Sebelum mengakhiri panggilan telepon, Shazana berujar, "Oke. Waktu datang, Nabila terus mengeluh perutnya sakit. Aku nggak menemukan masalah apa pun, begitu pula Luvia. Sekarang Nabila lagi hamil. Nanti kamu harus periksa Nabila dulu setelah kembali."Tirta yang gugup menyahut seraya mengangguk, "Oke, Bu. Setelah kembali, aku langsung periksa Kak Nabila dulu."Setelah Tirta mengakhiri panggilan telepon, Selina bertanya, "Tirta, semua keluargamu datang ya?""Benar. Sebentar lagi, kamu bisa bertemu dengan mereka. Hanya saja, kekasihku sangat banyak. Aku harap kamu nggak keberatan," sahut Tirta. Dia mempersiapkan mental Selina.Selina menanggapi sembari tersenyum, "Justru lebih bagus kalau kekasihmu banyak. Suasananya lebih ramai. Yang penting mereka mau menerimaku."Selina memperkirakan paling-paling kekasih Tirta hanya berjumlah sekitar tujuh orang. Kalau tidak, mana mungkin Tirta bisa tahan melayani wanita yang begitu banyak?Tirta membalas dengan percaya diri, "Tentu saja mereka akan
Baca selengkapnya