Rooaarrr!Auman keras harimau putih tidak membuat Yingge berhenti melangkah.Ia berjongkok, memandang sepasang mata harimau itu.“Jangan takut,” ucap Yingge mendalamkan tatapan.“Aku tahu, tadi kau tidak berniat menyerang kami. Jika kau percaya padaku, aku akan membantumu,” lanjut Yingge memperhatikan tubuh harimau putih.Ia mengulurkan tangannya, mencoba memeriksa seluruh tubuh harimau, hingga akhirnya menemukan sesuatu.Ada pergerakkan di dalam perut tubuh harimau putih yang besar.“Kau akan melahirkan?!”Sepasang mata harimau berkedip seolah meminta bantuan Yingge.“Jangan khawatir, aku akan menyelamatkanmu dan anakmu,” lanjut Yingge mengelus pelan perut harimau.Gerakan dari dalam perut harimau putih terasa di telapak tangannya hingga membuat senyuman kecil terukir di bibir Yingge. Sayang sekali senyuman itu menghilang begitu saja.“Hei, dewa bodoh! Kemarilah!” kesal Yingge usai tindakannya terhenti oleh benang halus yang melingkar di pergelangan tangannya.“Ka-kau menyuruhku memb
Last Updated : 2026-02-25 Read more