Xiao Tian langsung tertegun saat melihat daging dan sayuran di atas meja. Energi ilahi yang sangat padat bisa ia rasakan dengan jelas dari makanan itu. Hanya dengan menghirup aromanya saja, aliran darah di tubuhnya berdesir kencang. Ia menyadari bahwa satu suapan daging itu setara dengan meditasi puluhan tahun di alam biasa. “Ayah, aku tidak akan sopan,” jawab Xiao Tian. “Hahaha, bagus…” Kemudian Xiao Jian menatap Xiao Quantian. “Quantian, kamu juga ikut makan bersama. Kita jarang memiliki momen seperti ini.” “Tuan, dengan senang hati,” sahut Xiao Quantian. Xiao Jian, Wang Mei, Xiao Tian dan Xiao Quantian makan bersama. Suasana di meja makan itu tenang namun khidmat. Setiap gerakan sumpit membawa potongan energi yang sangat besar. Ketika Xiao Tian menggigit daging yang disediakan, dia merasakan energi ilahi-nya semakin stabil. Ranah Penguasa Dewa Sejati peringkat pertama semakin kokoh akibat energi dari makanan itu. Fondasi tubuhnya yang baru saja ditempa, kini diperkuat lagi
Last Updated : 2026-01-26 Read more