共有

Bab 77

作者: Jayden Carter
Di telepon tadi, Dina mengatakan bahwa dokumen itu sangat sulit diurus dan perlu banyak cap resmi, jadi dia meminta Isyana keluar agar bisa menjelaskan lebih detail. Namun dari nada bicara senior bernama Nico barusan sepertinya tidak begitu.

Dina tetap tampak tenang, lalu berkata dengan nada datar, "Untuk orang biasa memang nggak sulit, tapi Arlo bukan lulusan kedokteran, juga nggak pernah berguru pada tabib terkenal. Bagi dia, jelas saja sangat susah!"

"Lagi pula ujian itu ada dua tahap, tes te
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (1)
goodnovel comment avatar
Kuyung Loel
mantap cerita nya seru
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 879

    Arlo sama sekali tidak menanggapi mereka. Situasi di dalam Lembah Sepuluh Ribu Naga masih belum diketahui. Dia juga tidak punya mood untuk adu mulut dengan gadis kecil seperti Paula.Setelah melewati hutan lebat, Madan menghentikan langkah semua orang.Arlo mengangkat pandangan dan melihat jalan di depan tertutup kabut merah muda yang pekat, membuat semuanya tampak samar.Di telinga, samar-samar terdengar suara gesekan makhluk seperti ular dan serangga yang merayap, disertai jeritan nyaring burung-burung tak dikenal, membuat suasana semakin mencekam."Aku di depan, Nirkasa dan Paula di tengah, Candana dan Jauhari di belakang. Kalian semua tahu cara melewati kabut racun ini, 'kan?"Setelah berkata begitu, Madan langsung melangkah maju. Dia sengaja tidak menyebut Arlo, juga tidak menjelaskan cara melewati kabut racun itu, jelas sedang menunggu Arlo membuka mulut dan bertanya.Arlo malah tertawa kecil. Kenapa kakak seperguruan ini tingkahnya mirip Paula? Sama-sama suka bersaing? Atau mung

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 878

    Didukung oleh Madan, Candana sama sekali tidak takut pada Arlo di wilayah mereka sendiri.Arlo menyipitkan mata. "Rekanku? Menurutku otak kalian memang agak bermasalah!"Madan berjalan mendekat, lalu menatap Arlo dengan dingin. "Mulutmu masih saja bicara kasar. Tunggu sampai aku tangkap orangnya. Setelah itu, aku mau lihat, apa kamu masih bisa sesumbar nggak!"Setelah berkata begitu, dia mengentakkan kaki. Tubuhnya langsung melompat ke udara, beberapa kali berpindah dengan cepat sebelum menerjang ke arah sebuah pohon besar beberapa meter jauhnya.Tak lama kemudian, terdengar suaranya yang penuh keterkejutan. "Kenapa kamu ikut ke sini?"Semua orang langsung menoleh dengan penasaran ke arah Madan.Tak lama kemudian, mereka melihat Madan kembali dengan wajah muram, sementara di belakangnya ada seorang wanita yang menunduk dengan lesu."Paula?" Nirkasa berseru kaget setelah melihat siapa orang itu.Paula menatap semua orang dengan wajah malu. "Kak ....""Jangan macam-macam! Cepat kembali s

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 877

    Pagi-pagi sekali keesokan harinya, Arlo sudah dibawa ke luar Lembah Sepuluh Ribu Naga."Selain kakak seperguruanku, aku juga mengatur Nirkasa, Candana, dan Jauhari untuk ikut bersamamu. Mereka bertiga semuanya memiliki kekuatan semi-grandmaster!"Nirmala tampak sangat murung. Gunung Suci tidak boleh sampai bermasalah, sementara keadaan di desa juga sedang kacau. Sebagai pemimpin yang berdiri di garis depan, tekanan yang dipikulnya sangat besar."Untuk situasi di dalam Lembah Sepuluh Ribu Naga, Nirkasa akan menjelaskannya secara rinci di perjalanan nanti. Menurut penilaianku, orang-orang dari Organisasi Sembilan Ular sudah masuk ke lembah. Mereka mungkin sudah memasang penyergapan sebelum kalian tiba, jadi kalian harus ekstra hati-hati!"Arlo melirik Candana dan Jauhari. Kedua orang itu selalu mengikuti Madan, jelas terlihat mereka menjadikan sang kakak seperguruan sebagai pemimpin utama.Wajah Madan sendiri penuh kekesalan. Pertama, dia memang tidak ingin urusan Gunung Suci melibatkan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 876

    Arlo tidak terlalu terkejut. Dengan tenang, dia bertanya, "Jadi sekarang gimana rencanamu?"Nirmala menyahut, "Untuk masalah Pak Jarot, aku harus kasih penjelasan kepada pihak pemerintah dan bekerja sama dalam penyelidikan. Jadi aku jelas nggak bisa masuk ke Lembah Naga Sepuluh Ribu.""Di dalam Lembah Naga Sepuluh Ribu ada tiga lokasi tumbuhnya obat spiritual. Kurasa itu juga tujuan Organisasi Sembilan Ular. Karena kamu mencari obat spiritual, kalian pasti akan bertemu.""Selain obat spiritual, kemungkinan besar Air Mata Suci juga target mereka!" Usai mengatakan ini, Nirmala berhenti sejenak, lalu menatap Arlo dengan serius."Lembah Naga Sepuluh Ribu adalah tanah suci Suku Sihir kami. Jangankan obat dan pepohonan di dalamnya, bahkan setetes air pun nggak boleh dibawa pergi oleh mereka!"Di hati Nirmala ada terlalu banyak kekhawatiran. Kematian Jarot adalah masalah besar. Dalam situasi seperti ini, dia harus tetap tinggal dan bekerja sama dengan pihak resmi, sementara di desa juga harus

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 875

    Isyana menghela napas dalam hati. Pria ini benar-benar dominan.Seperti ciuman ini, begitu kuat, seolah-olah ingin menelannya bulat-bulat, seolah-olah seluruh ketidakpuasan di masa lalu ingin dia luapkan dalam satu ciuman ini.Perasaan yang sudah lama ditekan kini akhirnya tak lagi dibendung.Saat ini, pikiran Arlo terasa begitu lepas. Dia sudah memikirkannya dengan jelas. Semua kesalahpahaman di masa lalu itu memang bukan apa-apa.Saat melihat Isyana di Suku Maia, dia benar-benar merasa senang. Rasa senang di detik itulah isi hatinya yang sebenarnya. Orang bisa membohongi orang lain, tetapi tidak perlu membohongi diri sendiri.Isyana memeluk pinggang Arlo, merasakan dominasi dan hasrat pria itu. Di bawah langit malam, suara napas berat keduanya membuat orang mudah membayangkan macam-macam.Sayangnya, tak lama kemudian, suara langkah kaki tergesa-gesa memutus keintiman mereka."Mas ... Master Arlo ...." Nirkasa yang datang dan melihat pemandangan itu langsung merasa sesak.Bidadarinya

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 874

    Arlo langsung menjepit kepala Paula di bawah ketiaknya, lalu menampar pantat montok gadis itu.Plak! Plak! Plak! Beberapa tamparan mendarat di pantat Paula. Arlo sampai mengibaskan tangannya. Harus diakui, sensasi pantat gadis ini ternyata lumayan juga.Hmm, menampar pantat gadis lain tepat di depan istri sendiri ... ternyata cukup memicu adrenalin juga.Namun, Arlo memang sudah bertekad memberi Paula sedikit pelajaran. Setelah beberapa tamparan, Paula yang awalnya meronta dan menjerit, perlahan berubah menjadi isak tangis kecil."Hiks, hiks .... Jahat! Aku bakal suruh ibuku hajar kamu sampai mati!""Hiks .... Mesum!"Paula menangis dengan sangat sedih. Seumur hidup, baru kali ini pantatnya dipukul pria!Awalnya dia hanya ingin bersaing dan menang dari Arlo, tetapi ternyata selalu ditekan di setiap sisi.Dia pikir dengan serangga seribu wajah, dia bisa mengerjai Arlo sekali, lalu memegang kelemahannya dan mengejeknya beberapa kalimat. Kenapa memangnya kalau dia seorang grandmaster? Tet

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 461

    Kamar nomor 3021 adalah kamar yang dia tempati. Pria asing itu membuka pintu dengan kartu akses. Begitu kartu dimasukkan dan dia hendak menyalakan lampu, seorang pria bertubuh kekar tiba-tiba menerobos keluar dari kamar mandi di samping.Reaksi pria asing itu sangat cepat. Dia menyamping ke dinding

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 439

    "Eh?" Arlo menghentikan langkahnya dan menatap lelaki tua bersetelan tradisional yang menghalangi jalan."Namaku Thariq. Hafir adalah keponakan seperguruanku. Awalnya aku memang berniat mencarimu, kebetulan bertemu di sini, sekalian saja kita selesaikan sekarang.""Hafir sudah menyinggungmu, kamu su

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 437

    Marcela kegirangan setengah mati. Dia mengangguk berkali-kali lalu buru-buru kembali ke kantor penjualan untuk mengambil berkas. Wajah Mahira sampai terdistorsi oleh rasa iri. Bahkan Hendy pun merasa gaya Arlo yang pamer kekayaan ini sudah agak keterlaluan.Meski Keluarga Pramono hanya keluarga kela

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 452

    Atas undangan hangat Omran, Arlo menikmati jamuan ikan di resor. Setelah itu barulah dia bersiap kembali ke kota.Saat keduanya berjalan ke area parkir untuk mengambil mobil, Arlo tanpa sengaja melihat mobil Isyana.Kenapa perempuan ini bisa sampai ke sini? Bukankah sudah dibilang jangan ke mana-man

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status