Hari ini cuaca sangat bagus. Tiba-tiba, perut Nabila mules dan keram membuat dirinya merasa perih dan sakit. Sesekali dia mengelus perutnya lalu merintih kesakitan. Pemandangan yang tidak sedap itu membuat Habib merasa kasihan kepada istri tercinta. "Kita ke rumah sakit saja, sayang," ucap Habib dengar raut wajah panik dan merasa kasihan kepada istrinya. Nabila teringat kalau uang pegangannya sudah menipis dan pasti tidak cukup buat berobat dan periksa. "Cuma mules biasa sajanya, Bang," jawab Nabila mencoba kuat menahan sakit yang dia rasa. "Jangan tahan rasa sakitmu karena ketiadaan uang. Pokoknya tunggu di sini saja!" Habib berlari menuju kamar. Ia mencari dompet memeriksa sisa uang yang ada di dalamnya. Ia merasa lesu ketika uang dua puluh tinggal satu lembar dan warna biru satu lembar. 'Ya Allah, mana cukup uang ini buat berobat istriku,' ucapnya lirih. Rasa lemas kini tercipta di dalam dirinya. Namun, ia teringat betapa sakitnya yang dirasakan Nabila-istrinya. "Kita harus per
Read more