"Ah, kamu so sweet sekali sih. Bibi jadi ingat Ibumu..." Ada jeda beberapa saat diantara mereka "Bibi sudah melihat beritanya, turut berduka cita. Maaf juga Bibi tidak bisa kesana.""Tidak apa, lagi pula jika Bibi Zara kesana akan terjadi sesuatu karena aku lepas kendali. Sudah pilihan tepat diam, Bibi Zara mengurus Niken dan Kakek disni." Mengingat apa yang Zee perbuat malam itu. Kemungkinan besar nyonya Zara juga akan kena imbasnya bila datang pada hari dimana Zee lepas kendali."Istirahat dulu, Bibi tahu kamu jetlag.""Terima kasih Bibi Zara.""Dah, sayang."Zee tidur beberapa jam sebelum makan malam tiba. Setidaknya Zee masih bisa tertidur pulas sampai segerombolan manusia kurang kerjaan datang mengganggu tidur Zee."Ayo turun, kami lapar." Rengek Raka di susul dengan ekspresi Evan yang memelas. Begitulah pemandangan yang Zee lihat setelah membuka pintu kamarnya."Kalau kalian lapar turun saja duluan. Aku mau tidur lagi.""Tidak nyaman, yang tamu utama disini Tuan Muda. Jadi kami
Read more