Koper-koper besar berbaris rapi di lobi utama villa privat Labuan Bajo, menandakan hari kepulangan mereka setelah sepekan penuh kedamaian. Langit pagi menyambut dengan sapuan warna keemasan yang memantul di atas permukaan laut biru, menutup lembaran liburan yang sangat berharga. Zara merapikan mantel wol tipis yang membalut tubuhnya, melangkah keluar kamar menuju ruang tengah sambil menyeret tas jinjing kecil miliknya. Hatinya terasa begitu ringan, tidak ada lagi beban berat atau bayangan mengerikan yang menghantui pikirannya setiap kali ia memejamkan mata.Arham sudah berdiri menunggu di dekat pintu utama, mengenakan kemeja kasual gelap yang melekat pas di tubuh atletisnya. Pria itu menoleh begitu mendengar derap langkah Zara, lalu tersenyum hangat menyambut kedatangan wanita yang kini memegang separuh jiwanya. "Sudah siap buat kembali ke rutinitas kota, Sayang?" tanya Arham lembut sambil merangkul pinggang Zara posesif.Zara mendongak, membalas senyuman itu dengan binar kebahagia
Leer más