Share

Datang bulan

Penulis: Vellichor_Ann
last update Terakhir Diperbarui: 2025-12-26 01:25:31

Harry begitu bersemangat melihat Lyra yang membaringkan tubuhnya di sofa. Entah ada angin apa tapi dia akan tetap menikmati momen ini meski mungkin sebentar. Tangannya meraih baju yang dikenakan wanita itu dan menariknya ke atas.

"Eumh... Cepet, Har."

"Sabar, harus pemanasan."

Harry mencium kasar Lyra dan meremat pinggangnya penuh nafsu. Jika Lyra tak meminta dia tentu tidak berani melakukan hal seperti ini karena dirinya akan dikira cabul. Tapi jelas dia tak akan menolak jika diminta.

Lyra melenguh saat tubuhnya dipermainkan, apalagi Harry yang terus menciumi ceruk lehernya. Dia mengakui jika dirinya bodoh, melakukan hal gila dengan mantan kekasih? Lyra tak peduli, kisah hidupnya bahkan sudah berantakan.

"Eumm... Cepetan," ucap Lyra menahan desah.

"Kita ke kamar aja."

"Lama, di sini aja."

"Kalau di sini gak enak," kekeuh Harry.

Lyra menghela nafas jengkel dan meremat lengan Harry. "Di sini atau gak sama sekali?"

Jelas dia akan mengalah jika ancamannya seperti itu. "Okay. Udah ga tah
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Wanita Simpanan Itu Ternyata Aku   Akankah tersebar?

    Victor berdiri menatap rumah megah di hadapannya. Dia ingin masuk ke dalam sana dan bertemu dengan seseorang yang mungkin akan merubah alur. Hidupnya sudah berantakan, jadi ia rasa sudah terlanjur. Kenapa tidak langsung membawa dirinya ke hal yang lebih ekstrim?"Mau bertemu siapa, Pak? Biar saya sampaikan ada tamu," ucap satpam menghampiri Victor yang sejak tadi diam di depan gerbang. "Tidak perlu. Saya pacarnya Lyra, dan udah buat janji ketemu sama kakeknya."Pria paruh baya itu mencoba mengingat wajah Victor dan dia ingat jika pria ini pernah datang bersama Lyra. Saat itu ia bahkan melihat sendiri Lyra digendong masuk ke dalam. Sepertinya tidak perlu laporan lagi."Kalau begitu langsung masuk saja, Bapak ada di dalam. Non Lyra dan teman-temannya juga ada.""Teman-temannya?"Victor menyadari jika ada mobil Harry di sana. Bibirnya tertarik membentuk senyum misterius. Akan lebih menyenangkan jika ada adik kesayangannya di sini.Langkah kakinya berjalan dengan tegas masuk ke area peka

  • Wanita Simpanan Itu Ternyata Aku   malaikat penjaga

    Huek...Kinan dan Jonan terbangun mendengar suara Lyra yang muntah-muntah. Dengan cepat Kinan menghampiri Lyra ke kamar mandi, sementara Jo berniat membangunkan Harry namun pria itu tak ada di sana."Kamu kenapa?""Kayaknya gara-gara kebanyakan minum semalam." Lyra mencuci mulutnya dan mengambil tisu di dekat wastafel."Kamu ingat kejadian semalam?"Wanita itu menatap dirinya di cermin sambil mengangguk. Wajahnya memerah. Dia pikir Victor berbeda. Sampai nanti ia bertemu lagi dengan orang itu Lyra berjanji untuk membalasnya. "Yang penting Kakek jangan sampai tau semua ini.""Kakek?" Kinan teringat sesuatu. "Astaga! Ini jam berapa? Kakek kan pulang pagi ini, kamu harusnya udah pulang sekarang.""Ya ampun aku lupa."Mereka kembali ke kamar dan melihat Jonan sedang berbicara dengan Harry di depan pintu masuk. Ternyata Harry sudah bangun sejak tadi. Setelah mendengar alarm di ponsel Kinan pria itu pergi ke luar mencari udara segar.Harry yang melihat Lyra berniat mendekatinya tapi Kinan

  • Wanita Simpanan Itu Ternyata Aku   Dalam masalah

    "kamu gak apa-apa, kan? Dia udah ngapain aja?""Tolongin aku, panas."Lyra berdiri dan mendekati Harry. Jelas selimut yang sebelumnya menutupi tubuh kini tersingkap dan jatuh. Tubuh Harry terpaku sejenak. Wanita itu memeluknya dan berjinjit, mencoba mencium bibirnya. Tak ada balasan, Harry masih diam tanpa respon. Tubuh Lyra kembali merasa tersengat begitu bersentuhan dengan Harry. Ia bersemangat dan menggoda pria di hadapannya sambil meraba tubuh seakan ingin lebih. Bahkan air matanya luruh karena tak kuat menahan hasrat.Tak ingin semakin lama melihat Lyra tersiksa, Harry langsung melepaskan ciuman dan mengangkat tubuh wanita itu ke pundaknya. Menggendong layaknya karung beras."Lepasin! Plis sentuh aku. I need your touch... My skin.""If not because that fucking drug, I will. Kamu bakal marah sama aku besok kalau aku lakuin itu malam ini."Harry membawa Lyra ke dalam kamar mandi dan menyalakan keran air di bathtub, mengisinya dengan air dingin. Setelah terisi setengah ia memasukan

  • Wanita Simpanan Itu Ternyata Aku   Gagal lagi

    "panas, gak kuat.""Aku bakal bantu kamu. Buka bajunya sekarang."Victor membantu melepaskan pakaian yang dikenakan Lyra. Satu persatu kain yang menutupi tubuhnya tersingkirkan. Meninggalkan bra dan panties. Tubuhnya meremang melihat pemandangan tersebut. Lyra yang menggeliat dan meremat seprai dengan kuat.Tak ada cara lain, untuk membuat Lyra menetap di hidupnya adalah dengan memberikan benihnya. Dengan begitu Lyra tak akan pernah meninggalkannya. Dia tak bisa kehilangan cinta barunya."Lama banget sih!" Lyra yang semakin hilang kendali langsung mendorong Victor ke atas kasur. Dirinya melepas kancing baju pria tersebut dan menciumnya."Oh, shit. Apa gue kebanyakan ngasih obatnya?" gumam Victor hampir tak terdengar.Kini Victor kembali memegang kendali. Ia mempermainkan tubuh Lyra hingga wanita itu menggelinjang. Mata indahnya bergulir karena rasa nikmat. Desah demi desah terdengar dari setiap sentuhan yang didapat."Ahh... Cepet masukin," titah Lyra dengan nafas terengah.Di tengah

  • Wanita Simpanan Itu Ternyata Aku   obat perangsang

    "Minumannya, mbak."Seorang wanita datang membawa dua gelas kecil berisi alkohol. Lyra dan Kinan saling tatap beberapa saat, hingga Lyra memutuskan mengambil keduanya. Saat tangannya hendak mengambil, orang tersebut lebih dulu memberikan gelas milik Lyra dan milik Kinan. "Makasih, ya."Kinan menatap gelas di genggamannya dan menatap milik Lyra. "Kenapa waktu kamu mau ngambil gelas dia langsung kasih yang itu? Jangan-jangan ada racunnya.""Mana ada, sih. Sama aja kali. Mau tukeran?""Enggak, ah. Aku gak mau minum deh jadinya."Lyra mengangkat kedua bahunya acuh dan meneguk sedikit sambil meresapi rasanya. "Enggak, tuh."Memang Kinan bukan orang yang mudah percaya pada orang, apalagi di tempat ramai. Bukan masalah tempat, tapi memang mungkin tempatnya bukan di sini. Bagaimana dia bisa percaya pada seseorang yang memberi minuman? Bagaimana orang-orang lain percaya? "Kamu tuh terlalu overthinking," ucap Lyra mengambil gelas milik Kinan dan ikut meneguknya. "Tuh, aku baik-baik aja.""Ben

  • Wanita Simpanan Itu Ternyata Aku   putus

    "Kok jadi ngumpul gini? Ki, Lo ikut gue ke sana aja," ajak Jonan menarik tangan Kinan menjauh dari sana."Tapi-""Udah, deh. Jangan ganggu mereka."Suasana jadi sedikit canggung. Beberapa orang yang ada di sana terlihat kebingungan dengan sedikit keramaian yang sempat mereka buat. Di belakang sana Harry berdecih, ternyata tidak kapok juga ya? Sudah jelas dia berbuat kesalahan dan justru dengan wajah tanpa dosanya kembali mendekati Lyra. Dia tak menyangka jika Victor, kakaknya sendiri akan semakin nekat. "Ngapain di sini, bang? Gak dicariin bini Lo? Eh mantan maksudnya," celetuk Harry. "Baru aja cerai, kan?"Victor yang disenggol namanya langsung tersentil. "Lo gak usah ikut campur. Ga ada urusan sama Lo.""Gak ada urusan? Jelas ada. Lo nyuruh gue fokus kerja, ngasih banyak tugas, sedangkan Lo sendiri malah enak selingkuh dari istri Lo sendiri. Kalau gue jadi Lo udah malu, bang.""Gak usah sok suci, deh. Lo juga selingkuh dari Lyra.""Stop!" sentak Lyra menarik perhatian. "Kenapa jadi

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status