Tepat depan kursinya. Dada yang berisi, di balik kerah baju. “Kau bisa katakan sekarang, siapa yang mempercayaiku? Apa mau digeledah, baik-baik aku perlihatkan padamu.” Kembali membuka kaitan baju dalam, mulai terlepas. “Sini lihatkan padaku, jangan padanya,” pinta Jing zu. Diabaikan! “Cukup!” “Oke-oke, jangan marah. Kamu tahu, aku tidak menyentuh, dia yang menyentuhku. Di mataku, hidung, mulut hingga bagian dalam tubuhku. Terisi racun yang ganas. Apalagi bagian itu, aghh~ kau tidak akan bisa mencoba dua kali. Kamu tahu ‘kan, bila orang lain menyentuhku. Tengok, itu cuma sebentar.” Mendekatkan badan, lurus tegak. Tidak bisa dipercaya, dia licik dan licik, mengolesi racun di tubuhnya. “Kau yang menyentuhku, atau aku yang menyentuhmu.” Uh, pertanyaan sensasional telah keluar. Jiang zu 'tak percaya, mau apa--- dia tergeletak di tanah, hanya bisa mangap-mangap. Suara mau hilang. Raut pucat, takut akan mati. Yushen merasa dia kesakitan, seperti orang mati. Menghalangi Li xiao perg
Last Updated : 2022-02-05 Read more