Share

Bab 153

Author: Jayden Carter
Artha berbicara dengan ketus, "Tadi Ansel menelepon. Dia menyampaikan pesan dari Adrian, kalau Keluarga Hanafi berani membantu Arlo lagi, Adrian akan membuat kita nggak bisa hidup di kota ini."

Victor tertegun sejenak, lalu baru menyadari siapa Ansel. Dia adalah pembeli bahan obat-obatan tradisional terbesar di Kota Naldern, juga salah satu klien penting perkebunan herbal Keluarga Hanafi.

Artha tampak marah. Dia langsung berkata kepada Renata, "Kak Renata, aku rasa kalian harus pertimbangkan lag
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 982

    Setelah memberikan instruksi, Arlo pergi bersama Sheila dan Fellis.Leonard dan Harto kembali ke kamar mereka. Kira-kira lebih dari satu jam kemudian, terdengar ketukan di pintu. Begitu pintu dibuka, mereka melihat dua pria paruh baya berpakaian seragam militer berdiri bersama seorang pemuda berpakaian mencolok.Di tangan pemuda itu terdapat sebuah kotak brokat berbentuk panjang.Pemuda itu langsung menjelaskan tujuannya, "Jenderal Markos menyuruh kami datang untuk melakukan penukaran obat."Leonard melirik kedua pria berseragam militer itu lalu berkata, "Boleh kulihat identitas kalian?"Salah satu pria paruh baya itu mengeluarkan kartu identitas.Leonard melihat cap merah resmi yang tampak sangat meyakinkan. Dia tidak memperhatikan bahwa cap tersebut berasal dari Distrik Militer Ibu Kota. Kalaupun dia melihatnya, dia juga tidak memahami perbedaan dan pembagian wilayah militer semacam itu. Dia hanya refleks memercayai seragam militer yang mereka kenakan."Pak Arlo bilang ini ditukar de

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 981

    "Karena Paman Derma adalah rekan seperjuangan lama Markos!""Memangnya kenapa?""Kamu ini sebenarnya pernah baca data tentang Arlo atau nggak?""Hmm, belum sempat. Aku cuma tahu dia seorang grandmaster, ahli dalam alkimia, dan punya banyak permusuhan sama Keluarga Kushanto.""Kalau berurusan sama orang luar, anak yang namanya Arlo itu kejamnya bukan main. Kalau lengah sedikit, sekeluarga bisa dia habisi semua ...."Valden terdiam."Tapi kalau sama orang sendiri, dia malah cukup mudah diajak bicara. Bagas dan Zaem sekarang hidup enak karena mengikutinya ....""Markos berhubungan baik sama dia?""Sudahlah, nggak usah banyak tanya. Aku jamin bakal bantu kamu mendapatkan barang itu, sekaligus melampiaskan amarahmu!"....Di markas militer Kota Aramaya, Markos sedang bergumam dalam hati. 'Arlo benar-benar luar biasa. Bahkan Pil Jiwa Kehidupan saja bisa dia buat.''Kalau begitu, Pil Pembersih Sumsum pasti lebih mudah lagi baginya. Tingkat keberhasilan produksinya kemungkinan juga sangat ting

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 980

    "Apa maksudnya?" tanya Valden sambil menatap Harto dengan tajam.Sebelum Harto sempat menjawab, suara seorang pria terdengar dari belakang mereka."Itu berarti sekarang dia sudah jadi orang idiot. Cepat bawa pergi. Kalau nanti dia buang air besar atau buang air kecil di sini, semua orang bakal kehilangan nafsu makan."Valden menoleh mengikuti arah suara. Dia melihat Arlo berjalan santai dari pintu masuk restoran."Ini ulahmu?" tanya Valden tanpa sadar sambil mundur selangkah, wajahnya dipenuhi ketidakpercayaan.Kalau bukan Arlo, bagaimana mungkin Arfan yang baik-baik saja tiba-tiba menjadi seperti ini?Akan tetapi kalau memang Arlo pelakunya, dia tadi bahkan tidak berada di lokasi. Bagaimana dia bisa melakukannya?Arlo melirik Valden sekilas.Tadi dari lantai atas, dia telah menyelimuti area ini dengan kesadaran spiritualnya. Saat melihat Arfan bergerak, dia sekadar mencoba serangan kesadaran spiritual. Hasilnya ternyata jauh lebih baik daripada yang dia perkirakan."Kalau lain kali ak

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 979

    Valden menahan pemuda di belakangnya yang hendak bergerak, lalu tertawa kecil."Di mata Bu Sheila, apakah aku ini benar-benar kelihatan seperti berandalan begitu?""Sekarang aku datang untuk membeli. Aku minta Bu Sheila memperkenalkan aku kepada Master Arlo. Itu adalah bentuk penghormatanku kepada Master Arlo, sekaligus penghormatanku kepada Bu Sheila."Nada bicara Valden terdengar tulus. Jika orang yang mendengarnya sederhana dan polos, mungkin benar-benar akan mengira dia datang dengan niat baik untuk membeli.Namun, wanita seperti Sheila yang telah lama berjuang di dunia ini tentu memahami bahaya yang tersembunyi di balik kata-kata tersebut. Jika dia menolak tawaran tersebut, yang datang berikutnya mungkin bukan lagi perlakuan baik."Kalau aku tetap bilang nggak mau?" tanya Sheila sambil tersenyum.Valden masih tersenyum, tetapi kilatan kejam melintas di kedalaman matanya. "Aku juga bukan orang suci. Semua orang bilang, aku ini anak yang dimanjakan keluarga. Apa pun yang kuinginkan,

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 978

    Arlo merasa seolah ada sesuatu yang meledak di dalam pikirannya. Gelombang energi yang tak kasatmata memancar dari seluruh tubuhnya dan menyebar ke udara, menciptakan lingkaran-lingkaran riak energi.Energi itu bagaikan gelombang energi murni yang berwujud nyata, menghancurkan seluruh perabotan dan peralatan elektronik di dalam kamar.Dengan Arlo sebagai pusatnya, seluruh ruangan tampak seperti baru saja diterjang angin puyuh. Entah berapa lama kemudian, Arlo perlahan membuka matanya dan wajahnya dipenuhi kegembiraan.Berhasil!Saat ini, Arlo merasa dunia di sekelilingnya jauh lebih jelas daripada yang bisa dilihat oleh kedua matanya.Ketika kesadaran spiritualnya dilepaskan, dia bisa "melihat" semua orang di dalam dan di luar klub. Dia bisa "mendengar" setiap kalimat yang diucapkan siapa pun. Bahkan dia bisa melihat Leonard dan Harto yang masih memainkan Pil Jiwa Kehidupan sambil mengobrol dengan Sheila dan Fellis di restoran lantai dua ....Setelah kesadaran spiritual terbentuk, buka

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 977

    Leonard berhenti sejenak lalu melanjutkan, "Yang ingin aku katakan adalah, jangan merasa terbebani. Kalau memang nggak memungkinkan, kita kembali saja ke Naldern. Membuka dan mengelola klinik kita dengan baik juga sudah cukup untuk membuat hati tenang dan nggak ada penyesalan!"Harto mengangguk. "Benar. Demi semua orang, kamu sampai harus mempertaruhkan nyawa. Kami juga merasa nggak enak hati! Pengobatan tradisional adalah milik Doraia, bukan milikmu seorang. Nggak ada alasan kamu harus terus menerima pukulan demi semuanya!"Kata-kata mereka begitu tulus hingga membuat hati Arlo tersentuh. Perasaan sesak dalam hati Arlo pun banyak berkurang. Dia tertawa keras dan berkata, "Kalian berdua benar. Pengobatan tradisional adalah milik Doraia. Kalau hanya karena beberapa sampah aku menyerah begitu saja, bukankah itu malah sesuai sama keinginan mereka?"Tentu bohong jika Arlo mengatakan bahwa dia tidak marah terhadap cara licik yang digunakan Kaisan dari Sekte Vitalitas. Bahkan, dia juga meras

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 74

    "Memang ada! Tapi nggak semudah itu!" Isyana mengerutkan alisnya yang indah. "Untuk ikut ujian Pengakuan Keahlian Khusus Pengobatan Tradisional, pertama-tama harus ada rekomendasi dari dua dokter senior, lalu butuh banyak dokumen pendukung, dan masih harus ada stempel dari Dinas Kesehatan kota. Baru

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 61

    Sheila duduk di kursi pengemudi dan membawa Arlo langsung menuju sebuah rumah sakit swasta. Setelah turun dari mobil, keduanya langsung menuju ruang perawatan VIP.Di atas ranjang rumah sakit, terbaring seorang pria tua dengan tubuh kurus. Saat ini wajahnya tampak kebiruan, bibirnya membiru, napasny

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 75

    Belum sempat Arlo buka mulut, Dina sudah mendahului dengan gelengan kepala, "Benar-benar nggak sepadan! Bayangkan, adik kelasku dulu adalah gadis yang cantik dan pintar, serta idola semua orang di kampus. Tapi akhirnya menikah denganmu? Sungguh sayang sekali!"Saat mereka sedang berbicara, sebuah mo

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 49

    Menghidupkan orang mati? Merebut nyawa dari malaikat maut?Kalau benar ada tabib seperti itu, bukankah orang itu sudah seperti dewa? Bahkan mereka yang menjabat sebagai pejabat tinggi pun pasti akan berusaha keras untuk mendekati dan menyanjung orang seperti itu.Maulana menggeleng sambil tersenyum,

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status