Suasana di ruang tengah kediaman keluarga Adijaya terasa mencekam, kontras dengan dekorasi bunga-bunga segar yang baru saja dipasang di beberapa sudut rumah. Wangi melati yang seharusnya membawa ketenangan justru terasa mencekik bagi Fiola. Di tengah kepulan uap teh yang sudah mendingin, ketegangan merambat di antara dua keluarga besar yang sedang berkumpul. "Nyonya, Non Reyna tidak ada di kamarnya. Sebagian lemari pakaiannya juga sudah kosong," bisik Bi Atin, asisten rumah tangga senior kami, tepat di telinga Mama. Meski pelan, bisikan itu bagai petir di siang bolong bagi siapa pun yang mendengarnya. Wajah Mama yang semula dipoles riasan sempurna mendadak pucat pasi. Tangannya yang memegang cangkir porselen gemetar hebat. "Ada apa, Ma? Di mana Reyna?" Papa, yang sejak tadi menyadari kegelisahan Mama, mulai menuntut penjelasan. Sorot matanya tajam, menyadari ada yang tidak beres dalam keheningan yang tiba-tiba melanda. Mama menarik napas perlahan, mencoba mengumpulkan sis
Last Updated : 2022-09-04 Read more