Home / Fantasi / Kebangkitan Dewi Bunga / Sosok Bayangan Hitam

Share

Sosok Bayangan Hitam

Author: Cristi Rottie
last update publish date: 2026-04-07 18:54:46
Para penjaga menyerbu masuk ke dalam ruangan.

Kali ini Yingge tak bisa berbuat apa-apa selain bertarung melawan mereka.

Namun di saat Yingge hendak memaksa menggunakan kekuatan, lelaki yang berdiri di depannya mengibaskan lengan dan bergerak cepat berdiri membelakanginya.

“Siapa yang memberikan kalian keberanian masuk kemari!?” seru sang lelaki.

“Ma-maaf, Tuan. Kami sedang mengejar seorang penyusup yang berlari ke arah sini. Apa Tuan melihatnya?”

Lelaki itu tersenyum kecil melirik ke arah Yingge
Cristi Rottie

Selamat membaca para pembaca setia yang telah lama Author tinggalkan. Maaf telah lama vakum. Kali ini Author mencoba menulis female book, semoga bermanfaat dan disukai yah.. Salam sehat fisik, raga, dan batin...

| Like
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kebangkitan Dewi Bunga   Ritual Pernikahan Dan Gerbang Suci Siluman

    “Apa yang kau lakukan!?”“Turunkan aku!” bentak Yingge ketika tubuhnya perlahan mengudara.Ngiiiing!“Ayah! Tolong aku!” teriak Yingge mencoba menoleh ke belakang.Sayang sekali ayahnya tidak melakukan tindakan apapun.Sosok misterius mengulurkan tangannya, energi iblis dengan cepat menuju ke arah Yingge—perlahan memasuki tubuh.Krrk!DEG!Jantung Yingge seolah meledak usai diterobos oleh energi yang sangat kuat.“Arrrkkkh!”Anehnya meski terasa sangat menyakitkan, tapi energi yang baru masuk itu justru diterima oleh tubuh Yingge.Buuum!Ledakkan energi menghentikan ritual sosok misterius.Tubuh Yingge memancarkan energi iblis berlipat ganda dari sebelumnya.Bayangan besar bunga kematian berwarna merah muncul di belakang tubuhnya.Tatapan Yingge menjadi dingin dan tajam.Tap!Ia mendaratkan kakinya ke tanah.Entah apa maksud dari sosok misterius, tapi kenyataannya Yingge merasa seperti ada terobosan baru di dalam tubuhnya.Hatinya dipenuhi dengan keinginan untuk membunuh.Wuuush!Ia m

  • Kebangkitan Dewi Bunga   Sosok Bayangan Hitam

    Para penjaga menyerbu masuk ke dalam ruangan.Kali ini Yingge tak bisa berbuat apa-apa selain bertarung melawan mereka.Namun di saat Yingge hendak memaksa menggunakan kekuatan, lelaki yang berdiri di depannya mengibaskan lengan dan bergerak cepat berdiri membelakanginya.“Siapa yang memberikan kalian keberanian masuk kemari!?” seru sang lelaki.“Ma-maaf, Tuan. Kami sedang mengejar seorang penyusup yang berlari ke arah sini. Apa Tuan melihatnya?”Lelaki itu tersenyum kecil melirik ke arah Yingge.Bingung dengan situasi apa yang kini ia hadapi, Yingge diam dalam kewaspadaan.“Penyusup? … apa kalian pikir tempat ini mudah untuk diterobos?”“Pergi!” lanjutnya dengan tatapan dingin.Usai para penjaga itu pergi, Yingge baru bisa menurunkan kewaspadaannya, tapi tidak dengan lelaki yang membantu menyembunyikan keberadaannya.“Kenapa?” tanya Yingge.“Nona, bukankah seharusnya kau berterima kasih padaku?”“Tidak sebelum kau mengatakan apa alasanmu membantuku!”Lelaki itu tertawa kecil, “alasann

  • Kebangkitan Dewi Bunga   Alam Roh Dan Gadis Misterius Di Dalam Peti Es

    Tubuh Yingge terenyak kuat ke sisi lainnya, jatuh ke dalam rangkulan sosok misterius.Ia terpaku melihat wajah asli sosok misterius.“Kau baik-baik saja… Yingge?”Lamunannya terbuyar usai mendengar lelaki itu memanggil namanya.“Kau mengenalku? Siapa kau?”Pertanyaan Yingge diabaikan dengan sunggingan senyum hangat.Sreet!Traang!Yingge terdiam heran menoleh ke arah lelaki itu. Hanya dalam sekali serangan benang emas yang menghubungkannya dengan Long Zhen dengan mudahnya diputuskan begitu saja dalam sekali serangan.Meski telah diputuskan, tapi benang emas yang melilit justru kembali melingkari pergelangan layaknya sebuah gelang.“Yingge, ayo kita pergi!”Lagi Yingge menatap lelaki misterius sambil mengangguk.Sebelum menghilang, sekilas ia melihat bayangan Long Zhen terdiam memperhatikannya dan tak melakukan tindakan apapun.Tak lama berteleportasi akhirnya Yingge dan lelaki misterius itu muncul di suatu tempat.Lautan rumput hijau tempatnya berpijak.Semilir angin menyapu lembut di

  • Kebangkitan Dewi Bunga   Lelaki Misterius

    Yingge segera menghadang di depan harimau putih.“Baihu, kau kenapa? Bukankah sudah aku katakan tidak boleh menakuti manusia?”Sayangnya harimau putih semakin kehilangan kendali, menghancurkan kereta dagangan di samping dengan menabrakkan kepala.“Siluman jahat! Beraninya kau mengacau?!”Para utusan langit bermunculan dari berbagai arah.Hingga salah satu dari mereka yang ternyata adalah pedagang kalung menunjukkan wujud aslinya yang ternyata adalah salah satu utusan langit.Paham akan sesuatu Yingge segera berlari mendekati harimau putih yang masih menabrak-nabrak ke arah sembarangan.“Maaf, Baihu. Ini salahku,” ucapnya sambil memegang kalung lonceng, “tenanglah Baihu, aku akan melepaskan benda menjijikkan ini dari lehermu!”Sayang sekali upaya Yingge berakhir sia-sia. Kalung itu tidak bisa dilepaskan sama sekali.“Dasar licik! Cepat lepaskan benda menjijikkan ini!”“Kau pikir rantai pengikat siluman bisa dilepaskan semudah itu?! Pada dasarnya siluman tetaplah siluman, hanya jika ia

  • Kebangkitan Dewi Bunga   Hancurnya Pohon Roh

    “Long Zhen, hentikan!” teriak Yingge menoleh.“Sudah terlambat! Kalian pergilah dari sini! Kami tidak menerima kehadiran kalian!” ucap gadis setengah manusia.Pohon besar yang menjulang tinggi perlahan mengering beriring satu persatu makhluk kembali ke wujud semula. Bahkan kini mereka telah menjadi berbagai jenis hewan.Yingge yang hendak mendekati beberapa hewan di depannya mendadak menghentikan langkah, sebab semua hewan berlari dan menghilang dari pandangan.Ia kembali terbayang bagaimana gadis setengah hewan itu dan semua makhluk memperlakukannya selama berada di wilayah ini.“Kenapa?”“Kenapa semua yang memperlakukanku dengan baik harus direbut oleh makhluk alam langit sepertimu!?” ucapnya dengan nada dingin menatap tajam ke arah Long Zhen.Kegeraman Yingge meledak.Ngiiiiingg!Energi iblis di dalam tubuhnya kini telah kembali.Wuuusssh!Yingge menyerang cepat ke arah Long Zhen.Akar bunga kematian yang tertuju cepat ke arah lelaki itu berhasil dihadang dengan kemunculan energi p

  • Kebangkitan Dewi Bunga   Pohon Roh

    Cara yang diajarkan Long Zhen berhasil membuat para makhluk setengah manusia memandang Yingge dengan berbeda. Mereka mengiringnya dengan meriah di bawah pohon yang menjulang tinggi dan besar.Para makhluk itu mulai bergandengan tangan membentuk lingkaran, membiarkan Yingge sendirian di tengah-tengah lingkaran.Mereka mulai menari dan menyanyi.Namun ketika mendengar beberapa kalimat sajak dalam nyanyian itu, Yingge mulai merasa aneh.Perasaannya tak nyaman.Ia berusaha keluar dari dalam lingkaran itu, akan tetapi para makhluk yang menari dan menyanyi justru berkerumun mendekatinya.Mereka terlihat bahagia, tapi tidak dengan Yingge.Semakin lama mendengar, dadanya semakin terasa sesak.Pohon besar di atas mereka bereaksi. Perlahan muncul energi yang membentuk sekian banyak kelopak bunga.“Dewi memberkati kita!”“Setelah sekian lama, akhirnya pohon roh berbunga!” seru beberapa makhluk dengan wajah berseri.Kelopak-Kelopak bunga itu jatuh mengenai para makhluk. Tubuh mereka perlahan beru

  • Kebangkitan Dewi Bunga   Dewi Penjaga

    Begitu tersadar kembali, Yingge telah terbaring di tempat tidur.Sepasang matanya memperhatikan sekeliling ruangan ia berada.Ruang yang dibangun dengan kayu dan berhiasan begitu banyak macam bunga mekar, menenangkan perasaan Yingge.Ia bangun dari tempat tidur dan berjalan sambil memperhatikan pem

  • Kebangkitan Dewi Bunga   Wilayah Tersembunyi

    Rooaarrr!Auman keras harimau putih tidak membuat Yingge berhenti melangkah.Ia berjongkok, memandang sepasang mata harimau itu.“Jangan takut,” ucap Yingge mendalamkan tatapan.“Aku tahu, tadi kau tidak berniat menyerang kami. Jika kau percaya padaku, aku akan membantumu,” lanjut Yingge memperhati

  • Kebangkitan Dewi Bunga   Harimau Putih Bertanduk

    Sayang sekali dengan kondisi tubuhnya yang sekarang, ia masih harus menelan semua kegeraman itu, karena terakhir kali ia bertindak mengikuti emosinya tanpa memikirkan kemampuan diri justru membuatnya sekarat dan ayahnya terluka.“Ckckck!”Yingge berdecak menggelengkan kepala berkali-kali.Ia memand

  • Kebangkitan Dewi Bunga   Dikejar Sampai Ke Dasar Jurang

    “Sekarang baru mengakui kalau kau kejam?!” Yingge tersenyum menajamkan matanya.Ia berupaya berdiri tegak, menunjukkan bahwa serangan yang baru saja diterima tidak berpengaruh.“Baik! Kalau begitu akan aku temani kau menjadi kejam!”Yingge mengangkat kedua tangannya!Krrrrk!Bruuum!Tanah bergoyang

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status