Tanpa diduga, Sulli juga ikut mengambil potongan dari vas bunga yang pecah. Ia mengambil bagian yang cukup tajam, yang bisa melukainya kapan saja. Sia kaget, kini dua orang benar-benar akan membunuhnya. Namun, ia tetap bersikap tenang, tidak banyak bicara, bahkan tidak bergerak sama sekali. "Saya harap Anda berdua tidak keterlaluan pada Nona Sia!" Pengawal pribadi Sia datang dengan cepat, tetapi Houston dan Sulli dengan kompak mendekatkan senjata mereka ke leher Sia. "Aku yang berharap agar kau menjauh dari sini!" Houston memperingatkan pengawal itu, tetapi pengawal itu tidak mundur. Malah ia semakin maju hendak melawan Houston dan Sulli untuk menyelamatkan Sia. Sia yang pergerakannya terkunci, akan benar-benar mati kalau pengawal itu maju selangkah lagi. "Tidak-tidak! Kau mundur saja! Tolong jangan membuat keadaan semakin runyam!" Sia meminta pengawalnya mundur, walaupun pengawal itu hendak membantah, tetapi akhirnya menurut juga. "Paman dan Sulli, tolong lepaskan senjata kalian
Huling Na-update : 2026-01-03 Magbasa pa