Siti tidak tidur sampai azan subuh terdengar.Ia berbaring di samping Kadrun dengan mata terbuka, memandangi bayangan kipas yang berputar pada langit-langit. Di antara mereka, Raja Selamat tertidur dalam tempat tidur bayi. Sesekali bayi itu mengeluarkan suara kecil, membuat Siti menoleh untuk memastikan dadanya masih naik dan turun.Telepon disembunyikannya di bawah bantal.Pesan terakhir dari nomor tidak dikenal telah dihapus. Namun, kalimatnya tetap tinggal di dalam kepala.Besok. Pukul sembilan pagi.Siti berusaha meyakinkan diri bahwa ia hanya memberikan waktu pemeriksaan. Bukan kata sandi, nama saksi, ataupun dokumen pembelaan. Orang yang mengancamnya mungkin sudah mengetahui rencana audit dari sumber lain.Akan tetapi, jika informasi itu tidak penting, mengapa mereka memaksanya memberikannya?Pukul setengah tujuh, Kadrun bangun dan bersiap pergi. Nabila meminta dirinya hadir di kantor sebelum tim ahli digital masuk ke r
Read more