Share

Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul
Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul
Penulis: Sayonk

Rencana Bercerai

Penulis: Sayonk
last update Tanggal publikasi: 2026-05-24 10:27:16

"Ratu Estelle, aku sudah memberikan kenyamanan. Keinginan mu menjadi Ratu sudah aku penuhi, tapi kenapa kau mengusik wanita ku." Teriak Kaisar Raymond menggelagar di ruangan itu. Suasana begitu mencekam seolah akan mematikan siapa pun yang berada di ruangan itu.

Ratu Estelle tersenyum miris. "Aku mengemis cinta pada mu. Aku menjadi seperti yang kau inginkan..Kau sama sekali tidak menoleh pada ku. Saat kau membawa wanita murahan itu aku diam. Aku tidak melakukan kesalahan apa pun."

"Ratu Estelle, aku tidak menyesal karena tidak menyentuh mu. Kau memang pantas tidak memiliki anak."

Kaisar Raymond melemparkan sebuah botol berwarna ungu. "Minumlah racun ini. Aku memilihkan kematian yang tidak menyakitkan untuk mu."

Ratu Estelle tertawa lepas, air matanya mengalir. Dia mengambil racun itu. Dalam kesedihan mendalam dia menatap punggung Kaisar Raymond yang sama sekali tidak menoleh padanya. Perlahan seluruh tubuhnya terasa sakit hingga memuntahkan darah.

....

"Kaisar sialan!" Umpatnya.

Dia menaruh apel yang masih tersisa itu di sampingnya. "Apa-apaan ini. Estelle mati begitu saja?" Sosok yang cantik, rambut hitamnya dan netranya yang berwarna biru itu sungguh ia kagumi. "Aku tidak terima. Novel sialan ini tidak membuat ku puas. Aku benci dengan novel ini. Tokohnya semua sialan. Bagaimana bisa empat orang yang berpengaruh menaruh cinta pada Helena dan akhirnya dia menjadi Ratu. Oh kasihan sekali Ratu ku."

Nancy menangis tersedu-sedu. Niat hati untuk menenangkan pikirannya membaca novel karena pekerjaan yang menumpuk malah membaca novel roman yang berakhir tragis.

Sekalipun kekaisaran Alaska hancur namun cinta Kaisar Raymond dan Ratu Helena abadi.

Drt

"Nyonya muda waktunya anda berangkat kerja," ucap seorang asisten pria di seberang sana.

Nancy menutup ponselnya. Dia seorang CEO yang ternama. Tiap hari dia harus bekerja dan bekerja. Ingin rasanya ia mengubur dirinya hidup-hidup karena ingin bebas. Ia mencintai kebebasan. Salahnya orang tuanya yang tidak memiliki anak lain lagi dan meninggal hanya menyisakan dirinya.

Tidak ingin terlambat, Nancy betgegas ke kantorny. Dia mengebut karena mengejar waktu namun tanpa di sangka sebuah truk menabrak mobilnya hingga terguling.

Nancy membuka kedua matanya dan merasakan kepalanya terasa sakit. "Ayah, ibu."

Nancy pun kehilangan kesadaran dan sebuah buku mengeluarkan sinar dan lenyap begitu saja.

Mengingat kecelakaan yang begitu menyeramkan. Nancy terbangun. Nafasnya naik turun dengan peluh keringat membasahi kain putih di tubuhnya.

"Aku kecelakaan, aku kecelakaan." Nancy mengusap dahinya yang memang terasa sakit.

Klek

"Ratu Estelle, anda sudah sadar." Seorang wanita tersenyum. Dia memberikan hormat pada wanita yang sudah beberapa hari koma.

Nancy memiringkan wajahnya. Sejak kapan dia menjadi Ratu dan dia seorang CEO. Ia tidak pernah ikut syuting dimana pun. "Kau mengatakan aku Ratu. Aku ini ..."

Nancy ingin menjelaskannya namun tiba-tiba ia merasakan sakit di kepalanya. Bayangan yang terasa asing masuk ke dalam pikirannya.

"Aku ... aku ..." Nancy sangat syok saat mengingat semuanya. Dia kecelakaan mobil bukan kereta. "Aku .. aku siapa?"

"Ratu Estelle Alaska."

'Apa aku menjadi Ratu? Ratu Estelle Alaska. Jangan-jangan novel yang aku baca' pikir Estelle.

Wanita bernama Ana itu mengerutkan keningnya saat mendengarkan suara aneh yang berbicara namun tidak ada orangnya. Dia menatap Ratu Estelle di hadapannya.

'Aku Estelle seorang Ratu'

"Jangan-jangan ini suara hati Ratu," ucap Ana.

Nancy yang kini harus menjadi Estelle. Harus menerima nasibnya. Ia bahagia karena menjadi tokoh favoritenya namun ia kesal kenapa harus menjadi Ratu. Hidupnya ingin bebas.

'Aku tidak mau hancur, aku harus bercerai dengan Kaisar sialan itu. Kekaisaran ini akan hancur ya hancur saja tidak perlu mengajak-ngajaknya hancur'

Ana melebarkan kedua matanya saat mendengarkan kekaisaran Alaskan hancur. Padahal Alaska kekaisaran yang kuat karena kesatrianya.

Estelle melirik Ana.

'Dia Ana seorang dayang pribadi Estelle. Dia selalu mengikuti Estelle dan melakukan apa pun demi Estelle, tapi sayangnya dia mati juga karena Estelle. Padahal dia memiliki seorang adik yang sakit keras. Aku tidak mau dia hancur. Kasihan adiknya'

Ana semakin terkejut mendengarkan Estelle tau bahwa adiknya sedang sakit parah.

Seorang pelayan pun datang. Dia ingin menyampaikan sebuah kabar. "Yang Mulia Ratu, Yang Mulia Kaisar sudah kembali namun Yang Mulia membawa seorang wanita."

'Wanita? Apa ini tokoh utama wanita. Wanita itu bernama Helena. Kaisar Raymond membawanya saat berada di medan perang'

Ana mengerutkan keningnya. Perasaannya mulai tidak nyaman. "Yang Mulia Ratu saya akan membantu anda bersiap-siap."

'Tidak, siapa yang mau menemuinya. Menyusahkan sekali. Biarkan saja aku malas menemui Kaisar sialan itu'

Ana semakin tidak nyaman. Ratunya selalu mengatakan dalam hatinya dengan menyebut kaisar adalah kaisar sialan. Dimana menghina kaisar hukuman mati.

"Ana katakan padanya aku tidak bisa menyambutnya," ucap Ratu Estelle dengan nada tegas.

Ketegasannya sebagai seorang CEO dan sebagai seorang Ratu menyatu padu. Seolah tidak ada yang tau bahwa di dalam tubuh Ratu Estelle terdapat wanita asing.

"Baik Yang Mulia Ratu."

Ratu Estelle bersila. Dia merencanakan bercerai dan hidup di desa yang sangat nyaman dan asri. Dia harus mengumpulkan banyak harta. Sayangnya dia adalah anak Duke Alerix Von Miller yang tidak di cintai karena dia seorang anak yang berasal dari wanita tidak jelas yang menjebak Duke Alerix. Lalu dia di kirim ke kediaman Duke Alerix sewaktu kecil.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Menikah lagi

    Pangeran Luis merasa dirinya tidak akan tenang. Melihat pria di hadapannya pastinya akan ada hinaan dan sindiran padanya. "Pangeran apa menurut mu aku harus menyerah?" Pangeran Luis sudah tau bahwa pembicaraannya ke arah Ratu Estelle. "Menurut anda?" Tanya balik. Dulu dia mendengarkan isi hati Ratu Estelle bahwa Pangeran Luis akan membuat kekaisarannya hancur.Sekarang tidak ada lagi Ratu Estelle. Entah bagaimana kedepannya. Akankah adik tirinya ini tidak membunuhnya. “Pangeran maafkan aku. Aku sebagai seorang kakak tidak memperdulikan mu sampai kau membenci ku. Bisa saja suatu saat nanti kau akan menghancurkan kekaisaran ini.” Kini ia sadar bahwa ada Ratu Estelle. Entah mengapa hatinya ada kelegaan. Mungkin ia sudah menerima bahwa Ratu Estelle tidak akan pernah menerima. “Kau tau David?” Kaisar Raymond meneguk anggurnya.”Dia memberikan aku sebuah informasi bahwa mantan Ratu akan memiliki lebih dari satu suami. Aku senang, mungkin aku termasuk. Akan tetapi melihat mantan Ratu beg

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Harus Menikah

    Hari-hari telah di lewati, tidak terasa kandungan Estelle telah menginjak lima bulan. Perutnya semakin terlihat. Alberto dan Ratu Estelle semakin lengket. Henry dan David pun terkadang mengganggu waktu luang mereka sebagai candaan. Apa lagi David yang selalu mengecek keadaan Ratu Estelle. Seperti saat ini, David tengah memberikan kekyatannya pada perut Estelle. "Sudah selesai." David meraskan kepalanya pusing. Akhir-akhir ini David merasa pusing terkadang ia tidak sadar tertidur. Alberto menahan tubuh David yang hendak berdiri. "David wajah mu pucat kau sepertinya tidak enak badan." Ia semakin yakin bahwa tubuh David semakin lemah. Mana mungkin ia egois dan menutup mata. Ratu Estelle merasa takut, ia membutuhkan kekuatan David dan ia takut David mengorbankan tubuhnya. David menunduk sambil menggelengkan kepalanya. Dia mengangkat wajahnya dan darah segar keluar dari hidungnya. "David." Teriak Ratu Estelle. "Aku tidak apa-apa Putri." David hendak berdiri namun tubuhnya lem

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Melamar

    Ratu Estelle bangun tepatnya jam makan siang. Kedua netranya langsung tertuju pada suaminya, Alberto. Pria gagah itu terlihat dengan mata sembab. Air mata Alberto terus mengalir. Terlihat jelas di mata Alberto ketakutan yang mendalam. "Akhirnya kamu bangun. Aku sangat takut kehilangan mu." Ratu Estelle mengusap pipinya. Dia sangat berterima kasih pada David yang sudah membantunya. "Maafkan aku mebuat mu takut. Aku dan anak kita pasto baik-baik saja." Ratu Estelle duduk. Dontam Alberto membantunya. "Aku senang mengandung anak mu. Akhirnya kita akan menjadi orang tua."Aku kira aku tidak bisa bertemu dengan mu batin Ratu Estelle. "Iya, Sayang kau harus menerima kekuatan David lagi. Mungkin anak kita akan bertahan dengan kekuatan David." Alberto mencium kening Ratu Estelle. Ia takut untuk membahasnya tentang pernikahan itu. Kali ini ia menerima ucapan David dan harus melihat kedepannya. Mendengarkan Ratu Estelle siuman. Raja Edgar dan David bergegas menemuinya sedangkan Henry

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Menolak Menikah

    David sampai di kerajaan Elaire dini hari. Dia turun dari kudanya. Ia menggunakan beberapa kali kekuatannya tidak peduli dengan tubuhnya yang lelah akibat kekuatannya terkuras. Saat ini ia berada di kekaisaran dan diam-diam mengajarkan muridnya portal sihir. "Tuan David semua orang menunggu anda," ucap seorang pengawal. Aaakh Mendengarkan terikan Ratu Estelle David berlari. Dia masuk begitu saja dan melihat Ratu Estelle keaskitan. Wajahnya sudah pucat. "David kau sudah datang. Tolong periksa istri ku." Alberto sudah menangis. Sejak tadi air matanya tidak berhenti turun. David menggunakan kekuatan sihirnya. Tangannya terulur berada di atas perut Ratu Estelle. "David ini sakit." Lirih Estelle di bibir pucatnya. Perlahan perutnya tidak terasa sakit dan sekujur tubuhnya tidak panas.Aku rasanya tidak kuat lagi batin Ratu Estelle. Penyihir istana sudah mulai lemah. Kekutannya terkuras habis. Ia tidak tau bayi seperti apa yang berada di dalam perut Ratu Estelle sehingga membutuhka

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Kehamilan Ratu Estelle

    Tiga Bulan Kemudian.Ratu Estelle merasakan hawa panas di sekujur tubuhnya. Rasanya begitu sakit di dalam perutnya. Biji keringat membasahi seluruh tubuhnya. Baju putih indah itu di penuhi oleh keringatnya. Tadinya saat tidur ia baik-baik saja. "Dimana Alberto? Ana apa kau ada di luar?" tanya Ratu Estelle. Dia perlahan duduk dan menahan sakit luar biasa di perutnya.Ana masuk ke dalam. "Ada apa Putri?""Perut ku sakit. Sekujur tubuh ku terasa panas.""Saya akan memanggilkan Dokter." Ana berlari keluar. Beberapa menit kemudian Dokter istana pun tiba. Dokter memeriksa denyut nadi Ratu Estelle dan terkejut. Berketepatan datangnya Alberto yang sedang berbicara dengan Raja Edgar. Begitu melihat Ratu Estelle kesakitan dan di periksa oleh Dokter istana. Langkah Alberto semakin lebar. "Dokter apa yang terjadi dengan istri ku?" Tanya Alberto. Tadi Ratu Estelle baik-baik saja dan tanpa ada dirinya Ratu Estelle kesakitan. Seharusnya tadi ia tidak pergi dan menemaninya tidur lebih awal. "Tu

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Menyerahlah Yang Mulia

    "Putri Estelle beraninya anda melukai seorang Kaisar." Seorang bangsawan berteriak keras. Rahangnya mengeras, menurutnya ini penghinaan. Jelas saja aura membunuh dari Ratu Estelle. Ratu Estelle manahan serangannya. Dia tersenyum tipis nyaria tidak terlihat. Tentu saja ia ingin membunuh Kaisar Raymond. Rasa sakit yang Ratu Estelle alami selama berada di sini tidak sebanding dengan luka di tubuhnya batin Ratu Estelle. Kaisar Raymond memberikan kode dengan tangannya agar semua orang berhenti. "Putri Estelle tidak melakukan apa pun. Dia hanya melakukan layaknya seorang sword master." Aku harus meminta maaf pada pria ini? Candaannya begitu menyesakkan. Hanya karena status sekali pun ia tidak bersalah dan hanya membela diri ia harus minta maaf. "Kau tidak perlu minta maaf Ratu Estelle. Karena aku memang bersalah." Ratu Estelle menatap sejenak. Kedua netra cokelatnya bagaikan sapuan angin yang tajam berhembus namun menusuk. Dia berbalik dan memapah Alberto. "Putri kau baik

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Membencinya

    Deg Ratu Estelle merasakan dadanya terasa panas. Dengan nyeri yang seakan menghambatnya untuk bernafas. Untunglah Ana menahan tubuhnya agar tidak terjatuh ke lantai. Dia tertegun dengan ucapan Kaisar Raymond yang menyuruh istrinya meninggal hanya demi wanita lain. Tidak pernah ia melihat pria sek

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Kematian Seperti Apa

    Ratu Estelle mengetuk dahinya. Ia ingat, ia pernah mengadopsi seorang anak namun Kaisar Raymond tidak mau. Kaisar Raymond tidak ingin membuat keturunannya nanti di halangi oleh anak itu. Padahal niat hati Estelle begitu tulus. Dia ingin membesarkan anak itu dengan baik dan menjauhkannya dari takh

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Bukan Wanita Mandul

    "Walaupun gelang ini pemberian Yang Mulia. Aku merasa senang karena bisa memberikannya pada Yang Mulia Ratu." Ana melirik Ratu Estelle, dia pun mengambilnya dari dayang Mia. "Yang Mulia, saya senang anda menerima saya sebagai sahabat dan nantinya sebagai Selir Baginda Kaisar. Saya merasa sang

  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul   Gelang Bekas

    Ana tergesa-gesa membawa kabar buruk. Dia baru saja melihat dengan kedua matanya sendiri bahwa Kaisar Raymond membawa seorang wanita. Kaisar Raymond hanya menatapnya tanpa sepatah kata apa pun. Ana merasakan dadanya sesak seperti melihat bagaimana reaksi Ratu Estelle nanti. Pasti sangat menyakiti

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status