Saat bangun, Tirta terkejut melihat Elisa dan lainnya. Dia berujar, "Astaga! Bi Elisa, Kak Althea, Kak Luvia, kenapa kalian datang?"Tirta mengira dia berhalusinasi. Bahkan dia mengusap matanya.Melihat Tirta bangun, Elisa mengomel, "Althea yang menyelidiki keberadaanmu, jadi kami mencarimu di sini. Tirta, kenapa kamu nggak beri tahu kami kalau kamu datang ke dunia misterius? Apa kamu nggak tahu kami sangat mengkhawatirkanmu?"Setelah hidup bersama cukup lama, nada bicara Elisa tidak begitu dingin lagi seperti dulu. Sekarang nada bicara Elisa sangat lembut. Jika tidak mendengarkannya dengan saksama, Tirta mengira dia adalah Ayu.Tirta mencari alasan yang tidak meyakinkan. Dia menyahut, "Um ... Bi Elisa, sebenarnya aku ingin memberi tahu kalian. Hanya saja ... aku terlalu buru-buru, jadi aku nggak sempat memberi tahu kalian."Selain itu, hati Tirta terasa hangat. Padahal sekarang situasi di dunia misterius sangat berbahaya. Kultivasi Elisa dan lainnya belum cukup hebat untuk menghadapi
Magbasa pa