Di sisi lain, amarah Fiona sudah reda setelah mereka kembali ke hotel. Bahkan Fiona terus mengingat rasanya saat menunggangi ikan hiu yang berenang dengan cepat tadi sore.Fiona berujar dengan antusias, "Tirta, besok kamu harus bawa kami menunggangi ikan hiu lagi. Oke?"Tirta mengiakan, "Oke. Kamu dan Sherina mandi dulu, lalu aku mandi. Selesai mandi, kita tidur."Fiona mengkritik, "Hei, pria abnormal! Masa kamu cuma memikirkan hal itu? Kamu benar-benar nggak romantis. Aku curiga bagaimana pria sepertimu bisa punya begitu banyak istri."Tirta menanggapi dengan santai, "Kamu belum pernah menikmatinya, makanya kamu nggak tahu.""Siapa bilang aku belum pernah menikmatinya?" tanya Fiona yang merasa tidak puas.Tirta bercanda, "Bukan itu maksudku. Kamu masih kecil. Kamu pasti nggak paham.""Cih, kamu pasti mau memprovokasiku lagi. Kali ini, aku nggak akan terjebak. Sherina, ayo kita mandi," balas Fiona.Fiona mencebik, lalu menarik Sherina masuk ke kamar mandi.'Um, sepertinya otak Fiona su
続きを読む