"Berdiri di luar sini tanpa pakaian hangat bisa membuatmu masuk angin, Val." Suara berat dan serak khas orang bangun tidur itu mengejutkan Valeryn. Dia menoleh dan mendapati Vee sudah berdiri di ambang pintu balkon. Pria itu hanya mengenakan celana panjang hitam longgar tanpa atasan, memamerkan otot perutnya yang kokoh. Rambutnya yang biasanya tertata rapi kini berantakan, memberikan kesan liar yang justru menambah ketampanannya. Dia tidak langsung memeluknya, hanya berdiri di samping wanita itu, ikut menatap ke arah laut lepas yang mulai berubah warna menjadi keemasan akibat matahari terbenam. "Apa yang sedang kau pikirkan?" tanya Vee lembut, matanya menyipit menghalau sisa kantuk. Valeryn menghela napas, uap tipis seolah keluar dari bibirnya. "Memikirkan tentang seberapa cepat hidup bisa berubah. Dua minggu lalu aku mengira hidupku sudah berakhir. Hari ini, aku berada di Hawaii, menghabiskan waktu dengan pria asing." Vee terkekeh kecil, sebuah suara rendah yang selalu ber
Terakhir Diperbarui : 2026-05-27 Baca selengkapnya