto di bawa ke kamar dulunya. Para pelayan mulai menunduk di hadapan Ratu Estelle namun ada beberapa yang masih angkuh dan membicarakan Ratu Estelle. Alberto menghentikan langkahnya, berniat untuk memberikan peringatan pada pelayan itu. "Sayang biarkan saja. Aku akan memberikan perhitungan pada mereka." Alberto mengangguk, lalu melanjutkan langkah kakinya. Kini Ratu Estelle telah sampai, ia mengedarkan pandangannya. Baru pertama kalinya ia menginjakkan kakinya. Ia melangkah ke arah laci dan mengusap meja rias. "Tidak ada yang mengubahnya di tempat ini. Barangnya tidak di sentuh oleh siapa pun. Aku menyuruh pelayan tidak mengubah apa pun di sini." Ratu Estelle menghembuskan nafasnya. Jadi ini kamar ku? hmm Ratu Estelle menarik laci di meja rias. Dia menemukan sebuah buku diary. Diary? Ia penasaran dengan buku diary itu. Ia menoleh ke arah Duke Alerix dan berniat mengusirnya. "Ya sudah, karena tidak ada lagi. Aku ingin istirahat." Ratu Estel

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Kembali Kekaisaran

    Suasana ruangan sunyi dan senyap. Beberapa bangsawan hanya diam dan berharap orang yang terbujur kaku di peti itu bisa tenang di alam sana. Duke Alerix dan Jenderal Alex membisu. Mereka hanya memandang wanita yang bagaikan tertidur pulas. "Ibu maafkan aku." Jenderal Alex merasa bersalah. Selama menjadi anaknya. Ia tidak pernah membahagiakan ibunya. "Arabella maafkan aku yang membohongi mu. Aku berharap kau tenang di sana. Maafkan aku, maafkan aku Arabella." Pemakaman berjalan dengan lancar. Kini Jenderal Alex dan Duke Alerix menatap batu nisan itu. Sejenak mereka mengingat saat-saat bersama dengan Duchess Arabella. "Ayah ibu berpesan pada ku. Dia ingin meminta maaf langsung pada Putri Estelle. Jika permintaan maafnya tidak sampai. Dia menyuruh ku untuk meminta maaf langsung dan menjaga Putri Estelle. Dia berharap ayah memaafkannya karena sudah menutup mata pada perasaan ayah." "Ayah juga bersalah. Mungkin kita memang sama-sama bersalah." Jenderal Alex pun memeluk Duke Al

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Duchess meninggal

    Sementara di tempat lain. Duke Alerix bahkan tidak menghadiri pernikahan Ratu Estelle karena ia terpaksa kembali ke kediaman Duke saat ada surat mengatakan bahwa Duchess Arabella sakit. Duke Alerix pun bergegas, tentunya dia mendapatkan izin dari Ratu Estelle. Ia juga ingin menyelesaikan permasalahan keluarganya. "Bagaimana keadaan Nyonya?" tanya Duke Alerix pada seorang dokter. Saat ini dokter itu berbicara dengan Jenderal Alex. "Ayah kau datang? maaf membuat mu datang. Dokter aku akan berbicara dengan ayah ku," ucap Alex. Dokter itu pun pamit pergi. Kini tinggalah Duke Alerix dan Jenderal Alex. "Ayah, maaf aku mengganggu mu. Padahal adik katanya menyelenggarakan pernikahan. Seharusnya anda menemaninya." Duke Alerix juga merasa bersalah. Seharusnya ia menemani Ratu Estelle. Tetapi karena surat itu, ia juga tidak bisa mengabaikannya. "Estelle mengizinkan ku bertemu dengan ibu mu. Seandainya saja tidak di izinkan aku juga tidak akan datang." Tutur Duke Alerix. "Aku ak

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Kepergian Henry, David dan Kaisar Raymond

    Di sisi lain. Helena menatap luar jendela. Keberadaannya kini tidak di ketahui oleh siapa pun. Bahkan Kaisar Raymond tidak tau. Dalam hidupnya orang yang di cintainya mengkhianatinya sedangkan orang yang ia abaikan cintanya menolongnya. Jika ada kehidupan lagi, ia ingin mencintai David dan menerimanya dari pada harus menerima dan mencintai Kaisar Raymond. Ingin sekali ia bertemu dengan David. Hatinya merindukannya. Ia harus membesarkan anaknya. Ia harus membuat wanita murahan seperti Estelle membayarnya. Ia akan mengasah anaknya menjadi benda yang tajam.. "Keinginan mu untuk Estelle bahagia aku akan membiarkannya. Hanya sementara. Aku tidak akan membiarkannya bahagia terlalu lama. David, suatu saat kita bertemu. Anak ini akan menjadi anak mu." Helena memejamkan kedua matanya hingga air mata itu menetes di sudut kedua matanya. Di kamar Kaisar Raymond. Suasana menjadi suram, dia meminta beberapa anggur untuk membuat hatinya yang sedih sedikit tenang. Setidaknya dengan inil

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Malam pertama

    Kaisar Raymond menatap Ratu Estelle begitu dalam. Begitu terlihat wajah sedihnya. Hanya dalam beberapa bulan Ratu Estelle benar-benar menikah dengan orang lain. Bahkan ia harus datang ke perbikahan mantannya sendiri. "Yah, ini hanya sementara." Dia hanya menguatkan hatinya yang retak. Mencoba mengingat ucapan David bahwa ia masih memiliki kesemoatan. Acara pun berlanjut dengan nikmat. Para bangsawan begitu senang dengan pernikahan Ratu Estelle dan Alberto. Mereka berharap kedepannya Kerajaan Elaire semakin maju. Setelah acara, Alberto mendatangi David dan Henry. David dan Henry memeluk erat Alberto. "Al jangan membuatnya sedih. Aku tidak akan memaafkan mu," ucap Henry dengan air mata menggenang. "Benar, kalau kau sampai membuat Ratu Estelle bersedih. Aku juga akan melawan mu." David menyela. David dan Henry meneteskan air matanya. Lalu mereka bertiga berpelukan. Kaisar Raymond melihat Alberto menjauh dari Ratu Estelle. Dia melihat Ratu Estelle yang sedang berbincang d

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Bukan Wanita Mandul

    "Walaupun gelang ini pemberian Yang Mulia. Aku merasa senang karena bisa memberikannya pada Yang Mulia Ratu." Ana melirik Ratu Estelle, dia pun mengambilnya dari dayang Mia. "Yang Mulia, saya senang anda menerima saya sebagai sahabat dan nantinya sebagai Selir Baginda Kaisar. Saya merasa sang

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Gelang Bekas

    Ana tergesa-gesa membawa kabar buruk. Dia baru saja melihat dengan kedua matanya sendiri bahwa Kaisar Raymond membawa seorang wanita. Kaisar Raymond hanya menatapnya tanpa sepatah kata apa pun. Ana merasakan dadanya sesak seperti melihat bagaimana reaksi Ratu Estelle nanti. Pasti sangat menyakiti

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Kematian Seperti Apa

    Ratu Estelle mengetuk dahinya. Ia ingat, ia pernah mengadopsi seorang anak namun Kaisar Raymond tidak mau. Kaisar Raymond tidak ingin membuat keturunannya nanti di halangi oleh anak itu. Padahal niat hati Estelle begitu tulus. Dia ingin membesarkan anak itu dengan baik dan menjauhkannya dari takh

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Rencana Bercerai

    "Ratu Estelle, aku sudah memberikan kenyamanan. Keinginan mu menjadi Ratu sudah aku penuhi, tapi kenapa kau mengusik wanita ku." Teriak Kaisar Raymond menggelagar di ruangan itu. Suasana begitu mencekam seolah akan mematikan siapa pun yang berada di ruangan itu.Ratu Estelle tersenyum miris. "Aku m

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status