Share

Bab 128

Author: Jayden Carter
Ucapan itu benar-benar menusuk. Mengacaukan ruang ujian dan melakukan kecurangan massal adalah hal yang jauh berbeda.

Namun, Arlo tetap diam. Dia sendiri juga tidak tahu bagaimana dua kakek itu memberikan perlakuan khusus untuknya. Jadi, sebelum keduanya muncul, dia tidak ingin bicara banyak.

Sikapnya yang menggantung ini justru membuat Dina semakin yakin bahwa Arlo pasti merahasiakan sesuatu dan sedang ketakutan.

Salah satu penguji ikut keluar dan berbisik, "Dia dibawa ke sini oleh Pak Harto da
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 617

    "Apa aku boleh pergi kalau aku mengatakan semuanya?" tanya Geraldine dengan hati-hati."Mau negosiasi?" balas Arlo.Geraldine menatap wajah Arlo yang tersenyum tipis. Hatinya semakin gelisah. Pria ini benar-benar berhati keras. Dari awal sampai sekarang, Arlo sama sekali tidak memperlakukannya dengan lebih baik hanya karena dia wanita cantik.Geraldine bahkan merasa Arlo benar-benar bisa melakukan apa yang tadi dia katakan, menelanjanginya lalu mengirimnya ke klub malam."Aku belum sempat mengambil apa pun dari laboratorium," kata Geraldine."Aku nggak percaya," kata Arlo sambil mencibir."Karyawan yang baru masuk nggak punya izin untuk mengakses data inti," jelas Geraldine."Nggak meyakinkan.""Metode enkripsi data inti kalian sangat canggih. Aku nggak sempat memecahkannya. Soal siapa yang menyuruhku datang, kamu sendiri pasti tahu siapa saja yang kamu singgung."Melihat Arlo masih tidak percaya, Geraldine menjadi kesal. Dia menunjuk Darhan dan berkata, "Kalau kamu nggak percaya, tany

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 616

    Geraldine menahan rasa gugupnya dan mencoba berpura-pura tenang. Dia baru melangkah dua langkah ketika suara Arlo tiba-tiba terdengar, "Kemampuanmu mengganti wajah memang cukup hebat, bahkan lebih hebat daripada kemampuanmu memanjat dinding dan menyelinap."Geraldine langsung berhenti. Dia menoleh menatap Arlo, menahan gelombang keguncangan dalam hatinya. "Aku penasaran, bagaimana kamu bisa mengetahuinya?"Bukannya menyombongkan diri, tapi dengan kemampuannya, tidak banyak orang di dunia ini yang bisa memojokkannya seperti ini. Namun, pria di depannya berhasil melakukannya dengan mudah. Geraldine tahu dirinya sudah tidak bisa kabur lagi."Sebenarnya nggak ada yang istimewa," kata Arlo santai. "Langkah kakimu sangat ringan, bahkan lebih ringan daripada kebanyakan orang yang berlatih bela diri.""Orang kantoran biasa mana mungkin punya kemampuan kaki seperti itu?"Geraldine terkejut. Sejak kecil dia memang berlatih ilmu gerak ringan dan langkah kakinya yang ringan sudah menjadi bagian da

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 615

    Begitu wanita itu berlari, Darhan juga langsung menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Reaksinya cukup cepat. Dia segera berteriak, "Aktifkan siaga!"Setelah itu, dia langsung berkata kepada Arlo, "Pak Arlo nggak perlu khawatir. Sistem keamanan gedung laboratorium kita akan menutup seluruh gedung dalam 30 detik! Dia nggak mungkin bisa lolos!"Namun begitu kata-kata itu selesai diucapkan, wanita muda itu justru langsung menuju arah jendela. Tanpa ragu sedikit pun, dia melompat keluar dari jendela.Darhan langsung tercengang. Dia buru-buru memanggil petugas keamanan.Wajah Arlo langsung menjadi muram. Tubuhnya tiba-tiba menghilang dari tempat semula. Dalam waktu tidak sampai beberapa detik, dia sudah muncul di depan jendela. Tanpa melihat ke bawah sedikit pun, dia juga langsung melompat keluar.Ekspresi Fellis langsung berubah masam. Baru pertama kali dia membawa Arlo ke laboratorium, malah langsung terjadi kejadian seperti ini.Mulut Darhan sampai ternganga. Dia dan Fellis segera berla

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 614

    Arlo sedikit mengangguk sebagai tanda salam, lalu langsung berkata tanpa bertele-tele, "Aku punya beberapa resep obat yang perlu segera dibuatkan data eksperimennya. Selain itu, resep-resep ini harus dijaga kerahasiaannya dengan ketat, nggak boleh ada sedikit pun kebocoran."Darhan menilai Arlo dengan pandangan tajam. Dia sudah lama mendengar bahwa mitra perusahaan farmasi Keluarga Soraya adalah sosok yang sedang menjadi pusat perhatian, tetapi dia tidak menyangka orangnya masih begitu muda.Hal yang membuatnya sedikit tidak senang adalah sikap Arlo yang terlalu dingin terhadapnya.Bahkan di perusahaan besar bernilai puluhan triliun seperti Pionir, para pemilik perusahaan sangat menghargai dan memperlakukannya dengan penuh hormat sebagai kepala departemen eksperimen.Namun, Darhan tidak menunjukkannya. Dia menyesuaikan kacamatanya lalu berkata, "Pembuatan data eksperimen memang merupakan tugas utama laboratorium. Hanya saja kalau harus dipercepat, mungkin akan cukup sulit.""Hm?" Arlo

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 613

    Yang diandalkan Sekte Dokter Hantu hanyalah resep obat yang terkumpul dari warisan ribuan tahun.Namun, di dalam Kitab Surgawi Pengobatan Abadi tercatat pengalaman seorang tabib agung yang menjelajahi berbagai dunia, serta seluruh pengetahuan yang dia kumpulkan tentang ilmu pengobatan dan obat-obatan.Jika benar-benar dibandingkan dari segi warisan pengetahuan, bahkan sepuluh Sekte Dokter Hantu pun tidak akan mampu menandingi sebagian kecil darinya.Setelah berbicara dengan Kamil, Arlo kira-kira sudah bisa menebak apa yang ingin dilakukan Keluarga Jayadi dan Sekte Dokter Hantu.Selama satu minggu berikutnya, Arlo terus berada di rumah untuk menyusun resep-resep dari warisan tersebut. Dia berusaha mengganti beberapa bahan obat langka dalam resep leluhur dengan bahan obat yang lebih umum.Cara ini memang akan menurunkan khasiat obat, tetapi nilai penerapannya di masyarakat akan jauh lebih luas.Seperti Pil Penyamaran yang tercatat dalam Kitab Surgawi Pengobatan Abadi. Arlo menghapus baha

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 612

    "Untuk menghadapi satu Arlo saja harus membuat rencana sebesar ini?"Ibrahim berkata, "Belum tentu sampai sejauh itu, tapi dunia bisnis seperti medan perang. Melangkah satu langkah harus melihat sepuluh langkah ke depan.""Langkah pertama adalah perusahaan farmasi baru yang kamu dirikan bersama Sekte Dokter Hantu. Dengan fondasi Sekte Dokter Hantu, kalian harus lebih dulu membuat nama perusahaan itu terkenal dan menciptakan situasi seolah-olah siap berhadapan langsung dengan Arlo.""Dengan begitu, semua orang akan dipaksa memilih pihak dan ruang perkembangan Arlo akan dipersempit. Kalau Arlo tidak mampu menahan tekanan, dia pasti sudah menyerah lebih dulu.""Kalau Arlo mampu bertahan, kita bisa melangkah lebih jauh dengan menargetkan produksi perusahaan milik Keluarga Soraya. Kalau itu masih nggak berhasil, kita dorong semuanya sampai ke puncak lalu menghancurkannya. Saat itu nggak ada seorang pun yang bisa hidup tenang."Mendengar sampai di sini, Felix langsung mengernyit. "Bukankah i

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 83

    Si Pembantai menyeringai dengan tak acuh, tetapi senyum itu segera membeku di wajahnya. Pukulan yang tampak biasa saja itu tiba-tiba berubah dari kepalan menjadi jari yang menusuk lurus ke arah dahinya.Dalam hitungan detik, si Pembantai sudah menghindar delapan kali. Namun, jari Arlo terus diarahka

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 85

    Rumah Sakit Makmur adalah rumah sakit ortopedi terbaik di Kota Naldern.Adrian tampak muram, sementara Irene menangis sampai matanya bengkak. Dokter mengatakan bahwa lutut Zaki mengalami patah tulang remuk. Setidaknya butuh perawatan selama satu tahun untuk bisa pulih. Namun kalau pemulihannya buruk

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 94

    Tanto berguling kesakitan di tanah dan meraung kepada kapten pasukan khusus, "Dia ... dia sengaja melukai orang!"Namun, kapten itu hanya melirik Tanto dengan pandangan meremehkan. "Aku nggak melihat apa-apa. Sampah masyarakat sepertimu ini ... kenapa ekspresimu nggak begini waktu kamu menindas oran

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 104

    Isyana mengangguk kecil, lalu mengikuti Arman dan Ramos masuk ke gedung Grup Leopard.Meski dari luar tampak seperti gedung kantor resmi, begitu masuk, suasananya sama sekali tidak seperti perusahaan normal. Dari satpam sampai karyawan, hampir semuanya pria bertampang beringas. Begitu Isyana dan ked

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status