"Bilang saja, kakak ga akan memaksamu berangkat. Kamu bisa kuliah online kayak sebelumnya," "Ada apa, ini?" Dirga yang baru saja kembali dari kantor, ikut penasaran setelah mendengar keributan dari bawah. "Ana. Dia berhenti kuliah," sahut Leo semakin memperkeruh situasi. "Apa?!" Dirga tersentak kaget, Terhuyung lemas, bersandar pada pintu kamar. "Aku terlalu sibuk kerja, sampai tidak tahu apapun soal ini..." "Hhh, mama terlalu senang melihatmu bisa kuliah seperti anak lain. Sampai lupa menanyakan perasaanmu," "Seharusnya mama memastikan, apa kamu bahagia..." ujar Citra menunduk lesu, "Kakak juga bersalah karena tidak pernah menemanimu. Bisa-bisanya kakak membiarkanmu pergi sendiri," imbuh Leo menekuk bibir, Mereka bertiga serentak memasang wajah menyesal, seperti pendosa yang telah lalai dalam mengasuh Ana. "Tunggu, tunggu! Kalian semua salah paham!" pekik Ana dibuat muak, "Astaga, reaksi apa ini? Bukankah harusnya aku lah yang merasa bersalah?" "Aku pikir mereka akan memar
Baca selengkapnya