Mendengar perkataan Neoma, Kamala menyarankan, "Canggah, apa ... kamu mau masuk ke laut untuk membantu guruku?"Kamala memang tidak ingin Tirta mati, tetapi Razin adalah guru Kamala. Dia juga tidak ingin Razin mati.Neoma tertawa, lalu menggeleng dan menjelaskan, "Kamala, gurumu sangat hebat. Kalau bukan karena energinya melemah, dia sudah memasuki tingkat pembentukan jiwa. Pemuda itu nggak mungkin bisa melawannya. Kalau aku membantu gurumu, dia pasti marah padaku.""Benar juga," timpal Kamala. Dia berpikir dirinya tidak bisa melakukan apa pun, jadi dia hanya bisa membiarkan masalahnya terus berkembang.Melihat Kamala tidak bicara lagi, Neoma membatin, 'Biarkan saja mereka berdua terus bertarung. Lebih baik lagi kalau mereka berdua mati. Dengan begitu, aku bisa mendapatkan barang berharga pemuda itu dengan mudah.'Tatapan Neoma kembali tertuju ke permukaan laut. Dia menunggu dengan sabar. Neoma makin untung jika waktunya makin lama.Sementara itu, Tirta menyerang Razin berkali-kali hin
Read more