Selamat kembali membaca. __________Total kerugian tidak bisa dianggap sepele. Pihak asuransi bahkan menginformasikan jika tidak semua kerugian bisa diklaim. Bukan tebak-tebakkan asal bunyi, tapi semua sudah dianalisa Daffa. "Kita jual cepat, aja. Biar semua selesai." Ketok palu keputusan sudah ia ambil. Gendis diminta fokus merawat Agung atas rembukan bersama anak-anak. Marah? Kesal? BT? Jelas pasti. Merengut sudah menjadi sarapan sampai makan malam keseharian di rumah itu mulai saat ini. Ah, bagi Raffa dan Kirana ini kejutan seru. Melihat ibunya tak bisa berkutik soal resiko musibah kebakaran yang terjadi dan melahap semua kerugian juga. "Pemilik ruko juga punya asuransi kebakaran ternyata. Ya walaupun sedikit tapi seenggaknya mereka juga gak mau lepas tangan. Lumayan, lah," tukas Daffa. Ia bersiap ke kantor, Aisyah duduk di tepi ranjang memandangi suaminya dengan wajah sendu. "Terus, soal aset yang Ibu punya?" sambung Aisyah. "Harus dijual semua sesuai daftar yang udah dica
続きを読む