Keadaan menjadi sunyi setelah Tubuh Dewa Bertangan Delapan itu menghantam Nara Soka. Tapi Bara tahu, roh senjata itu masih bertahan di bawah sana, berusaha mati-matian menahan serangannya. "Mustahil! Mustahil! Bagaimana bisa kau memiliki kekuatan Ranah Alam Nirwana!? Aku yakin ini ilusi! Tapi kenapa bisa sekuat ini!?" teriak Nara Soka sambil memuntahkan darah dari mulutnya. Serangan satu tangan Tubuh Dewa berukuran raksasa itu sangat kuat untuknya. Meski Nara Soka juga berada di Ranah yang sama, tetap saja, Tubuh Dewa milik Bara jauh lebih unggul darinya. "Kau terkejut bukan, melihat tubuh roh milikku yang berbeda dengan tubuh luarku?" tanya Bara di atas kepala raksasa sambil duduk dengan santai. "Kenapa bisa begitu...? Siapa kau sebenarnya...?" sahut Nara Soka sambil mengerahkan kekuatan miliknya untuk mendorong telapak tangan yang berukuran lebih besar dari Istana Kerajaan. Kedua mata Bara menyala kuning terang, lalu dia mengangkat tangan kanannya. Saat itu juga, tangan T
Dernière mise à jour : 2026-03-03 Read More