Keesokan paginya.“Sayang, aku pamit berangkat dulu. Doakan aku, selain tujuanku mengambil uang pada temanku, doakan aku agar aku disana sekalian mendapatkan pekerjaan.” Ucap Dimas yang kemudian bersujud dan mencium kaki Maya, istrinya.Maya yang melihat dan mendengar perkataan Dimas, ia seketika terhenyuh oleh suasana.Ia melihat niat dan kesungguhan dari suaminya itu.“Iya mas. Aku selalu mendoakan yang terbaik buatmu. Doaku akan selalu menyertaimu mas.” Ucap Maya seraya ia meraih bahu Dimas untuk berdiri.“Terimakasih sayang. Aku titipkan anak-anak padamu ya.” Ucap Dimas.“Pak, bapak mau pergi kemana?” Tanya Wulan, anak pertamanya.“Iya bapak mau kemana?” Sahut Bayu, anak keduanya.Dimas menunduk sambil ia memeluk kedua anaknya.“Bapak mau pergi kerja, cari uang untuk kalian. Biar kalian bisa sekolah nantinya, biar kalian bisa jajan juga. Kalau bapak tidak bekerja, nanti kalian jajan dan sekolah uang dari mana?” Ucap Dimas.“Oooh begitu. Tapi bapak nanti pulang lagi kan?” Tanya Wul
Last Updated : 2024-04-26 Read more