Untungnya, asisten itu sempat menyebut tentang obat baru. Tepat sebelum asisten menutup telepon, Janice segera berbalik dan pergi dengan cepat.Begitu kembali ke kamar, Janice langsung menceritakan apa yang baru saja dia dengar kepada Ivy. Ivy mendengarnya sambil gemetar ketakutan."Bu, jangan takut. Kita cuma perlu lebih waspada," ujar Janice menenangkan."Iya ...." Ivy mengangguk pelan, lalu mengelus perutnya dengan lembut.Beberapa saat kemudian, ponsel Janice berdering menunjukkan panggilan dari Jason."Bibi Anna sakit. Aku mau jemput kamu, kita pergi menjenguk bareng.""Oke, aku tunggu kamu."Setelah berbicara beberapa saat, dia menutup telepon.Ivy yang mendengar sepintas bertanya dengan cemas, "Yang sakit itu Nyonya Anna?""Iya, Jason bilang dia agak nggak cocok dengan cuaca di sini. Ditambah lagi harus mengurus anak-anak, jadi jatuh sakit.""Kalau begitu, kamu harus bersikap baik di sana. Tunjukkan perhatian, biar makin disukai. Lagi pula dia memang sangat senang padamu," pesan
Read more