Marco bicara di hadapan Pak Ardi, “Aku tegaskan Pa, bayi yang dikubur di makam keluarga, bukan anakku, bukan anak Maryam, bukan bayi keturunan Wiratama!”“Lantas bayi siapa itu?” Pak Ardi masih bingung.“Bayi orang lain! Sekarang coba Papa tanyakan pada Kang Zakki, karena dia yang bilang kalau bayinya Maryam meninggal saat lahir. Lantas kenapa bayi yang dikubur itu malah bayi orang lain?”“Kenapa Zakki?”Zakki angkat bahu, “Kenapa apanya, Pa? Itu kan, hasil tes palsu! Bisa-bisanya si Marco aja ....”Marco bicara lagi, sebelum Zakki dan Anita membuat ulah lain untuk mengalihkan pikiran Pak Ardi. “Begini Pa, Kang Zakki mesti mengubur seorang bayi, supaya kentara bahwa bayinya Maryam itu sudah meninggal, dan sudah dikubur. Padahal bayi yang dikubur itu bayi orang lain, karena bayinya Maryam sebenarnya masih hidup!”Anita langsung menyambar peluang bicara, sebelum Pak Ardi buka suara. Anita bicara dengan nada yang lembut, seolah membujuk seseorang yang lagi depresi, “Marco, kakak tahu kam
Read more