LOGINLyra Calista, wanita cantik yang dikenal aktif dan dewasa itu baru saja membuka usaha butiknya. Namun siapa sangka setelah acara pembukaan butik itu hidupnya berubah. dia terus mendapatkan surat dari pria yang tak dikenal. Hingga waktu dimana ia mulai mengetahui siapa orang itu, dan mereka mulai memiliki hubungan yang dekat, bahkan intim. Sayangnya ada fakta yang tidak ia ketahui. cinta mereka terlarang, tidak seharusnya ada. pria itu ternyata sudah berkeluarga. "Jadi selama ini kamu suami orang? Kamu jadiin aku simpanan?" "Bukan, Ra. Kamu lebih dari itu."
View More"Gimana, Ra? Kamu udah bilang sama Harry kalau kamu mau ke luar negeri?" tanya Kinan yang duduk di samping Lyra. "Dia udah tau.""Terus reaksinya gimana?"Lyra menahan senyum dan langsung membuang muka. Ia merasa malu mengingat dirinya kembali memutuskan untuk menjalin hubungan dengan Harry. Dia yakin pria itu bisa mendapat kesempatan lagi."Kenapa senyum-senyum? Jadi curiga nih.""Kita udah balikan.""Hah?"Terlihat Kinan nampak terkejut. Sejak kapan? Masalahnya Lyra sendiri sudah sering mengatakan jika dirinya tak ingin kembali berhubungan lagi dengan Harry. Apalagi setelah kejadian ini, Kinan pikir temannya itu akan semakin tak menyukai Harry karena ulah kakaknya. "Aku tau kamu bakal kaget banget, tapi aku rasa ini keputusan yang tepat. Lagipula dia udah janji bakal setia, kita bisa mulai lembaran baru. Aku gak mau salah pilih laki-laki lagi, jadi aku percaya sama Harry.""Aku seneng kalau kamu seneng. Selama itu keputusan terbaik pasti aku dukung. Kalian juga cocok, cuma kalau
Setelah berulang kali berpikir akhirnya Victor memang menerima tawaran agar dibebaskan. Rasanya lega, namun juga harga dirinya terasa hancur. Victor merasa Harry memang sedang mengolok-olok. Dia pasti merasa seperti pahlawan.Saat ini dirinya berada bersama Jihan di rumah wanita itu. Victor sudah kehilangan sebagian hartanya. Dengan baik hati Jihan justru menawarkan agar Victor menginap di tempatnya. Tanpa harus khawatir."Benar, kamu yang minta Lyra bebasin aku?" tanya Victor masih dengan tatapan kosong."Iya. Aku yakin kamu bisa berubah."Victor menggeleng seakan tak setuju. "Kalau kamu berharap balikan lagi sama aku, aku gak bisa.""Kenapa? Kamu masih suka sama Lyra? Kamu mau sama perempuan yang adik kamu suka? Satu lagi, kamu juga harus sadar sama keadaan kamu sekarang. Kamu udah gak punya apa-apa lagi, Lyra gak mungkin mau sama pria kayak kamu, dan cuma aku yang bisa terima kamu."Kalimat itu menampar dengan keras. Perusahaannya memang sudah hancur. Orang-orang hilang kepercayaan
"Aku mau kamu bebasin Victor."Lyra dan orang-orang di sana terdengar terkejut dengan pernyataan Jihan. Tak terkecuali Victor yang menggeleng tak setuju. Padahal dia membawa Jihan ke sini agar Lura bisa meminta maaf, tapi wanita ini malah ingin Victor bebas? Sudah jelas pria itu yang mengacaukan semuanya."Aku gak bisa, mbak. Dia udah melakukan tindakan kriminal. Apa kamu juga gak takut sama dia?""Kalau kamu memang merasa bersalah sama aku, bebasin Victor. Aku masih mau balikan sama dia.""Aku gak setuju, Ra," ucap Harry menolak.Jihan mengangkat kedua bahunya acuh. "Terserah Lyra, kalau dia memang mau minta maaf. Kalau engga ya gapapa, dia juga yang hidup dengan nama pelakor.""Lyra bukan pelakor!" sahut Kinan tak terima.Lagi-lagi Jihan hanya memainkan bahunya. Ini kesempatan agar dia bisa kembali bersama Victor. Dalam hatinya ia masih mencintai pria itu. Tidak, Jihan tak membenci Lyra lagi. Hanya saja dia akan membuat Lyra mengikuti perintahnya kali ini."Udah cukup!" Lyra menatap
Hari ini Lyra sudah diperbolehkan untuk pulang. Kepulangannya disambut dengan baik oleh orang-orang di rumah. Mulai dari asisten rumah tangga hingga para temannya. Domini bahkan meminta agar kamar Lyra diubah dengan suasana baru agar wanita itu senang.Meski belum bisa memaafkannya, Domini yakin Lyra masih menyayanginya. Mungkin ada hari nanti dimana Lyra akan kembali berbicara dengannya. Atau bisa juga memaafkannya."Silahkan masuk, non. Kamarnya sudah bibi bereskan.""Makasih, ya, Bi."Lyra masuk digandeng oleh Kinan, sementara di belakangnya Jonan membawa tas berisi baju kotor. Jika ada yang bertanya dimana Harry, Lyra juga bahkan tidak tau pria itu dimana.Sejujurnya Harry ingin Lyra tetap di rawat di rumah sakit sampai benar-benar sembuh, dengan pengawasan dokter. Tapi Lyra tak ingin berlama-lama di sana dan untungnya mendapat izin dokter. Semalam Harry masih menjaganya di ruangan, tapi pagi tadi ia tak melihatnya lagi."Mau langsung ke kamar apa gimana?" tanya Kinan."Di sini aj
Beberapa hari ini Jonan sibuk dengan urusan keluarga, karena itu dia belum mendapat kabar tentang hilangnya Lyra. Dia baru kembali ke jakarta hari ini, dan saat mengabari Kinan barulah wanita itu memberitahunya tentang Lyra yang tidak ada kabar. Jonan yang awalnya sampai jakarta ingin menemui Harr
Di pagi hari, seperti rencana sebelumnya Harry dan Kinan pergi ke tempat dimana Kinan bertemu dengan Jihan. Mungkin ada petunjuk lain tentang keberadaan Lyra. Mungkin juga mereka bisa menemukan Lyra secepatnya.Kinan turun dari mobil dan berdiri tepat dimana ia menemukan gelang milik temannya. "Ini
"Ini gak bohong, kan? Siapa coba yang berani culik Lyra? Apa tujuannya?"Domini terlihat mondar-mandir dengan tak tenang. Ternyata Lyra memang tidak kabur, tapi sesuatu terjadi padanya. Pasti sekarang dia sedang ketakutan. Lagipula, siapa orang yang berani menyentuh keluarganya?"Aku rasa mbak Jiha
"Ada apa, ya?" Seorang wanita paruh baya keluar dari rumah dan melihat 2 orang tak dikenal mengetuk pintu rumahnya. Kinan terlihat ragu melihat wajah yang tak ramah itu. Tidak seperti yang lain, orang ini justru langsung menatap sinis. "Saya mau izin liat cctv di rumah Ibu. Kita ada perlu," ucap






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.