Share

Bab 140

Penulis: Jayden Carter
Maulana, Santoso, Parto, dan Gunawan semuanya pernah melihat kemampuan Arlo secara langsung, jadi mereka sangat antusias kepadanya. Namun, antusiasme orang-orang lain tampak agak setengah hati, hanya sekadar formalitas.

Setelah minum beberapa ronde, suasana mulai hangat dan semua orang mulai banyak bicara.

Santoso menceritakan kejadian Conan yang "kerasukan", membuat semua yang mendengarnya terperangah. Beberapa tatapan langsung tertuju pada Arlo, jelas sekali mereka hanya setengah percaya.

Bahk
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 970

    Kilatan dingin melintas di wajah Arlo saat dia menatap Bados dan kelompoknya dengan ekspresi datar.Matahari yang terik bagaikan bilah pisau, menyinari wajahnya yang tenang. Di dalam tatapannya terkandung niat membunuh yang begitu pekat, tetapi tidak terlihat sedikit pun kegelisahan.Tangannya mengepal dengan santai. Ini seperti ketenangan menyesakkan sebelum badai besar datang dan menyimpan amukan yang paling dahsyat."Kalau begitu, jangan salahkan kami kalau kami bertindak tanpa belas kasihan!" Bados mengibaskan tangannya.Para pria berjubah putih yang dibawanya langsung berpencar membentuk formasi. Mereka berdiri dalam susunan Formasi Tujuh Bintang dan masing-masing mengeluarkan pedang lentur yang melingkar di pinggang mereka. Semuanya memiliki kekuatan semi-grandmaster.Namun, dengan dukungan Formasi Pedang Tujuh Bintang, kekuatan mereka mampu menyamai grandmaster tenaga transformasi.Bados melompat maju. Dia tidak menggunakan pedang lentur. Karena bagi grandmaster tenaga transform

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 969

    Lebih dari sepuluh orang mengepung dan menyerang secara bersamaan. Setelah Bados melancarkan satu pukulan ke arah Arlo, muncul rentetan ledakan udara di langit akibat kekuatan pukulannya.Sesaat kemudian, dia melompat mundur dan mendarat di tengah kelompoknya sendiri.Sambil mengernyit, dia berkata dengan suara lantang, "Master Arlo, aku sarankan kamu pikirkan dengan jernih! Kenapa nggak mendengarkan saranku saja?""Pil Jiwa Kehidupan itu kalau ditinggalkan di sini, juga akan jatuh ke tangan penyelenggara, bukan menjadi milikku. Anggap saja kamu telah berkontribusi untuk Doraia!""Kalau kamu meracik pil untuk Sekte Bayangan kami, tentu manfaat yang kamu peroleh juga cukup besar.""Kalau kamu terus bertindak gegabah seperti ini, kamu hanya akan mempersempit jalanmu sendiri. Untuk apa?""Belum lagi, dengan kekuatanku sebagai grandmaster tenaga transformasi tingkat enam, kamu bukan tandinganku. Bahkan di antara orang-orang yang kubawa juga ada banyak ahli.""Jangan lupakan sebesar apa Sek

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 968

    Bados berbicara dengan nada seolah-olah sedang membujuk dengan sabar."Jadi maksudmu, di tempat ini kamu yang paling berkuasa? Bahkan kekuasaanmu lebih besar daripada pihak militer dan penyelenggara konferensi?" tanya Arlo sambil menyipitkan mata."Perkenalkan, aku Bados dari Sekte Bayangan. Entah Master Arlo memahami dunia sekte misterius tingkat atas atau nggak. Kalau nggak, aku bisa menjelaskannya ...."Bados tersenyum, lalu berhenti sejenak sebelum melanjutkan, "Anggap saja begini. Keluarga misterius tingkat atas dan sekte misterius tingkat atas berada di atas hukum serta aturan dunia biasa ...."Arlo mengangguk pelan. "Oh. Jadi setelah bicara panjang lebar, intinya kalian ingin menginjak-injak kepalaku, begitu?"Begitu kalimat itu selesai, tinju Arlo melesat seperti naga yang mengamuk.Boom! Tinju itu langsung menghantam ke arah Bados. Gelombang energi yang dahsyat meledak di dalam stadion.Melihat Arlo tiba-tiba menyerang, Kaisan merasakan kepuasan yang luar biasa. Sejujurnya, di

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 967

    Begitu kata-kata itu terucap, seluruh arena langsung hening. Menurut peraturan konferensi, memang benar demikian. Namun, aturan itu sebenarnya memiliki syarat, yaitu bahan untuk meracik pil harus disediakan oleh pihak penyelenggara.Sementara itu, Arlo menggunakan bahan miliknya sendiri.Namun pada saat ini, syarat itu justru diabaikan oleh semua orang. Pengabaian itu pun dilakukan dengan sengaja. Sifat tamak yang menjadi salah satu naluri tergelap manusia mulai bangkit.Kaisan berhasil menangkap keserakahan yang tersembunyi di dalam hati semua orang. Dia menyeringai, lalu menatap Arlo tanpa rasa takut. "Melucu? Kurasa justru Master Arlo yang nggak memahami aturan dengan jelas!"Arlo tersenyum. Kilatan niat membunuh yang mengerikan melintas di matanya. "Bahannya milikku sendiri, pilnya juga aku yang racik. Sekarang kamu bilang aku harus meninggalkan dua butir pil milikku karena itu aturan Konferensi Pengobatan Tradisional?"Kaisan tetap tidak peduli. "Kalau nggak ada api bumi, gimana k

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 966

    "Benar! Benar! Kami semua tertarik!"Bagi keluarga-keluarga kaya biasa, benda yang dapat memperpanjang umur adalah harta paling berharga di dunia.Sementara itu, para ahli bela diri yang hadir menunjukkan ekspresi penuh gairah. Terutama para praktisi sihir, mata mereka sampai berbinar-binar.Pil Jiwa Kehidupan mampu memperkuat jiwa dan roh. Dengan kata lain, pil itu dapat meningkatkan kekuatan spiritual seseorang. Itu adalah sesuatu yang sangat bermanfaat bagi peningkatan kekuatan mereka.Selain itu, salah satu syarat mutlak untuk membentuk fisik surgawi adalah menempa jiwa dan kekuatan spiritual.Bahkan setelah mencapai tingkat transenden, proses penempaan jiwa baru saja dimulai. Pil Jiwa Kehidupan tetap merupakan tonik luar biasa yang sangat bermanfaat.Baik grandmaster tenaga transformasi, ahli tingkat sejati, maupun ahli transenden, semuanya menginginkan benda ini!Bagi sebagian besar orang, menyelesaikan sembilan tahapan grandmaster, menembus ranah bawaan, lalu melangkah ke tingka

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 965

    Melihat langit yang dalam sekejap dipenuhi gumpalan awan, semua orang terpaku oleh fenomena aneh di depan mata mereka.Kaisan dan Gonzali mendongak ke langit dengan ekspresi tidak percaya.Para petinggi militer di tribune, para pria berjubah putih, serta para ahli dari kalangan bela diri dan praktisi sihir juga sama-sama tercengang."Ini ... ini benar-benar awan pil!" Mata Bados berkilat penuh keterkejutan.Dhira begitu bersemangat hingga janggut putihnya bergetar. Dia bergumam pelan, "Anak ini adalah seorang ahli yang menapaki jalan Tao melalui ilmu pengobatan. Ya, pasti begitu!""Dhira, apa yang kamu katakan?" Mendengar gumaman itu, Bados langsung mengernyit."Bukan apa-apa." Dhira segera menggeleng. Namun di dalam hati, keyakinannya justru semakin kuat.Kemampuan medis yang luar biasa, pencapaian alkimia yang mengagumkan, bahkan mampu membunuh seorang grandmaster, dan mengendalikan berbagai teknik sihir dengan mudah. Semua kemampuan itu jelas bukan sesuatu yang bisa dilakukan orang

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 253

    Setelah keterkejutan di tempat itu berlangsung cukup lama, tiba-tiba meledaklah seruan kekaguman!Penampakan Giok Darah Jenderal ternyata benar-benar hanya ilusi hasil simbol jimat. Teknik pemalsuan semacam ini benar-benar mengerikan!Yang membuat semua orang semakin terkejut adalah Arlo. Dia bukan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 258

    "Sekarang sudah jelas, Adrian memang berhasil dijatuhkan, tapi di belakangnya ternyata ada orang-orang Keluarga Sriwandi. Dia sendiri sudah kabur entah ke mana untuk bersembunyi, sementara Keluarga Sriwandi justru terus mempersulit keluarga kita."Victor melotot ke arah istrinya. "Semua ini karena K

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 259

    Area parkir kompleks perumahan.Sandy mengejar keluar dengan wajah penuh amarah. Mobil Arlo sudah melaju pergi jauh.Sandy menunjukkan perasaan tidak rela di wajahnya. Dia hanya bisa mengentakkan kaki dengan keras untuk melampiaskan emosi. "Arlo!!!"Saat itu, Welly juga menyusul dengan terengah-enga

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 257

    Keesokan paginya, di Keluarga Hanafi.Artha datang pagi-pagi ke rumah Keluarga Hanafi, mengejar Victor untuk menanyakan bagaimana penanganan perkebunan itu.Victor duduk di samping sambil mengisap rokok dengan murung, wajahnya penuh kekhawatiran. "Awalnya kukira setelah Adrian mati, urusan ini bakal

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status